Tepat 24 Maret 2019 lalu, unit metalcore asal Jepara, Whirlpool akhirnya berhasil merilis karya rekaman perdananya, yang berjudul “Adversity”. Single yang videonya sudah bisa disaksikan di YouTube tersebut bercerita tentang seseorang yang diabaikan oleh kelompok atau individu, tapi masih berusaha keras untuk bangkit dan berhasil.

Whirlpool yang diperkuat Edi B Laksono (vokal), Ifan Maulana (gitar) dan Ahmad Rianzi (dram) mengaku mengalami proses yang cukup alot saat menggarap single “Adversity”. Pasalnya, tadinya band tersebut dihuni lima orang personel. Namun di tengah jalan, dua personel mengundurkan diri, sehingga Whirlpool pun sempat terpaksa vakum. Sampai akhirnya, mereka memutuskan mengeksekusi “Adversity” bertiga saja.

“Dalam proses (penggarapan) lagu ‘Adversity’ ini, kami bolak-balik masuk studio musik sampai kami ngerasa (lagu) ini sudah pas, baru kami masuk studio rekaman. Kami bekerjasama dengan Riverse Record di Jepara. Proses rekaman satu hari, lalu mixing dan mastering kurang lebih satu mingguan. Kami mulai dari lirik, nada, gitar, setelah itu bass dan dram mengikuti alurnya. Untuk influence kami (mengacu ke) Architects, The Ghost Inside, While She Sleeps dan masih banyak yang lainnya,” ulas pihak Whirlpool kepada MUSIKERAS, menerangkan.

Usai melempar single “Adversity”, Whirlpool perlahan mengarahkan konsentrasinya pada penggarapan lagu-lagu lainnya. “Rencananya kami mau garap beberapa single lagi dan saat ini baru tahap revisi lirik-liriknya biar lebih tepat dan jelas.”

Whirlpool sendiri terbentuk sekitar pertengahan 2017, yang berawal dari pertemanan nongkrong untuk mengisi waktu luang di malam Minggu, kumpul-kumpul di studio musik dan akhirnya ikut terlibat di beberapa gigs di Jepara maupun luar Jepara. Berawal dengan memainkan lagu-lagu cover hingga akhirnya mulai menggarap materi lagu sendiri. (aug/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY