Saat perjalanan pulang selepas menyaksikan show band alternatif Morfem, lalu seketika berhenti di pinggir jalan di sekitar kawasan Antasari, Jakarta Selatan karena masih terbayang penulisan lirik Morfem yang begitu jujur, menjadi pemicu inspirasi lahirnya “Jakarta Pukul Tiga”, single kedua dari Bangkar, unit keras asal Jakarta.

Lagu ini ditulis oleh Dix, pembetot bass Bangkar. Merupakan sebuah komposisi power ballad yang menurut para personel Bangkar – Dix, Abdillah (vokal), Julian (dram), Win (gitar) dan Arya Pradana (gitar) – banyak terinspirasi dari band-band era ’80an.

“Belum sah kalau tidak membuat lagu power ballad, dan formula musik pada lagu ‘Jakarta Pukul Tiga’ tersebut, kami ingin membuat lagu ballad yang tetap terdengar tidak mendayu, tetap terdengar sebagai band hard rock,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, beralasan.

Proses rekaman “Jakarta Pukul Tiga” sendiri diawali pembuatan demo sebagai acuan pra-produksi, lalu memulai produksi rekaman secara mandiri dengan peralatan seadanya yang mereka miliki. “Mungkin bisa disebut produksi rekaman dengan metode ‘mobile recording’, karena dilakukan berpindah-pindah seperti; rekaman gitar dilakukan di rumah Arya Pradana dan seterusnya. Hanya rekaman dram yang dilakukan di studio. Begitu juga untuk proses pasca-produksi seperti mixing dan mastering, yang dilakukan oleh Dix.”

Sebelum “Jakarta Pukul Tiga”, sepak terjang Bangkar diawali dengan rilisan single pembuka berjudul “Ganas”, pada 8 Maret 2019 lalu. Di karya debut tersebut, Bangkar mencoba mendeskripsikan berbagai influence dari para personelnya dan meramunya menjadi ciri Bangkar.

Misalnya Julian yang terinspirasi dari Metallica atau dari genre NWOBHM (New Wave of British Heavy Metal). Lalu di lini gitar, Arya Pradana banyak menyerap pengaruh lick atau riff gitaris heavy metal era ’80an seperti George Lynch (Dokken) dan Warren DeMartini (RATT). Pada bass, Dix menyebut band-band hair metal seperti Mötley Crüe, LA Guns atau pun dari genre lainnya seperti oldschool punk ala Misfits dan Ramones sebagai acuan konsep musikalnya. Dan yang terakhir, Abdillah mengaku sangat mengagumi Guns N’ Roses.

Saat ini, Bangkar sedang mempersiapkan penggarapan album pertamanya. Sejauh ini, mereka telah mengumpulkan sekitar 8-10 lagu, namun baru sampai pada tahap pra-produksi seperti workshop atau pembuatan demo. “Dan juga saat ini kami sedang mencari label rekaman agar kami bisa lebih baik lagi dalam distribusi,” ujar mereka lagi.

“Jakarta Pukul Tiga” yang mulai dilepas pada 19 Agustus 2019 lalu bisa didengarkan melalui berbagai gerai musik digital seperti YouTube serta Spotify, Deezer dan iTunes. (mdy/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY