Sebuah lagu tentang peringatan dan perlawanan, mewakili teriakan mereka yang tertindas, tergusur, dan terzolimi, telah diletupkan Frontxside lewat single terbaru bertajuk “Paradigma Penguasa”, sejak pertengahan Maret 2019 lalu. Di komposisi yang sudah tersebar di berbagai gerai digital tersebut, unit hardcore cadas asal Makassar, Sulawesi Selatan ini meluapkan keresahan dan kemuakan mereka melihat penguasa kotor yang semakin serakah, keadilan untuk rakyat yang terabaikan dan otoritas yang dimanfaatkan untuk kepentingan pangkat dan jabatan

“Kami merilis ‘Paradigma Penguasa’ tujuannya sangat tepat dengan momen sekarang, sebuah peringatan keras bagi mereka yang merasa berkuasa atas hak rakyat, dan juga sebagai bentuk penolakan kami atas rancangan undang undang permusikan,” cetus pihak Frontxside kepada MUSIKERAS, diplomatis.

“Paradigma Penguasa” sendiri merupakan single kedua, yang dicomot dari album penuh berbahaya, “Gnothi Seauton” yang telah dilepas sejak tahun lalu via label rekaman Rock In Celebes (Makassar) dan Sepsis Records (Jakarta) dalam format cakram padat (CD). Sebelumnya, Frontxside telah meledakkan single bertaring berjudul “Di Mata Badik”, trek berdurasi dua menit 27 detik yang masih bisa didengarkan di berbagai gerai atau platform digital seperti Soundcloud, Spotify hingga iTunes.

FrontXside yang diperkuat formasi Indhar (vokal), Yuri (bass), Wawan Ndo (gitar) dan Ikki (dram) sudah malang melintang dalam gemuruh musik bawah tanah di kota Makassar sejak Juni 2012. Mereka melebur bebunyian hardcore dengan kegarangan elemen musik keras lainnya seperti heavy metal hingga punk rock, yang diserap dari para pelaku tingkat dunia seperti Rotting Out, Madball, Terror, H2O, Converge, Comeback Kid, Champion, Lamb of God, Rancid, Ramones, Minor Threat, All Pig Must Die hingga System of A Down.

Nama FrontXside mereka comot dari istilah di olahraga skateboard, yakni ‘frontside’ yang merupakan sebuah trik memutar balik arah menuju ke depan. “Kami imbuhkan ‘X’ karena setiap sebab akibat akan selalu dikarenakan oleh faktor X. Apa yang kami jalani dan apa yang kami perbuat dalam berkarya dan bermusik selalu mempunyai alasan yang baik untuk maju ke depan bersama-sama, di sisi yang sama dan dari arah yang sama.”

Kini, Frontxside merasa semakin yakin terus menggelegarkan kiprah mereka di skena independen karena – terutama di kota kelahiran mereka – iklim permusikan semakin membaik kondisinya. “Berkembang dan menjamur dengan cepat, banyak pelaku musik baru yang mempunyai karya baru,” seru mereka semangat.

Setelah perilisan “Paradigma Penguasa”, Frontxside berencana untuk menggelar tur, lalu kemudian baru memikirkan untuk membuat album baru lagi. Saat ini mereka mengakui sudah ada beberapa materi baru yang siap diolah. (aug/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY