Perpaduan musik rock dan unsur elektro yang diperkaya dengan karakter vokal yang kuat. Karena para personel memiliki background musik yang berbeda, jadi kami memutuskan untuk menyatukan perbedaan itu.”

Itulah pernyataan A Thousand Roses, sebuah unit modern rock asal Bandung, mengenai konsep utama garapan musiknya. Seperti yang telah mereka tunjukkan di single debutnya, “Not Afraid”. Lagu tersebut kini sudah beredar di berbagai gerai digital seperti Spotify, iTunes, Google Play Music, Deezer, YouTube, Reverbnation, Bandcamp dan lain-lain sejak 26 Agustus 2019 lalu.

“Kami memadupadankan unsur distorsi dengan elektronik untuk memperoleh komposisi yang kami inginkan,” urai pihak band lagi kepada MUSIKERAS, menegaskan. “Kami berniat menjadi band yang mengusung modern rock yang diperkaya nuansa elektro namun tetap heavy dengan balutan riff gitar, dentuman bass, serta ketukan dram. Untuk musikalitas dan lirik kami banyak terinspirasi dari band-band seperti Bring Me The Horizon, Sleeping With Sirens, Slap It Out dan Asking Alexandria.”

Para personelnya, yakni Novia Russelia (vokal), Fadilla M Rizdaffa (gitar), Faris Ahmad (kibord/sequencer) dan Tsamara Atsila (dram) menggarap rekaman “Not Afraid” di Masterplan Recording Chamber, Bandung selama satu setengah bulan. Mereka dibantu oleh Zoteng Kampret untuk teknis rekaman, lalu Sandi Simon (mixing dan mastering) serta Melvin Daniel untuk pengisian part bass.

Sebelum A Thousand Roses yang terbentuk pada 2017 lalu ini memulai eksekusi rekaman, para personelnya terlebih dahulu melakukan riset kecil-kecilan di lingkungan pertemanan masing-masing. Menurut mereka, “Not Afraid” merupakan gambaran keresahan mengenai lingkungan atau lingkaran pertemanan masing-masing yang ternyata ditemukan banyak sekali interaksi toxic.

“Jadi sebenarnya kami sudah mengetahui secara pasti lagu seperti apa dengan tema bagaimana untuk kami tulis. Riset kecil yang kami lakukan hanya untuk mengumpulkan inspirasi lirik.”

Selain beredar sebagai single digital, “Not Afraid” juga termuat di album kompilasi kedua dari UKM Band Telkom University yang berjudul “Laxamentum”. A Thousand Roses sendiri sudah merencanakan serta menciptakan konsep untuk merilis album mini (EP) di masa mendatang, dimana “Not Afraid” akan menjadi salah satu single yang tergabung di dalamnya. “Untuk progres masih dalam persentse 30%, karena masih fokus pada tahap penciptaan konsep.”

Oh ya, latar belakang terbentuknya A Thousand Roses sendiri berawal dari pertemuan para personelnya melalui wadah unit kegiatan mahasiswa dari suatu universitas di Bandung. Awalnya sempat mengusung nama The Chemistry dan diperkuat enam personel. Namun pada akhir 2018, dua personelnya memutuskan untuk mundur. (aug/MK02)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY