Sejak 24 Februari 2019 lalu, unit cadas asal Banyuwangi ini sudah mendeklarasikan perubahan haluan musik mereka – yang dari deathcore ke metalcore – lewat rilisan album mini (EP) “Dreams & Wonder”. Namun bagi para pemuja modern metal yang belum sempat mendengarkannya, kini bisa menyicipi kegaharan Bleeding Last Season lewai video musik pertama dari EP tersebut, yang bertajuk “Until We’re Lost”.

“Until We’re Lost” sendiri dipilih untuk dijadikan video klip pertama mewakili “Dreams & Wonder” karena komponen lagu yang tidak begitu rumit dari segi aransemen. “(Lagu tersebut) mudah diingat, lirik yang juga tidak susah untuk diingat serta reff yang juga tidak membuat lagu ini (terdengar) kompleks. Kami menganggap lagu ini sebagai yang terbaik dari lagu-lagu lainnya,” ungkap pihak band kepada MUSIKERAS, beralasan.

Oh ya, tentang pergeseran musiknya – yang kini banyak terpengaruh band-band seperti Bring Me The Horizon, As I Lay Dying hingga Architects – Tian (vokal), Dani (gitar), Bebby (gitar), Wahyu (bass) dan Gigih (dram) beralasan bahwa jiwa musik mereka kini mengarah kepada genre metalcore yang modern, serta melihat bagaimana perkembangan musik metal dunia yang sedang hangat saat ini.

Dalam proses perekaman lagu “Until We’re Lost” sendiri dilakukan hanya dalam sehari, bersama dengan lagu-lagu lain yang termuat dalam EP “Dreams & Wonder”. Tidak berbeda dengan saat mereka melepas single debut yang berjudul “Bloody Mary”, Bleeding Last Season kembali berkolaborasi dengan salah satu produser rekaman di daerah Lumajang yang bernama Glasslight Records, milik Wildhan Willy.

“Hingga EP rampung, kami tetap mempercayakan seluruh lagu kami kepada Glasslight Records. Proses rekaman sungguh melelahkan namun menyenangkan. Selain kami tidak memiliki waktu banyak untuk rekaman, kami juga dituntut untuk totalitas dan mencoba hal baru. Contohnya dalam lagu ‘Until We’re Lost’ ini, kami memberikan sedikit reff dengan scream yang sangat berbeda dibanding lagu kami sebelumnya. Di lagu ini pula, kami memberikan sentuhan opera dan backing vocal. Lalu untuk instrumennya sendiri, khususnya pada gitar, kami menggunakan (tuning) Drop A, jauh berbeda dari lagu sebelumnya yang menggunakan Drop B.”

Ungkapan lirik “Until We’re Lost” sendiri terinspirasi dari kehidupan yang ada di dunia, dimana dalam dunia ini tiada yang kekal abadi. Manusia, alam, tumbuhan, hewan – menurut mereka – pasti akan musnah seiring berjalannya waktu. Untuk EP “Dreams & Wonder” sendiri, secara keseluruhan memiliki makna bahwa semua ciptaan Tuhan memiliki mimpi yang berbeda dan mimpi itu terwujud tergantung bagaimana orang itu berusaha dan adanya campur tangan Tuhan di dalamnya. “Manusia sendiri pada hakikatnya memiliki mimpi masing-masing, hasrat untuk bercinta, dan keajaiban Tuhan yang selalu menyertai manusia.”

Bleeding Last Season mulai terbentuk pada 2015 silam. Dimulai oleh Febian yang merupakan eks bassis salah satu band hardcore di Banyuwangi, mengajak Tian untuk membentuk sebuah band beraliran post-hardcore. Selanjutnya, keduanya bertemu dengan Gigih dan Dani. Dengan tambahan seorang kibordis bernama Miko, mereka pun mengibarkan band baru bernama Bound For Glory. Tapi dua bulan kemudian, Febian dan Miko keluar karena ingin melanjutkan pekerjaan. Sebagai pengganti Febian, mereka lantas merekrut Arie yang ternyata membawa perubahan gaya bermusik Bound For Glory menjadi band ber-genre deathcore. Sayangnya, sebulan kemudian, Arie pergi keluar kota dan tidak dapat kembali ke Banyuwangi lagi. Mereka akhirnya memutuskan mengajak Wawan (bass) dan Bebby (gitar). Namun setelah manggung sekali, Wawan mengundurkan diri karena merasa tidak sreg dengan konsep musik Bound For Glory. Pada saat inilah Wahyu yang mantan gitaris dari salah satu band post-hardcore di Banyuwangi masuk mengisi posisi sebagai pembetot bass. Pada momen inilah Bound For Glory lantas berganti nama menjadi Bleeding Season, dan selanjutnya berubah lagi menjadi Bleeding Last Season. Namun saat penggarapan materi EP “Dreams & Wonder”, Dani menyatakan vakum karena tidak dapat meninggalkan pekerjaannya. (aug/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY