Pemanasan sebelum merilis album debutnya pada Mei 2020 mendatang, unit Japanese punk asal Malang ini meletupkan single pertamanya yang bertajuk “Miracle” sejak 17 April 2020 lalu.

“Miracle” sendiri adalah sebuah lagu yang dipersembahkan Funny Monday sebagai representasi dari hebatnya sebuah keajaiban. Mengandung pesan yang mengingatkan dan menguatkan bahwa masih ada harapan untuk kembali bangkit dan meraih mimpi, menegaskan bahwa tidak ada waktu untuk meratapi kegagalan di masa lalu, hanya fokus memandang ke depan dan tidak lagi menoleh ke belakang. Tentu akan ada sebuah keajaiban yang menanti di ujung sana bagi mereka yang selalu mempercayainya.

Single “Miracle” sebenarnya sudah ditulis dan digarap Funny Monday sejak 2016 lalu. Aditya Putra Pratama (vokal/bass), Yosua Adi Prasetyo (gitar/vokal) dan Peter Rahmani (dram) merekamnya di Vamos Record Malang.

“Pengerjaan single tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama, namun untuk proses rekaman kami memakan waktu empat tahun dikarenakan satu dan lain hal,” urai pihak band kepada MUSIKERAS mengungkapkan.

Dari segi musikal, Funny Monday sangat terinspirasi dari berbagai band maupun solois Jepang. Namun di antara band-band tersebut, mereka menyebut nama Dustbox sebagai band yang paling mendominasi musik Funny Monday. Bagi Funny Monday, karakteristik Japanese Punk cukup unik didengar telinga.

Di lagu “Miracle” ini, Funny Monday tidak sendiri. Mereka juga menggandeng Bagus dari Bad Eleven untuk turut mengisi porsi vokal di lagu tersebut.

Funny Monday terbentuk pada 14 Maret 2016, yang awalnya digerakkan oleh formasi Aditya Putra Pratama, Yosua Adi Prasetyo, Peter Rahmani, gitaris Adrian dan bassis Arya. Mereka berlima kerap berkumpul dan akhirnya sepakat membentuk band di sebuah UKM kampus pada hari Senin, dalam suasana yang ‘fun’.

“Inilah mengapa kami menamai band ini Funny Monday. Seiring berjalannya waktu, Arya dan Andrian memutuskan untuk mundur. Jadi kini Funny Monday tersisa tiga orang personel.” (aug/MK02)

.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY