Usai menghempaskan album mini pertamanya ke skena musik keras Tanah Air pada Januari 2018 lalu, kini Berbisa kembali meraung. Sebuah single panas terbaru bertajuk “Wabah” telah diluncurkan oleh unit stoner rock asal Jawa Timur tersebut ke berbagai lapak digital via Tarung Records.

“Wabah” sendiri merupakan representasi kondisi ekosistim di kota kelahiran mereka saat ini. Liriknya mengungkap isu limbah dan sampah industri dan keteledoran manusia yang banyak merugikan kelangsungan makhluk hidup di bumi. Hal itu menjadi sorotan Berbisa yang hidup di tengah kota yang dulunya sejuk, kini berubah menjadi pusat industri yang membuat mereka kenyang dan jengah dengan polutan yang ditimbulkan.

“Secara lirik, melihat dari tempat tinggal kami yang notabene daerah industri. pengolahan limbah padat maupun cair tidak maksimal sehingga berdampak pada ekosistem,” seru pihak band menyayangkan, seperti yang mereka tuturkan kepada MUSIKERAS.

Berbisa yang kini digerakkan oleh formasi Muhammad Rizky Pradana (vokal/gitar), Ginanjar Ilham Sutrisno (gitar), Ahmad Faishal Abid (bass) dan dramer Gabriel Doelano Nahara (kini telah digantikan oleh Primadya Rachmat Hidayat) menggarap rekaman “Wabah” hanya dalam waktu sehari. Tepatnya dieksekusi di bulan Ramadhan, tahun lalu, di studio Virtuoso, Malang. Mereka dibantu oleh Laga Surya yang bertanggungjawab mengolah teknis rekamannya. “Untuk sisi kreatif (saat penggarapan lagu) mungkin nggak ada, karena kelaparan (puasa)… hehehehehe!”

Ketika terbentuk pada 2013 silam di Purwosari – sebuah kota kecil yang berbatasan dengan Malang dan Pasuruan – formulasi musikal Berbisa langsung mematok pada pengaruh band-band seperti Kyuss, Nebula, Down, Fu Manchu hingga Alice In Chains. Referensi itu juga yang semakin menancap di “Wabah”. “Secara instrumental atau musik terinspirasi oleh riff yang sedikit cepat dan padat ala desert rock seperti Fu Manchu, Kyuss, Nebula, Brant Bjork,” cetus mereka meyakinkan.

Kabar baik dari single “Wabah”, Berbisa berencana membuat koalisi dengan sebuah band stoner rock asal Kuala Lumpur, Malaysia, Keladak dalam sebuah kolaborasi album split. Masing-masing band menyetor tiga lagu dan bakal dirilis dalam format kaset oleh Tarung Records. “(Lalu) Setelah perilisan split, kami juga sudah menyiapkan beberapa materi yang sangat beracun untuk album. Semoga saja tak ada kendala.” (aug/MK02)

Wabah (Single 2019) by Berbisa

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY