Sambil menunggu perilisan single terkini menuju album mini (EP) atau album penuh terbaru mendatang, unit post hardcore/screamo asal Jakarta, Close Me Closet melakukan pemanasan dengan meluncurkan dua karya pemanasan sekaligus bertajuk “Fairy of April” dan “My Empty Heart”. Kedua single tersebut sudah bisa disaksikan di kanal YouTube mereka sejak 27 September 2019 lalu.

“Fairy of April” dan “My Empty Heart” sendiri, sebenarnya bukan karya asli
Close Me Closet. Melainkan hasil daur ulang dari karya dua band emo/post hardcore Tanah Air era awal 2000an, yakni The Old Course Of Death (T.O.C.O.D.) dan In Hurricane Rhythm.

Pada masa itu, skena indie underground mulai diramaikan oleh band yang memainkan musik ber-genre Emo hingga Post Hardcore. Tren itu terus meningkat dan semakin banyak band yang bergelut di kubangan yang sama dan bahkan mengeluarkan karya rekaman. Mereka bahkan sampai merajai pensi di sekolah-sekolah, dan beberapa di antaranya berhasil menggandeng beberapa brand lokal untuk menjalankan tur di beberapa wilayah di Indonesia.

Lalu memasuki 2019 ini, skena emo sepertinya mulai menggeliat lagi, meramaikan skena musik di Indonesia lewat berbagai event. Nah, demi membangkitkan dan turut meramaikan kembali musik emo, Close Me Closet pun mendaur ulang “Fairy of April” (T.O.C.O.D.) dan “My Empty Heart” (In Hurricane Rhythm).

Perencanaan menggarap dua lagu cover itu sendiri, menurut Close Me Closet sudah tercetus sejak empat bulan yang lalu. Rekamannya menghabiskan waktu selama dua bulan, plus proses mixing dan mastering yang dieksekusi beberapa minggu lalu. “Karena adanya kesibukan masing-masing personel, jadi target (perilisan) agak sedikit meleset. Tapi Alhamdulillah, bisa terealisasikan di September ini walau harus mepet sampai akhir bulan,” ungkap pihak band kepada MUSIKERAS, menjelaskan.

Close Me Closet sendiri memilih lagu milik The Old Course Of Death (T.O.C.O.D.) dan In Hurricane Rhythm untuk didaur ulang karena mengaku mengagumi mereka sejak para personelnya, yakni Ocki Syamsul Arifin (vokal), Angga Azdie Sastia (gitar), Egie Septio Hadi (gitar/vokal), Arul Rizky (bass) dan Aditheo Ockta (dram) masih duduk di bangku SMA.

“Makanya lagu-lagu itu masih kami dengerin sampai saat ini. Kalau dipikir-pikir, tidak sangka juga kami bisa bawain lagu mereka dan mendapatkan izin langsung dari para personelnya,” seru mereka senang.

Namun untuk memberikan sentuhan-sentuhan yang lebih baru di “Fairy of April” dan “My Empty Heart”, Close Me Closet mencoba melakukan pendekatan instrumentasi yang lebih modern. “Kami coba masukkan instrumen-instrumen baru yang mungkin bisa dibilang modern untuk lagu tersebut, namun tetap tidak mengubah nada khas di lagu-lagunya. Sedangkan di lagu ‘Fairy of April’ tidak terlalu banyak perubahan, karena lagu ini nuansanya sudah emo banget. Apalagi saat ini musik emo tengah mencoba bangkit kembali, jadi cukup bikin orang bernostalgia-lah.”

Sebelum merilis “Fairy of April” dan “My Empty Heart”, Close Me Closet yang sudah terbentuk sejak 2007 silam ini telah merilis album studio berjudul “New Life, New Hope, New Experience” (2011) dan “Labyrinth” (2016). Salah satu single yang membuat Close Me Closet mulai dikenal luas adalah lagu “Hilang Arah”. (mdy/MK03)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY