Unit musik keras wajah baru asal Tangerang ini menyebut konsep musiknya dengan istilah ‘metal rockestra’. Seperti apa? Dengarkan single perdana mereka yang bertajuk “Rise Again”, sebuah lagu yang menceritakan usaha untuk bangkit kembali dari keterpurukan, yang terinspirasi perjalanan hidup sang gitaris, Kiki ‘Kiben’.

Namun jika harus menggambarkannya, ’metal rockestra’ dijelaskan Meteora sebagai konsep yang antara lain terinspirasi dari soundtrack anime yang terdengar catchy di telinga, sekaligus menggabungkan berbagai unsur musik seperti rock, nu metal, Japanese rock plus nuansa orkestra dan scream di lagunya.

“Menjadikan musiknya lebih kaya. Untuk referensi musiknya kami terinspirasi dari band-band seperti Linkin Park, Avenged Sevenfold dan band-band dari Japanese rock yang mengisi soundtrack-soundtrack anime,” tutur pihak band kepada MUSIKERAS.

Proses rekaman “Rise Again” sendiri dilakukan para personel Meteora, yakni Kiki ‘Kiben’, Noer ‘Noe’ Septian (vokal), Septian ‘Iyan’ Ardi (bass) dan Ilham ‘Iam’ (dram) di studio Dream Step Record di kawasan Bintaro sektor 9, selama sekitar sebulan, di tengah kesibukan para personelnya. “Dimulai pada awal Februari dan selesai mixing-mastering di akhir Februari.”

Setelah single debut tersebut, Meteora yang baru terbentuk pada awal 2020 lalu rencananya bakal menggarap single kedua pada April 2020 mendatang, sekaligus menjalani persiapan penggarapan materi untuk album mini (EP). “Di tengah wabah virus corona proses harus tetap berlanjut.” (aug/MK02)

.

 

1 COMMENT

LEAVE A REPLY