Usai merilis single “My Life” (2017), yang lantas disusul sebuah cakram padat (CD) promo yang menyajikan dua lagu bertajuk “Terpendam” dan “Zeus Of Yunan” (Sadistic Production) pada pertengahan Juni lalu, kini unit deathcore asal Garut, Soul Of Silence sudah berancang-ancang lagi dengan rilisan terbarunya. Sebuah album mini (EP) berjudul “Buried” telah dipersiapkan untuk diledakkan tahun depan.

“Jadi, (saat ini) kami sedang melakukan proses rekaman EP ‘Buried’. Belum tuntas seluruhnya, karena masih ada beberapa tahapan yang kami kerjakan. Dan dalam proses rekaman untuk satu lagu, memakan waktu 1-2 hari, ungkap pihak band kepada MUSIKERAS, mengonfirmasi.

Eksekusi rekaman “Buried” sendiri dilakukan M. Nur Ramdan (vokal), Lukman Nur Hakim (gitar), Ahmad Maulana (gitar), Rivan (bass) dan M. Sirri “Fred” Faidulloh (dram) di Story Record, dan di keseluruhan konsep musiknya mereka memasukkan suatu ciri khas, sesuatu yang berbeda.

“Kami mendeskripsikan EP ‘Buried’ itu mengambil dari beberapa lagu yang liriknya bersangkutan ‘Terpendam’. (Lalu) Kami hanya memasukkan lagu ‘Terpendam’ dan ‘Zeus of Yunan” di CD promo 2019 untuk mengenalkan dan sebagai pembukaan yang baik untuk EP ‘Buried’. Untuk referensi musik, kami terpengaruh dari beberapa band deathcore luar negeri,” cetus para personel Soul Of Silence menegaskan.

Awalnya, Soul Of Silence dibentuk hanya untuk mengisi waktu senggang dan sebagai hiburan saja. Hingga suatu waktu, pihak pemilik rental studio yang sering mereka sewa untuk latihan menawarkan mereka untuk ikut audisi band, yang berlangsung pada 25 Juli 2016. Akhirnya, tanggal itu pun disepakati sekaligus sebagai hari terbentuknya Soul of Silence.

Pilihan nama band sendiri didasari filosofi, dimana mereka ingin mendeskripsikan bahwa walaupun musik mereka keras dan mungkin berisik, tetapi jiwa mereka harus tetap baik atau lembut. “Karena kami ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa musik keras itu tidak selalu berbau negatif atau dipandang negatif!” (aug/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY