Menggabungkan pengaruh dari band post-hardcore/metalcore asal Inggris, Architects dengan Billfold, unit pop punk hardcore asal Bandung, Svoloch pun menancapkan identitas musiknya sendiri lewat sebuah single debut. Berjudul “Kita” dan telah diluncurkan sejak 20 Mei 2019 lalu. Di single tersebut, band asal Jepara, Jawa Tengah ini berkisah tentang pembuktian bahwa siapapun bisa seperti mereka yang berada jauh di depan.

Para personelnya – Fitria (vokal), Ifan (gitar), Adi (gitar), Sholeh (bass) dan Rifai (dram) – menggarap komposisi “Kita” dalam waktu kurang lebih satu bulan. Namun untuk rekaman, Svoloch hanya menghabiskan waktu satu hari, dimana mereka bekerja sama dengan Rivers Recording, Jepara. Setelah dilanjutkan dengan eksekusi mixing dan mastering selama kurang lebih seminggu.

“Dari awal, proses pembuatan lagu ‘Kita’ kami kerjakan dengan mandiri. Ada kendala saat rekaman, terutama di bagian dram, kami membutuhkan waktu cukup banyak untuk bagian itu,” ungkap Svoloch kepada MUSIKERAS terus-terang.

Lalu untuk konsep musik – seperti yang sudah disebutkan di atas, Architecs dan Billfold menjadi acuan utama mereka. “Karena sebagian besar dari kami memang menyukai genre musik yang dibilang keras, dan ciri khas (kami) dari Architects. Lalu vokalis kami juga sejak dulu mengidolakan Billfold, terlebih lagi juga terdapat satu perempuan di dalam band tersebut.”

Setelah “Kita”, rencana selanjutnya Svoloch akan fokus untuk penggarapan lagu berikutnya, yang sejauh ini progresnya baru memasuki tahap revisi nada.

Oh ya, Slovoch sendiri terbentuk pada akhir 2016 lalu, yang berawal dari perkenalan Fitria dan Rifai, yang bertemu dalam suatu komunitas musik. Lalu keduanya mencoba masuk dalam event musik di Jepara maupun luar Jepara. Svoloch awalnya hanya dihuni empat musisi, yakni Fitria, Adi, Sholeh dan Rifai. Ifan sendiri merupakan personel baru di band tersebut. (aug/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY