Sebuah loncatan besar telah dilakukan band asal Tangerang ini, lewat sebuah single instrumental bertajuk “Visual”, yang telah diluncurkan sejak 17 Maret 2019 lalu via berbagai gerai digital seperti iTunes, Spotify, Amazon serta kanal YouTube dan media sosial resmi mereka. Tapi kali ini, komposisi-komposisi pop rock yang dulu mewarnai album mini (EP) pertama Visual Dream, “Cuma Kamu” (2016) telah bergeser ke arah konsep baru yang teknikal, dimana mereka melebur kontur metal, progresif serta neo-classical.

“Lagu instrumental ini merupakan pengalaman pertama bagi kami,” ungkap pihak band kepada MUSIKERAS, menegaskan.

Para personel band bentukan April 2009 silam ini, yakni Anata (vokal), Jeffry (gitar), Billy (bass) dan Steven (dram) mengaku banyak mendapatkan inspirasi dari band progressive metal, Dream Theater.

“Di masa SMA dan kuliah, kami sering ikut festival musik, (dan) hampir semua band mengikuti pola dari band progresif paling terkenal di dunia yaitu Dream Theater,” urai Visual Dream lebih lanjut. “Karena pembagian isian part solo yang keren, unik dan kreatif serta beberapa perubahan musik yang tidak menentu. Itu yang membuat kami merasa ada tantangan sendiri untuk membuat musik seperti itu. Oleh karena itu di lagu ‘Visual’ ini kami mencoba mulai mengekspresikan soul serta sisi teknikal dalam genre progresif ini. Konsep lagu ini sendiri memang diutamakan mengarah ke heavy metal, progresif serta neo-classical. Banyak lick solo gitar ala Yngwie Malmsteen, John Petrucci, Zakk Wylde serta Paul Gilbert yang menjadi inspirasi gitaris kami.”

Eksekusi rekaman “Visual” sendiri dilakukan di studio rumahan milik Steven, hasil pengembangan dari draft instrumental karya Jeffry. Sebelum direkam, mereka menjajal lagu tersebut lewat jamming, untuk mengisi feel-feel yang cocok dan sesuai untuk lagu tersebut. “Setelah setengah jam latihan, kami mulai menemukan feel yang cocok, kemudian kami langsung rekam sebagai demo untuk dipelajari lanjutannya. Seminggu kemudian kami langsung rekam di studio rumahan milik dramer kami, sementara mixing dan mastering dikelola oleh sound engineer yang mengelola EP pertama kami.”

Setelah “Visual”, sebuah single instrumental lainnya juga telah disiapkan Visual Dream. Judulnya “Dream”, dengan konsep penggabungan heavy metal, funk, swing serta classic. Lalu target selanjutnya, kemungkinan mereka juga akan merilis EP kedua.

Saat pertama kali terbentuk, Visual Dream memulai karirnya dengan membawakan lagu-lagu cover dari band rock Jepang, L’Arc~en~Ciel serta lagu-lagu tema anime. Selain mengisi acara-acara pensi sekolah, kampus serta festival musik, mereka juga mulai menggarap lagu-lagu sendiri. Akhirnya, pada akhir 2016, mereka mulai menggarap dan merilis EP dengan konsep pop rock, plus sentuhan musik Japan. EP tersebut dirilis secara independen dalam format fisik CD dalam jumlah terbatas, yakni hanya 1000 CD. (aug/MK01)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY