Satu lagi film seputar musik cadas bakal dirilis. Kali ini untuk para pemuja pahlawan thrash metal dunia, bertajuk “Murder In The Front Row: The San Francisco Bay Area Thrash Metal Story”. Film semi dokumenter ini diramu oleh komedian dan sutradara Adam Dubin, yang sebelumnya dikenal pernah menggarap berbagai film dokumenter untuk Metallica seperti “A Year And A Half In The Life Of Metallica Parts 1 & 2”, “Hit The Lights: The Making Of Metallica Through The Never”, “Freeze ‘Em All: Metallica In Antarctica” serta video klip lagu “Nothing Else Matters”.

“Murder In The Front Row: The San Francisco Bay Area Thrash Metal Story” akan mulai dipertontonkan pertama kali pada 20 April 2019 mendatang di AMC Kabuki 8 di San Francisco, California. Kisah filmnya sendiri dibangun dari berbagai wawancara dengan lebih dari 50 tokoh utama thrash metal yang tergabung di band-band seperti seperti Metallica, Megadeth, Slayer, Anthrax, Exodus, Testament hingga Death Angel.

Menurut Adam Dubin yang juga pernah melahirkan karya film tentang Beastie Boys berjudul “Fight For Your Right to Party” dan “No Sleep ’til Brooklyn”, karya sinemanya kali ini antara lain terinspirasi dari sebuah buku jurnal foto karya Harald Oimoen dan Brian Lew yang dipublikasikan pada 2012 silam.

“Apa yang saya sukai tentang buku mereka karena bukan hanya mengenai Metallica,“ ungkap Adam lewat siaran pers resminya. “Mereka mendokumentasikan suasana skenanya, dimana seluruh band sederajat dan persaudaraan yang sesungguhnya. Foto-fotonya menangkap peluh di klub-klub, kekuatan darah muda. Harald dan Brian menangkap sisi humanis di situ, dan mereka tahu betul sayalah orang yang paling tepat untuk mewujudkannya dalam bentuk film.”

Kisah di “Murder In The Front Row: The San Francisco Bay Area Thrash Metal Story” mengikuti sekelompok anak muda di California Utara yang sama-sama menyukai band rock seperti UFO, Iron Maiden dan Motorhead. Keseluruhan band yang disebut tersebut berasal dari Inggris dan belum pernah manggung di kawasan Pantai Barat California, jadi mereka mulai menciptakan skena sendiri, menerbitkan sendiri majalah untuk penggemar rock, mem-booking klub dan saling bertukar kaset.

Satu hal yang juga ditekankan Adam di film ini adalah reputasi bagus dari band seperti Exodus. Di mata Adam, Exodus harusnya berada di jajaran “Big Four”. Karena walaupun tidak sebesar Metallica, tapi keberadaan mereka sangat berpengaruh.

“Saya pikir film ini akan menginspirasi penonton untuk meninjau kembali kontribusi seorang Kirk Hammett (gitaris Metallica), yang mendirikan Exodus di Bay Area, tiga tahun sebelum Metallica hadir di area tersebut. Kirk adalah penggerak utama yang menyatukan Exodus dan menemukan frontman liar Paul Baloff.”

Tapi sejauh ini, belum ada informasi detail mengenai jadwal penayangan “Murder In The Front Row: The San Francisco Bay Area Thrash Metal Story” di lokasi lain, atau format rilisan lainnya. (MK03)

Kredit foto: Ross Halfin

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY