Setelah Gudang Sarinah, satu lagi lahan tak terpakai dimanfaatkan untuk penyaluran berbagai kegiatan kreatif anak bangsa. Kali ini berlokasi di lahan seluas 6.500 meter persegi milik Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (Peruri), yang awalnya berfungsi sebagai komplek perumahan karyawan dan gudang tempat produksi uang yang sudah tidak beroperasi. Area yang terletak di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tersebut kini disepakati menjadi sebuah creative hub multi-fungsi bagi komunitas milenial, hasil kerja sama PT Ruang Riang Milenial sebagai penggagas dengan Peruri.

Sebanyak 16 unit bekas rumah karyawan bergaya post-colonial berlantai dua yang telah eksis sejak dekade 1950-an di lahan tersebut akan dimanfaatkan oleh berbagai tenant ternama dalam negeri yang bergerak di bidang usaha kuliner, musik, film, animasi, seni rupa, kriya, hingga co-working space. Sedangkan dua unit gudang bekas tempat produksi uang berukuran sekitar 900 meter persegi yang berada di bagian dalam akan disulap menjadi lounge dan venue berkapasitas 350 orang yang digunakan untuk konser musik serta pertunjukan seni lainnya.

Lokasi M Bloc – demikian nama area tersebut – sangat strategis dan mudah dijangkau oleh beragam jenis transportasi publik. Berdekatan dengan kawasan niaga dan pusat perbelanjaan Blok M yang sekaligus diapit oleh dua stasiun MRT, yaitu Stasiun Blok M dan ASEAN. Pada sisi kiri bersebelahan dengan Terminal Bus Blok M dan pada sisi kanan terdapat terminal bus Transjakarta Koridor 13 yang melayani rute Ciledug-Tendean.

Tentunya, kehadiran M Bloc ini bakal menjadi oase baru bagi kegiatan berkesenian bagi generasi milenial. Karena seperti yang sudah diketahui umum, Jakarta sebagai ibu kota memiliki beragam potensi kreatif yang unik dan memukau di berbagai bidang, namun tidak mempunyai ruang yang memadai untuk menampung berbagai kekayaan kreativitas generasi muda ke hadapan publik. Diharapkan kehadiran M Bloc ini akan menjadi salah satu solusinya.

Perjanjian kerja sama antara Peruri dan PT Ruang Riang Milenial telah disepakati secara resmi pada Jumat (17/05) lalu, dimana penandatanganannya dilakukan oleh Nungki Indraty selaku Direktur Keuangan Peruri dengan Handoko Hendroyono selaku Direktur Utama PT Ruang Riang Milenial.

“Proyek ini merupakan bagian dari optimalisasi aset Peruri yang selama ini idle, dan tawaran kerja sama ini sangat menarik karena mengusung tema kreatif untuk pemberdayaan generasi milenial. Saat ini generasi milenial di Peruri terbilang tinggi yaitu di kisaran 53% dari total karyawan, sehingga proyek ini perlu mendapat dukungan sebagai bentuk komitmen Peruri untuk mengakomodasi kegiatan komunitas kreatif milenial,” tutur Nungki Indraty, menjelaskan.

“Kami sangat gembira dapat menjalin kolaborasi ini dengan Peruri. Dukungan dan antusiasme Peruri atas gagasan kami untuk membuka ruang publik kreatif di sebagian wilayah kantor mereka merupakan kontribusi besar bagi keberlanjutan kreativitas generasi milenial. Apalagi dengan mulai beroperasinya MRT, gaya hidup dan budaya baru akan bertumbuh, kota Jakarta sangat membutuhkan ruang publik yang mampu menjadi ruang ekspresi yang positif. Para milenial khususnya, membutuhkan ruang interaksi yang sifatnya kolaboratif untuk berkreasi dan eksis bersama,” timpal Handoko Hendroyono, semangat.

Dalam acara konferensi pers, Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya menyampaikan rasa kegembiraannya atas proyek M Bloc tersebut dan berharap dapat menghadirkan Kawasan Urban atau creative hub dengan konsep yang berbeda dan ‘kekinian’ serta mengusung semangat sinergi BUMN.

“Semoga Kawasan M Bloc ini memberi peluang BUMN lain untuk berpartisipasi menawarkan produk-produknya serta menjadi wadah milenial BUMN mengekspresikan kreatifitas mereka. Hal ini sejalan dengan misi Pemerintah Indonesia yang memberikan perhatian bagi kreatifitas generasi milenial. Rencananya kawasan kreatif ini akan dibuka bersamaan dengan rangkaian acara HUT Peruri Ke-48 pada September 2019,” ujar Dwina menambahkan.

Sekadar tambahan informasi, Peruri sendiri merupakan satu-satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ditugaskan oleh Pemerintah untuk mencetak uang Rupiah/NKRI, pita cukai, dokumen keimigrasian, meterai dan buku pertanahan. (*)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY