Setelah didahului dengan perilisan album mini (EP) bertajuk “The Only Living Sahabi” pada 28 April 2019 lalu, kini Pray For Last Night, unit post hardcore asal Serang. Banten meluncurkan video klip salah satu single dari EP tersebut, yakni “Diagnosa Epilepsi”. Visualisasi lagu tersebut sudah tayang di kanal YouTube sejak 9 Agustus 2019 lalu.

Menurut tuturan pihak band kepada MUSIKERAS, single “Diagnosa Epilepsi” dipilih untuk dibuatkan video karena mengandung makna yang sangat banyak. “Diceritakan untuk seseorang yang mengidap penyakit dan tidak bisa melakukan hal apapun, sehingga menghancurkan impian hidupnya hingga dia tercela, tercaci maki dan terhina,” beber mereka beralasan.

Sebelum “Diagnosa Epilepsi”, Pray For Last Night yang diperkuat formasi Paras Samya Nugraha (vokal scream), Adnan Sofyan (gitar/vokal clean), Mochammad Aziz Maulana (bass), Aris (gitar) dan Kemal Fasya (dram) sudah meluncurkan single debut bertajuk “Ego Diri”. Amunisi lainnya yang juga termuat di “The Only Living Sahabi” adalah lagu “Sisi Gelap”, “Social Climber” dan “I’m Not Surrender”.

Pray For Last Night menggarap EP perdananya selama kurang lebih empat bulan, yang dihitung mulai proses awal hingga hari perilisan. “Untuk ide kami melalui kesepakatan personel masing-masing, dari bahan mentah hingga menjadi lagu sesuai ekspektasi yang kami inginkan.”

Sementara dari sisi musikal, pihak band mengaku banyak menyerap pengaruh dari kesenangan atau selera masing masing personel, kebanyakan salah satunya dari band seperti Asking Alexandria, yang menurut mereka mempunyai kualitas bagus dalam jenis musik post hardcore.

“Lagu yang didengarkan seperti Asking alexandria, Bring Me the Horizon, Bless the Veil. Tapi kami tidak terpengaruh sepenuhnya, hanya di part-part tertentu saja,” cetus pihak band menegaskan.

Pray For Last Night terbentuk pada 2017 lalu, yang idenya berawal di sebuah kompetisi band lokal, lalu terjadilah proses saling berkenalan antara satu dengan lainnya. Karena memiliki karakter yang sama, mereka akhirnya sering bertemu dan mencoba membuat sebuah grup band yang beraliran post hardcore. Meskipun sempat mengalami pergantian personel, akan tetapi Pray For Last Night tetap menunjukkan eksistensinya dengan terus menciptakan karya musik sendiri. Rencananya, tahun depan, mereka akan berkonsentrasi untuk menggarap album penuh. (aug/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY