Festival musik Envol et Macadam, Quebec, Kanada kembali mencari band terbaik di Indonesia, untuk ditampilkan di acara puncak yang bakal berlangsung pada 5-7 September 2019 mendatang. Tapi sebelumnya, tentu saja akan berlangsung proses audisi di Indonesia, yang bertajuk “Planetrox Indonesia 2019”.

Bagi band-band yang berminat mengadu nasib di pentas bergengsi ini, sudah bisa mendaftarkan diri, yang telah dibuka sejak 10 Mei 2019 lalu dan akan berakhir pada 5 Juni 2019 mendatang. Audisi ini berlaku untuk band yang seluruh personelnya berdomisili di Indonesia, memiliki passport yang masih berlaku minimal dua tahun dan memiliki lagu original. Festival Envol et Macadam memaparkan peraturan dan persyaratan lebih lengkap di situs resminya, www.planetrox.id. Audisi Planetrox ini sendiri memungut biaya pendaftaran berkisar Rp100.000,- dan hanya dilakukan secara online melalui situs tadi.

“Planetrox ini membuka kesempatan besar bagi band-band Indonesia untuk meraih exposure di industri musik Amerika utara,” ujar Panji Prayoga a.k.a. PJ Panji, CEO MXP Group, dari Planetrox Indonesia.

Semua band Indonesia yang berkesempatan untuk berkompetisi bakal mendapatkan satu slot untuk tampil di Festival envol et Macadam tersebut. Proses audisinya akan melalui tiga tahapan, band peserta melakukan pendaftaran secara online dengan mengunggah (upload) satu lagu original untuk kurasi awal, kemudian dipilih lima besar yang akhirnya akan tampil secara langsung di depan juri pada tahap akhir yaitu, Planetrox National Final yang akan diadakan pada 28 Juni 2019 di iSIX Resto Jakarta Selatan. Pada tahap final ini, 75% suara juri dan 25% suara penonton akan menentukan satu band pemenang yang berhak mendapatkan hadiah tiket pesawat pulang-pergi serta akomodasi selama di Quebec untuk tampil dalam Festival Envol et Macadam.

“Simon Gaudry (founder dari Festival Envol et Macadam), saya dan Ezra Simanjuntak akan kembali duduk di kursi juri dalam final audisi nanti di Jakarta,” tandas Panji lagi, menegaskan.

Bagaimana cara mendaftarkan band kalian di Planetrox Indonesia 2019? Pertama, pastikan musik atau lagu band tersimpan pada hosting file seperti Google Drive, Dropbox, Wetransfer, Soundcloud atau sejenisnya dan pastikan file tersebut memiliki URL. Lalu, masuk ke situs Planetrox.id – yang kemudian akan diarahkan ke situs envoletmacadam.com – dan klik halaman yang bertuliskan “Subscription”. Dalam kolom “subscription module” terdapat pilihan “biaya / unit price” klik dan pilih “1”,  kemudian klik “Checkout” dan akan diarahkan ke platform situs thepointofsale.com.  Selanjutnya, ikuti pengisian formulir sesuai yang diminta dan masukan URL link dimana lagu kalian tersimpan. Langkah berikutnya, lakukan pembayaran untuk melengkapi pendaftaran dan jika pendaftaran sukses, akan menerima email konfirmasi. Jangan lupa pastikan email yang dimasukkan dalam keadaan aktif). Untuk pengumuman lima besar akan dilakukan melalui kanal Facebook Page resmi Envol et Macadam.

Oh ya, Festival Envol et Macadam (Envol & Macadam) ini merupakan salah satu event tahunan yang didukung penuh oleh pemerintahan kota Quebec (Quebec de Ville) dan merupakan sponsor utama dalam festival yang akan membiayai tiket serta akomodasi untuk band Indonesia terpilih. Festival ini telah diadakan sejak tahun 1996, dan menjadi salah satu festival musik terbesar di Kanada yang mendukung band-band alternatif, rock, punk, metal, indie pop, hip hop dan elektro.

Nama-nama besar pernah menjadi line up di acara tersebut di antaranya Dinosaur Jr, SUM 41, Anti Flag, Pennywise, Bloc Party, Metric, Sinik, The Sounds, Julian Marley, Bad Religion, Mastodon, Millencolin, Hatebreed, IAM, As I Lay Dying, The Exploited, Rise Against, Lagwagon, No Use For A Name, Lights, Obey The Brave, The Vandals, Parkway Drive hingga Madball.

Planetrox di Indonesia sendiri diadakan sejak 2011 oleh promoter PJ Panji, dan sejak saat itu setiap tahunnya memilih satu band Indonesia yang diterbangkan ke Kanada untuk tampil di festival Envol et Macadam tersebut. Band-band Indonesia yang sudah pernah tampil di festival tersebut adalah Cupumanik (2011), Navicula (2012), Saint Loco (2013), Streetwalker (2015), Rising The Fall (2016), D’Ark Legal Society (2017) dan Murphy Radio (2018). (MK03)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY