Seperti kabar yang sudah beredar luas, terhitung sejak 14 September 2019 lalu, vokalis Tonny Christian Pangemanan resmi menyatakan mengundurkan diri dari Noxa, unit grindcore senior yang telah dihuninya sejak awal terbentuk di Jakarta, 17 tahun silam.

Lewat akun Instagram pribadinya, yang lantas disiarkan pula oleh akun resmi Noxa, Tonny mengumumkan perpisahannya. “Salam jemppol kejepit, per hari ini, 14 September 2019, gua Tonny Christian Pangemanan mundur dari @noxa.official. 17 tahun sama-sama merintis dari bawah, banyak suka dan duka. Gua mundur karena ga fit dan ga mau Noxa vakum kelamaan, ga ada alasan lain. Semoga lancar Noxa. Terima kasih atas perhatiannya, terima kasih ling,man, vin @ade.himernio @biomantaradipa @xalvinx.”

Ya, masalah kesehatan memang menjadi alasan utama yang menahan laju Tonny untuk menggetarkan berbagai pentas cadas bersama Noxa belakangan ini. Bahkan menurut penuturan salah satu pendiri sekaligus gitaris Noxa, Ade Himernio Adnis kepada MUSIKERAS, beberapa tawaran manggung terpaksa ditepis Noxa karena kendala tersebut.

Tapi kini, setelah Tonny menyatakan mundur, para personel Noxa – Ade Himernio (gitar), Dipa Biomantara (bass) dan Alvin Eka Putra (dram) – tak ingin lagi berlama-lama berdiam diri. The show must go on. Sejumlah rencana kini telah berkecamuk di kepala masing-masing. Di antaranya, tentu saja mencari vokalis pengganti secepatnya. 

“Yang pasti secepatnya cari vokalis baru, yang muda pastinya… hahaha,” seru Ade, setengah bercanda. Selain itu, Ade juga tidak membatasi gender. Boleh laki-laki atau perempuan.

“Ini lagi mau di-meeting-in dulu Sabtu depan. Selain muda, power vokalnya harus bisa ngejar lagu-lagu Noxa. Masalah lain-lainnya nanti bisa sambil jalan aja, karena kalau masih muda kan pengalamannya pastinya masih hijau juga. Tapi belum tahu apakah bakal menggelar audisi atau comot langsung (dari band lain).”

Lalu, setelah nantinya mendapatkan vokalis baru, Noxa bakal segera mengeksekusi rencana menggarap album split dengan sebuah band asal Jepang yang dicanangkan bakal rilis akhir tahun ini.

Nah, apakah di antara kalian ada yang berminat melamar menjadi vokalis baru Noxa? Jika merasa memenuhi kriteria, segera kirim lamaran serta contoh suara ke Noxa, yang bisa dikirimkan via email ke: noxagrind@gmail.com. Semakin cepat semakin baik, sebelum para personel Noxa mengambil keputusan Sabtu depan.

Sedikit info tentang Noxa, sejak terbantuk pada Maret 2002 silam, lima album studio telah mereka rilis, yakni “self-titled” (2002), “Grind Viruses” (2006), “Legacy” (2010), “Buka Mata” (2016) dan “Propaganda” (2018). Di luar karirnya di skena Nusantara, nama Noxa juga tercatat di kancah internasional. Mereka antara lain pernah tampil di panggung Obscene Extreme Festival, Singapore Death Fest, Johor Bahru Konsert hingga Tuska Open Air Fest Finlandia. Oh ya, Tonny Christian Pangemanan adalah personel asli kedua yang meninggalkan Noxa. Sebelumnya, Noxa juga kehilangan salah satu pendirinya, dramer Robin Hutagaol yang meninggal dunia akibat kecelakaan motor pada 17 Januari 2009 silam. (mdy/MK01)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY