Dengan mengedepankan konsep heavy rock, heavy metal atau classic rock yang terserap dari era ’70 hingga ‘80an, unit rock asal Tasikmalaya ini mencoba mengguratkan namanya di skena musik keras Tanah Air. Senandung Yoi! menyebut nama-nama seperti Judas Priest, Dio, Motorhead, Megadeth hingga pahlawan lokal seperti Godbless, Duo Kribo, Komunal bahkan Seringai sebagai sumber inspirasinya.

Dan itu semua dituangkan di album mini (EP) debut mereka yang bertajuk “Bergegas”, yang rencananya diletupkan pada Februari mendatang. Dan sebagai nomor pemanasan, Senandung Yoi! yang diperkuat formasi Agung “Brenkk” Kustriadi (vokal), Galih Yulian Permana (gitar), Gebby Bagas (bass), Ryan Heru (gitar) dan Racka Ramandika Pratama Putra (dram) telah melesatkan single pembuka berjudul “Berontak Berkarya”, sebuah single yang meneriakkan perlakuan tidak adil pemimpin korporasi terhadap orang-orang yang dipekerjakan sebagai buruh dalam tuturan liriknya.

“Jika merunut dari awal, sebenarnya lagu ‘Berontak Berkarya’ adalah lagu kedua yang kami rencanakan akan rilis setelah keluarnya lagu pertama kami, ‘Bergegas’. Akan tetapi dalam perjalanannya, akhirnya ‘Berontak Berkarya’ yang kami pilih untuk menjadi peluru pertama yang secara resmi kami rilis, dikarenakan materi dari lagu ini yang kami rasa sudah matang, mulai dari pengumpulan ide, brain storming, dan proses rekamannya itu sendiri. Meskipun sebenarnya kami sudah melalui dua kali proses rekaman untuk lagu ‘Berontak Berkarya’ ini, karena adanya beberapa bagian yang kami rasa harus diperbaharui,” urai pihak band kepada MUSIKERAS, panjang lebar.

Kendati terbilang lawas dalam pemilihan referensi musikal, namun Senandung Yoi! tidak begitu saja menerapkannya sesuai sumber referensinya. Dari sisi musik dan sound, Senandung Yoi! berusaha memasukkan unsur modern.

“(Karena) Kami ingin menyuguhkan musik yang ringan, mudah didengar dan lebih mudah dicerna arti dan maksud dari lagu kami oleh para pecinta dan pendengar musik keras, dan juga bisa diterima oleh orang-orang yang memang bukan pendengar dari musik keras seperti itu sebelumnya.”

Sejauh ini, EP “Bergegas” sendiri masih dalam proses pematangan materi dari masing-masing lagu, serta memilih output musik seperti apa yang ingin mereka keluarkan dari masing-masing lagu nantinya. Dan rencananya, perilisan “Bergegas” bakal memanfaatkan momentum Valentine Day.

“Mungkin terdengar agak absurd ketika Hari Kasih Sayang kami jadikan tanggal untuk merilis EP album kami yang mengusung musik keras dan sangat jauh dari konsep hari kasih sayang, yang identik dengan kelembutan tersebut. Namun kami yakin itu merupakan momen yang unik sekaligus tepat ketika orang-orang akan menjadikan Valentine Day highlight di medsos bahkan kehidupannya pada hari itu, dan kami memanfaatkan itu sebagai momen promosi band kami,” seru Senandung Yoi! beralasan.

Senandung Yoi! sendiri telah terbentuk sejak 13 Agustus 2018 lalu, digawangi oleh lima musisi yang memiliki latar belakang dan profesi yang berbeda-beda. Mereka memiliki keresahan dan kejenuhan dalam menggeluti profesinya masing-masing dan bermaksud menyampaikan aspirasi serta curhatan kehidupan sehari-harinya melalui lagu yang mereka bawakan.

“Tetapi kami tidak ingin terlihat cemen, sehingga memilih jalur musik keras agar terkamuflase. Dan berharap musik yang dibawakan sampai kepada para pendengar yang sama-sama merasakan hal serupa dari lirik yang kami curahkan di setiap lagu yang kami bawakan.” (aug/MK02)

.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY