Usai melakukan pemanasan dengan menggelindingkan “Death Perception”, sebuah single yang hanya dirilis dalam format piringan hitam ukuran 7 inchi dalam jumlah terbatas pada November 2018 lalu, kini monster deathcore asal Australia, Thy Art Is Murder bersiap-siap menyemburkan album terbarunya.

Kali ini bertajuk “Human Target”, dan bakal mulai diedarkan oleh label Nuclear Balst Records pada 26 Juli 2019 mendatang. Selain menghadirkan formasi Chris “CJ“ McMahon (vokal), Andy Marsh (gitar), Sean Delander (gitar) dan Kevin Butler (bass), album tersebut untuk pertama kalinya melibatkan dramer baru, Jesse Beahler yang masuk menggantikan posisi Lee Stanton.

Ada sedikit pergeseran tema lirik di album “Human Target”. Berbeda dibanding album-album sebelumnya, kali ini tak ada satu pun lagu yang menyoroti organisasi-organisasi keagamaan. Dan lewat lagu “Human Target” yang juga dijadikan judul album, mereka malah memasalahkan tentang bisnis perdagangan organ manusia.

Menurut Andy Marsh, “Human Target” justru merupakan lagu terakhir yang mereka tulis untuk album baru, namun malah kemudian menjadi nadi dari keseluruhan album. “Pengambilan organ manusia telah menjadi perhatian saya sebagai masalah serius yang tidak terlalu banyak diliput – atau (mungkin) saya tidak cukup banyak mendengarnya – dan saya pikir masalah ini membutuhkan lebih banyak pengawasan dan kesadaran,” katanya.

Andy Marsh dan Sean Delander menulis keseluruhan materi “Human Target” hanya dalam waktu beberapa minggu, yang lantas dipoles dengan bantuan produser langganan mereka, Will Putney. Mereka lantas mengeksekusi rekamannya di Graphic Nature Audio Studio. Dari segi musik, “Human target” didominasi pergeseran konsep dari deathcore ke death metal.

Tentang konsep musiknya sendiri, vokalis CJ mengaku sebenarnya kurang sreg jika bandnya disebut-sebut sebagai penganut paham deathcore. “Kami mendengarkan begitu banyak jenis musik. Itu yang membuat kami unik.”

Thy Art Is Murder terbentuk di Sydney pada 2006 silam. Sampai hari ini telah merilis empat album studio, yakni “The Adversary” (Juli 2010), “Hate” (Oktober 2012), “Holy War” (Juni 2015) dan “Dear Desolation” (2017). (MK03)

Kredit foto: Jake Owens

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY