Seperti yang sudah diperkirakan banyak orang, band ini memang tidak akan pernah benar-benar betah meninggalkan gemerlap dunia panggung. Enam tahun sejak para personelnya menandatangani kesepakatan untuk berhenti melakukan tur konser, kini mendadak kubu Mötley Crüe mengumumkan akan melakukan tur di daratan Amerika Serikat tahun depan, bersama Poison dan Def Leppard.

Alasan utamanya, konon sangat banyak permintaan yang datang dari para penggemarnya, sejak “The Dirt” – sebuah film tentang perjalanan karir Mötley Crüe menuju kesuksesan, yang didasari buku biografi “The Dirt: Confessions of the World’s Most Notorious Rock Band” karya Neil Strauss dan Mötley Crüe – tayang di saluran TV Netflix mendapat respon yang cukup bagus. Sementara Mötley Crüe – di sisi lain – memang dikenal gemar melanggar aturan.

Setelah berkarir bersama selama 35 tahun, formasi Tommy Lee (dram), Nikki Sixx (bass), Vince Neil (vokal) dan Mick Mars (gitar) melakukan konser terakhirnya pada 31 Desember 2015 lalu, lalu berpisah tanpa berbicara satu sama lain. Keempatnya baru berkumpul lagi tahun lalu saat berpartisipasi untuk kebutuhan pembuatan dokumentasi di balik pembuatan film “The Dirt”. Bahkan saat itu pula, mereka sempat masuk studio rekaman dan menghasilkan empat lagu baru, yaitu “The Dirt (Est.1981)”, “Ride With The Devil”, “Crash And Burn” dan daur ulang lagu milik Madonna, “Like A Virgin”.

“Sejak memerankan sosok Tommy Lee di ‘The Dirt’, banyak penggemar saya yang berharap bisa menyaksikan Mötley Crüe yang sesungguhnya menggelar konser,” tutur rapper Colson Baker, atau yang lebih dikenal dengan nama Machine Gun Kelly. “Saya tak pernah menyangka hal itu akan menjado kenyataan. Para penggemarlah yang berbicara, dan Mötley Crüe mendengarkannya!”

Januari tahun ini, Nikki Sixx pernah menegaskan – yang termuat di situs Rolling Stone – bahwa Mötley Crüe tidak bakal pernah reuni lagi. “Terkadang,” katanya, “Saya melihat teman-teman saya seperti Aerosmith dan Metallica, dan saya seperti (berkata), ‘God damn it, apakah kami terlalu cepat pensiun?’ Tapi tidak bakal pernah ada konser lagi di masa mendatang. Mungkin kami hanya berkumpul dan melakukan jamming di ruang tamu Mick Mars.”

Sepanjang karirnya yang terbentang sejak 17 Januari 1981, Mötley Crüe sempat mengalami perubahan formasi. Saat menggarap album “Mötley Crüe” (1994), posisi vokal diisi oleh John Corabi (The Scream), sementara di album “New Tatto” (2000), posisi Tommy Lee digantikan Randy Castillo (Ozzy Osbourne). Album studio Mötley Crüe lainnya adalah “Too Fast for Love” (1981), “Shout at the Devil” (1983), “Theatre of Pain” (1985), “Dr. Feelgood” (1989), “Generation Swine” (1997) dan yang terakhir, “Saints of Los Angeles” (2008).

Lagu-lagu terbaik yang membuat nama Mötley Crüe abadi di kancah rock dunia antara lain adalah “Bitter Pill”, ”Girls, Girls, Girls”, “Kickstart My Heart”, “Wild Side”, “Dr. Feelgood”, “Same Ol’ Situation (S.O.S.)”, “Home Sweet Home”, “Don’t Go Away Mad (Just Go Away)”, “Without You”, “Too Fast for Love” dan “Shout at the Devil ’97”. (MK03)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY