Shredder rock dan metal asal Bandung, Aji Brokenbones kembali meraung di panggung gitar, usai vakum selama setahun. Kali ini bahkan langsung memulainya dengan menggebrak pentas mancanegara, tepatnya di Pattaya, Thailand pada 14 hingga 16 Februari 2019 lalu. Aji tampil di Burapa Pattaya Bike Week 2019, sebuah event motor terbesar di Asia.

Di acara non-profit yang telah 22 kali diselenggarakan tersebut, mengambil tema ‘Stay Strong’, dan kali ini diselenggarakan di Pattaya Sport Arena Soi Chaiyapruk 2. Aji Brokenbones sendiri tampil bersama dengan para pengisi acara yang datang dari berbagai penjuru dunia, di antaranya mantan gitaris Guns N’ Roses, Ron “Bumblefoot” Thal, Goober Gun Rock Trio, OD Saxon dan George Gakis.

Kepada MUSIKERAS, Aji mengaku mendapatkan kesempatan tampil di event bergengsi tersebut berkat rekan seangkatannya di Bikers Brotherhood MC Indonesia, Bah Yakin. “(Dia) iseng ngajuin gue, ngirim video dan lain-lain ke Mr. Jumin, owner Burapa Bike Week,” uraiAji mengungkapkan.

Sayangnya, ketatnya latihan persiapan Aji untuk tampil berkolaborasi dengan George Gakis membuatnya gagal tampil berduet dengan Ron Thal. George Gakis sendiri merupakan musisi rock kawakan asal Yunani. Bersama bandnya, The Troublemakers, ia antara lain telah menghasilkan beberapa karya rekaman album, antara lain diproduseri oleh Kip Winger (Winger). George juga pernah menjadi penampil pembuka konser Deep Purple, Whitesnake, Scorpions, Dokken, Winger, Twisted Sister hingga Uli Jon Roth.

“Nggak kekejar main sama Ron Thal. Ribet latihannya sama George,” cetus Aji sedikit menyesali.

Salah satu pengalaman unik yang dirasakan Aji selama berada di sana adalah kesulitan melakukan komunikasi dengan para kru panggung. “Pengalaman menarik pas soundcheck, kru panggung nggak ada yang bisa Bahasa Inggris, jadi pakai bahasa gagu… hahaha!”

Setelah penampilannya di Burapa Pattaya Bike Week, Aji yang pernah mengantongi catatan rekor dunia “The Fastest Twin Guitar Player” (2016) versi RHR (Record Holders Republic) ini telah mencanangkan untuk segera mengeksekusi rekaman bersama band metalnya, Speed Metal Project. Sampai saat ini, sudah terekam sebanyak sembilan lagu dan telah memasuki tahap mastering. Sebelumnya, bersama Speed Metal Project, Aji pernah merilis album mini (EP) “King of the Universe” (2015).

Salah satu ciri khas Aji dalam bermain gitar adalah menggunakan gitar berleher kembar, yang dimainkannya dengan sangat teknikal dan cepat. Ia mendalaminya sejak 2008 silam, dan telah melahirkan dua album solo bertajuk “Save Our Cultur of Sundanese” dan “Mystic of Shred” yang dirilis via Shredguy Records, sebuah label independen asal Amerika Serikat. (mdy/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY