Dari Gresik, sebuah kota di Jawa Timur, merengsek sebuah band bernama Jelly Seger yang mengedepankan konsep pop punk/easycore yang berbeda untuk merebut perhatian skena musik keras Tanah Air.  Sebuah formula yang diakui para personelnya merupakan hasil kawin silang berbagai referensi enerjik dari band luar macam Four Year Strong, Set Your Goals, New Found Glory hingga Blink 182. Hasil peleburan itu kini telah mereka kemas dalam sebuah album mini (EP) bertajuk “Short and Sweet”, yang telah dirilis dalam format fisik dan digital sejak 19 Januari 2019 lalu via Shockss Records.

“Ini adalah pop punk yang beda,” cetus Jelly Seger kepada MUSIKERAS, menegaskan. 

Lebih jauh, mereka mengklaim bahwa konsep musik Jelly Seger sengaja mensinergikan beberapa genre yang dibalut dengan pop punk sebagai genre utamanya sehingga mereka memiliki karakter dengan beat yang berbahaya dan bervariasi, dengan vokal yang dinamis, serta kadang menghadirkan sound dan nada yang tidak mencerminkan tipikal pop punk, khususnya di lini gitar. 

“Banyak sekali eksperimen yang kami lakukan untuk membentuk formula musik ‘Short and Sweet’. Dengan karakter seperti itu mungkin banyak yang nggak setuju ketika Jelly Seger mendeklarasikan mengusung pop punk. Tapi coba deh dengar semua musik Jelly Seger, akan menjadi diskusi yang menarik jika dibahas bersama,” urai mereka, mencoba mengundang sedikit perdebatan.

Proses perekaman EP “Short and Sweet” sendiri dilakukan di dua tempat, yakni di Prolix Studio, Surabaya serta di Ongs Panjaitan Studio, Gresik. Untuk mixing dan mastering tiga lagu di EP tersebut, yakni “It Feels Like Firts Time, Very Firts Time”, “A Poisoned Apple” dan “Tak Sama” dilakukan oleh Daru Patria. Sementara untuk lagu ”Dear My Empire”, proses eksekusi vokal, mixing, dan mastering ditangani oleh Roni Risbianto dan Ongky Panjaitan di Ongs Studio.

Di departemen lirik, “Short and Sweet” memusatkan kisahnya pada romansa a la karya-karya film Disney yang disesuaikan dengan tetek-bengek kisah romansa anak remaja masa kini, yang baru mengenal cinta serta permasalahannya. Tersusun dari lagu “It Feels Like Firts Time, Very Firts Time”, “A Poisoned Apple”, “Tak Sama” dan ditutup dengan “Dear, My Empire”.

“Sebelum menyusun ‘Short and Sweet’, kami lebih banyak mempelajari cerita dalam film-film Disney yang selalu berakhir dengan bahagia dan menghubungkannya dengan kisah romansa nyata yang masing-masing kami alami. Disney never gets old,” ungkap Jelly Seger memperjelas.

Peregerakan karir Jelly Seger dimulai pada 10 Juni 2010 silam, dan telah mengalami beberapa kali pergantian personel. Saat diperkuat formasi Zain (vokal), Arif (bass/vokal), Alvad (gitar), Bayu (gitar), Harpa (synth/kibord) dan Albar (dram), mereka pernah merilis single “Story About You”, “Rainbow”, “Bersama Selamanya” dan “Pressure”. Pada pertengahan 2015, terjadi lagi perubahan formasi. Kali ini diperkuat oleh Arif yang selain memainkan bass, juga mengambil alih tugas sebagai vokalis. Lalu ada Harpa, Wawan (gitar/vokal), Roni (gitar), dan Disto (dram). Mereka inilah yang lantas melahirkan single “Hadapi Harimu” dan “Tak Sama” serta EP “Short and Sweet”. (aug/MK02)

.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY