Jumat 18 Januari 2019 lalu mengawali gebrakan baru Kalashnikov di awal tahun lewat single baru bertajuk “We Need A Gigs”. Kini peluru baru unit punk rock asal Bekasi tersebut sudah bisa didengarkan melalui kanal Bandcamp.com.

Kelahiran single itu sendiri didasari gairah para personel Kalashnikov, yakni Bibiw (vokal), Ayyas (bass), Alfredo (gitar) dan Agiel (dram) yang selalu menginginkan sebuah gigs untuk melepaskan rasa jenuh. Karena menurut mereka, gigs sendiri adalah sebuah tempat yang pas untuk meluapkan segala keluh-kesah dan masalah yang mereka hadapi setiap hari.

“Awalnya cuma karena bosen sama rutinitas pribadi yang monoton dan punya hobi mampir ke gigs punk ketika hari libur. Ya udah, setelah itu nyoba nulis lirik, ngulik di studio dan berakhir di studio recording,” urai pihak band kepada MUSIKERAS.

“We Need A Gigs” sendiri digarap dalam waktu singkat. Hanya butuh satu hari dan dieksekusi di salah satu studio di bilangan Pondok Gede, Bekasi. Dan saat menjalani prosesnya, ada satu momen menarik yang mereka alami. 

“Ketika lagi proses rekaman bawa dram sendiri. Pas set dram udah kelar, ternyata bass drum head nggak bolong. Sementara mikrofon harus ditodong ke dalam bass drum head-nya. Akhirnya ambil pisau cutter sama mangkok buat bikin bolongan di bass drum tersebut.”

Berbeda dibanding karya rekaman mereka sebelumnya, kali ini Kalashnikov sepakat menghadirkan nuansa musik yang lebih santai, enak dinyanyikan bersama-sama dan tetap asik buat pogo. Sementara untuk referensi pengolahan musiknya, mereka mengakui sangat banyak menyerap pengaruh dari sana-sini.

“Karena di musik punk sendiri sangat variatif jenis musiknya, seperti band punk di era ’70an sampai era sekarang masing-0masing mempunyai jenis musik yang berbeda,” ujar mereka beralasan.

Dalam waktu dekat, Kalashnikov akan meluncurkan video musik untuk single “We Need a Gigs” yang bakal ditayangkan di kanal YouTube Kalashnikov. “Ada rencana ke depannya Kalashnikov pengen buat EP, tetapi sampai saat ini progresnya masih dalam tahap pembuatan konsep materi.”

Kalashnikov yang terbentuk pada September 2014 disebut-sebut sebagai salah satu representasi era baru punk rock yang terinspirasi oleh Rancid, NOFX dan Bad Religion. Nama Kalashnikov dicomot dari nama tokoh pencipta senjata AK-47, Avtomat Kalashnikov yang kepopularannya menjadi simbol perjuangan kaum anti-kemapanan. Nama ini dianalogikan Bibiw dkk sebagai ‘senjata paling ampuh untuk menyampaikan sesuatu adalah musik’. Pada 14 Juli 2017 lalu, Kalashnikov merilis single “Rats” yang termuat di album “Ripstore Live Compilation”. (aug/MK02)

.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY