Masih dengan konsep peleburan metalcore dan djent, unit cadas asal Surabaya ini kembali melanjutkan petualannya. Lewat single terbarunya, yang bertajuk “Barzakh”, Ocean menceritakan perjalanan setelah menghadapi kematian dan siksaan. Cerita ini merupakan lanjutan dari episode di single pertama mereka, “Misguided” yang dirilis pada 2018 lalu. Rencananya, kedua single tersebut adalah bagian dari sebuah trilogi, yang nantinya akan ditutup di perilisan album mini (EP) pertama Ocean, yang diharapkan bisa rilis pertengahan tahun ini juga.

Untuk mempromosikannya, Ocean yang dihuni formasi Muhammad Asyiqun Nahdli (vokal), Arfian Rezkandi Putra (gitar), Moh Arief Febrianto (dram), Eryan Juni Lianto (bass) dan RM Muh Fertino (gitar) telah melampiaskan sebuah visualisasi video musik yang berkonsep ‘gelap’, hasil kolaborasi mereka dengan Insting Creative Lab. Video “Barzakh” sendiri telah tayang di kanal YouTube sejak 13 Maret 2020 lalu.

“Barzakh” sendiri digarap Ocean dengan penerapan proses kreatif yang terbilang sederhana. Diawali jamming, lalu penyusunan sampling, selanjutnya langsung masuk ke dapur rekaman dan mengeksekusinya selama sekitar sebulan. “Kami merekam semua materi track, termasuk single ‘Misguided’ dan ’Barzakh’ di Masarict Home Recording,” tutur pihak band kepada MUSIKERAS.

Lalu, seperti yang disebut di atas, Ocean pun menerapkan konsep gabungan djent dan metalcore, yang antara lain sangat dipengaruhi oleh gaya Architects, band progressive metalcore/mathcore asal Inggris.

“Penggambaran pesan semiotik-nya terletak pada ornamen ambience yang ada di struktur aransemen lagu, dan beberapa entakan breakdown djent simpel. Selain Architects, kami juga mengambil referensi dari (band) Polaris, Thornhill, Vitalism dan Counterparts.”

Selain berupa video musik, “Barzakh” juga bisa didengarkan melalui berbagai gerai layanan jasa dengar musik digital (streaming) seperti iTunes, Spotify, Deezer dan Amazon Music.

Oh ya, Ocean sendiri sebenarnya sudah mulai menggeliat di skena musik cadas sejak 2015, dengan nama awal Ocean of Napoleon. Namun pada 2018, para personelnya sepakat menyingkat nama menjadi Ocean. (mdy/MK01)

.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY