Judul di atas adalah yang paling banyak dikhawatirkan orang-orang saat ini. Terutama oleh publik rock dan para pengagum Van Halen dari seantero jagat. David Lee Roth, vokalis Van Halen menyebut masa depan band itu sekarang benar-benar di ambang kepunahan.

Kepada media Las Vegas Review-Journal, David mengatakan kini nasib band rock yang telah mempengaruhi jutaan musisi rock di dunia tersebut sedang berada dalam ketidakpastian. Ya, apa lagi jika bukan disebabkan kondisi kesehatan gitaris sekaligus pentolannya, Eddie Van Halen yang terserang kanker tenggorokan.

Itulah sebabnya, David terpaksa harus memutuskan melanjutkan karir solonya kembali agar bisa tetap eksis di pentas rock dunia. Saat ini, ia menjalani manggung rutin di program residensi di Las Vegas.

“Eddie (Van Halen) sedang tidak sehat, sementara menyanyi dan menari adalah keterampilan yang mudah menghilang,” tutur David beralasan. “Jika Anda memiliki kapasitas, itu adalah sesuatu yang harus digunakan secara rutin.”

September tahun lalu, David juga pernah mengatakan bahwa tidak ada rencana Van Halen melakukan apa pun di masa mendatang. “Saya pikir Van Halen sudah selesai dan ini adalah babak selanjutnya,” katanya, merujuk pada proyek solo yang ia jalani saat ini.

Ada banyak rumor yang beredar seputar status kesehatan Eddie yang konon semakin memburuk. Belum lama ini, situs berita TMZ melaporkan bahwa Eddie telah bepergian antara Amerika Serikat dan Jerman untuk perawatan kanker yang telah diidapnya beberapa tahun belakangan. Situs itu juga menyebutkan bahwa ‘berita medis yang menyedihkan membuat beberapa orang mengira Eddie ada di ranjang kematiannya’.

Oktober lalu, Eddie terlihat mampir di sebuah toko dealer mobil McLaren di kawasan Beverly Hills dan berbaur dengan tim penjualannya, berfoto dan bahkan memberi ciuman ke salah satu penggemar. Namun beberapa hari setelahnya, juga beredar foto Eddie sedang berkunjung ke kantor seorang ahli bedah tulang belakang di Beverly Hills. Sebulan kemudian, TMZ melaporkan bahwa Eddie menghabiskan beberapa hari di rumah sakit karena adanya komplikasi pada perawatan kankernya. Sumber yang dekat dengan guitar hero legendaris tersebut mengatakan kepada TMZ bahwa Eddie dirawat di rumah sakit karena masalah usus dan sakit perut, keduanya akibat reaksi buruk dari konsumsi obat-obatan yang konon digunakan untuk memerangi kankernya.

Awal tahun lalu, sempat pula beredar desas-desus yang menyebut formasi klasik Van Halen akan bersatu kembali untuk pertama kalinya sejak 1984. Tidak jelas mengapa tur tersebut batal dilangsungkan, namun banyak yang menduga disebabkan oleh kemunduran kondisi kesehatan Eddie Van Halen.

Van Halen terbentuk di Pasadena, California pada 1972, yang dipelopori oleh dua bersaudara, gitaris Eddie Van Halen dan dramer Alex Van Halen. Dari 1974 hingga 1985, Van Halen juga diperkuat oleh David Lee Roth dan bassis Michael Anthony. Formasi ini melahirkan album studio “Van Halen” (1978), “Van Halen II” (1979), “Women and Children First” (1980), “Fair Warning” (1981), “Diver Down” (1982) dan “1984” (1984). Dari album-album tersebut antara lain melejitkan komposisi terbaik seperti “Eruption”, “Ain’t Talkin’ ’bout Love”, “Finish What Ya Started”, “Hot for Teacher”, “And the Cradle Will Rock…”, “Runnin’ with the Devil”, “Dance the Night Away”, “Jump” dan “Panama”.

Sementara ketika Sammy Hagar bergabung menggantikan David Lee Roth pada Juli 1985, Van Halen melanjutkan karirnya dengan gemilang, menelurkan “5150” (1986), “OU812” (1988), “For Unlawful Carnal Knowledge” (1991) dan “Balance” (1995) – album-album studio yang beramusikan single “Dreams”, “Love Walks In”, “Can’t Stop Lovin’ You”, “Runaround”, “Why Can’t This Be Love”, “When It’s Love”, “Right Now” dan “Don’t Tell Me (What Love Can Do)”.

Terhitung sejak Maret 2019, penjualan seluruh album rekaman fisik Van Halen tercatat telah terjual lebih dari 80 juta keping di seluruh dunia. Bahkan di Amerika serikat, Van Halen adalah salah satu dari hanya lima band rock yang berhasil menempatkan rekor penjualan dua album studionya di atas angka 10 juta keping. (MK03)

.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY