Muncul ke permukaan dengan nama baru, biasanya juga diiringi dengan konsep dan semangat baru. Seperti yang dilakukan Intectra, unit death metal yang sebelumnya sempat mengibarkan nama Demigod. Keputusan mengubah nama tercetus setelah sempat menjalani masa ‘mati suri’ selama empat tahun. Dengan nama barunya, band yang lahir ke skena cadas Tanah Air pada 2008 silam ini melesatkan single fresh bertajuk “Rise” pada 16 September 2019 lalu.

Ya tentu saja, “Rise” dikemas dengan konsep musikal baru. Dibandingkan saat masih menggunakan nama Demigod, lewat “Rise” kini Intectra mencoba menyuguhkan konsep yang lebih dewasa dibanding sebelumnya.

“Kami mencoba membuat musik death metal modern yang ‘easy listening‘ dan tidak terlalu rumit supaya mudah dipahami, sehingga audience bisa merasa enjoy mendengar, atau saat membaca pesan dari liriknya. Untuk referensi (musikal) kami banyak terinspirasi dari band metal dalam negri tentunya seperti Jasad dan Forgotten, dan juga band metal dari luar negri seperti Meshuggah, Cannibal Corpse dan Suffocation,” cetus pihak Intectra kepada MUSIKERAS, menjelaskan.

Proses rekaman “Rise” sendiri cukup panjang, dikarenakan para personel Intectra – Aghy Purakusuma (vokal), Reduan Imanuel Purba (gitar), Hamzah Sastra Kartawidjaya (gitar), Rizal Humbaran (bass) dan Zalu Ramadhan (dram) – baru kembali masuk studio rekaman lagi setelah vakum selama empat tahun, dan mencoba untuk menyuguhkan materi lagu dengan nuansa death metal yang fresh.

“Proses rekaman kurang lebih dua bulan, direkam di Crows Music Studio, Tanjungsari, Sumedang.”

Kembali ke masalah perubahan nama, band asal Tanjungsari ini melakukannya bukan tanpa alasan. Adanya kesamaan nama band di skena musik underground lokal maupun internasional menjadi salah satu alasan mengapa mereka memutuskan untuk berganti nama band. Rencana tersebut sudah dipikirkan secara matang, bahkan sebelum mereka memutuskan vakum pada 2015 lalu. Saat masih bernama Demigod, mereka telah menghasilkan beberapa karya rekaman, di antaranya “Promo 2011” serta album mini (EP) “Birth Of The Damned”.

Setelah perilisan “Rise”, Intectra akan lanjut menggarap materi untuk album penuh. Menurut pihak band, sudah ada beberapa materi, namun masih harus menambah beberapa lagu lagi. “Dan tentunya sambil membawakan konsep baru kami dari panggung ke panggung!” (mdy/MK01)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY