Anjing menggonggong kafilah berlalu. Sepertinya pepatah itu yang berlaku di kubu Killing Me Inside saat ini. Di tengah kehebohan para mantan personelnya yang menggembar-gemborkan gerakan reuni, unit rock asal Jakarta tersebut tetap bergeming. Mereka seperti tak perduli dan bahkan tetap berkarya, dengan melepas sebuah single fresh bertajuk “Numb” (Anoixi Records) pada 3 Oktober 2019 lalu, yang banyak menuai pujian dari para penggemarnya.

Setelah sempat menjalani kolaborasi dengan vokalis Aiu dan Joe Tirta, kini KILMS – nama baru yang akhirnya disahkan sebagai pengganti Killing Me Inside – menggaet Faizal Permana sebagai vokalis tetap, melengkapi line-up Josaphat Klemens (gitar), Machdis Arie (bass) dan Gama Gifari (dram/sequencer). Faizal sendiri sebelumnya dikenal sebagai frontman Slap It Out, unit post-hardcore asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

“Karakter suara dan sosok Faizal sangat pas untuk re-branding KILMS,” ungkap pihak band kepada MUSIKERAS, menegaskan alasan memilih Faizal sebagai vokalis baru.

Bagi KILMS, single “Numb” menjadi sebuah langkah besar, karena hadir dengan warna dan tampilan yang berbeda dari sebelumnya, baik dari sisi musikalitas maupun tampilan. Dibanding single “Burn” misalnya, KILMS kali ini lebih memperdalam eksplorasi pada beat serta komposisi rock alternatif masa kini.

“Perubahannya dari segi musikal, ‘Numb’ ini lebih kekinian dan sasarannya untuk millenial, enak didengar, dan sengaja menciptakan ‘racun’ di notasi synthesizer-nya,” cetus KILMS lagi.

Lirik “Numb” sendiri ditulis oleh Faizal, menceritakan tentang perasaan seseorang yang sudah mati rasa dengan keadaan yang dialaminya, tidak terpengaruh oleh apa pun seperti dikhianati, dihancurkan, hingga yang terburuk yang bisa dibayangkan baik dalam hal percintaan, pertemanan dan keimanan.

Tentang kehebohan reuni personel lama Killing Me Inside, ini pernyataan KILMS menanggapi hal itu. “Kami menghargai temen-temen yang Eks Killing Me Inside untuk bikin reuni untuk kangen-kangenan… Kami nggak menyiapkan antisipasi yang gimana-gimana (mengenai hal itu) ya, karena kami (lebih) fokus berkarya dan ngeband terus aja.”

Sejak terbentuk pada 2005 silam, KILMS telah merilis empat album studio, yakni “A Fresh Start for Something New” (2009), “Killing Me Inside” (2010) “One Reason” (2012) dan “Rebirth: A New Beginning” (2014). Sepanjang perjalanan karirnya kerap terjadi pergantian formasi, di antaranya pernah dihuni oleh vokalis Onadio Leonardo, Vira Razak dan Sansan (Pee Wee Gaskins), gitaris Raka Cyril Damar (Vierra), dramer Putra Pra Ramadhan (Burgerkill/Sunrise) serta Rudye Nugraha Putra (kibord/program/vokal), lalu melakukan kolaborasi dengan Aiu dan Joe Tirta (eks Saint Loco). Bersama Aiu, KILMS menghasilkan single “Fractured” (Juni 2017) dan “Remnants” (Mei 2018), lalu single “Burn” bersama Joe Tirta. (mdy/MK01)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY