Bandcamp, perusahaan penyedia jasa distribusi dan penjualan musik digital asal Amerika, kembali tunjukkan kepeduliannya terhadap nasib musisi yang telah kehilangan sebagian besar pendapatannya akibat terjangan virus Corona atau Covid-19. Khusus hari ini, atau tepat 1 Mei 2020 jika mengacu waktu AS, Bandcamp menyumbangkan 100 persen dari pendapatan tiap artis atau musisi yang menggunakan jasanya, dan akan disalurkan kepada masing-masing artis tersebut. Jadi jika Anda ingin membantu para musisi atau band idola kalian yang menjual karyanya – baik itu berupa karya rekaman atau merchandise – di Bandcamp, hari inilah kesempatan terbaik untuk berbelanja di Bandcamp.   

Sebelumnya, pada 20 Maret 2020 lalu, Bandcamp telah melakukan gerakan serupa, menyerahkan hasil penjualan selama 24 jam pada hari itu kepada para musisi yang bekerja sama atau menggunakan jasa Bandcamp. Tujuannya tentu saja, demi memberikan peluang bagi para musisi – khususnya musisi independen – untuk berjuang mendapatkan penghasilan tambahan sebagai imbas dari banyaknya pembatalan pertunjukan konser.

Kebijakan tersebut rupanya disambut baik para konsumen Bandcamp. Menurut berita yang disiarkan pihak Bandcamp, angka penjualan perusahaan pada hari itu mencapai 15 kali lebih tinggi dibanding biasanya. Organisasi tersebut berhasil mengumpulkan total sebanyak USD 4,3 juta – atau sekitar Rp 69 milyar – untuk band-band yang menjajakan dagangan musiknya di lapak Bandcamp. Sepanjang hari itu, penjualan di bandcamp mencapai 800 ribu transaksi.

“Pada 20 Maret 2020, kami melepaskan pembagian pendapatan untuk membantu artis dan label yang terkena dampak pandemi, membantu para artis menutupi sewa, hipotek, bahan makanan, obat-obatan, dan banyak lagi. Benar-benar menginspirasi,” ujar Ethan Diamond, salah satu pendiri dan CEO Bandcamp lewat pernyataan resminya.

Tapi, lanjutnya lagi, pandemi dan dampaknya terhadap komunitas musik belum berakhir. Jadi hari ini, Bandcamp berinisiatif kembali melepaskan pembagian pendapatan untuk semua penjualannya hari ini.

“Lebih dari 150 seniman dan label menawarkan diskon, barang eksklusif, bundel barang dagangan, dan lebih banyak lagi Jumat ini. Musisi akan terus merasakan efek dari kehilangan penghasilan tur selama beberapa bulan mendatang, jadi kami juga berbagi beberapa ide di bawah ini tentang bagaimana penggemar dapat mendukung artis yang mereka cintai dan bagaimana artis dapat memberi cara baru memberi dukungan yang kreatif kepada penggemarnya. Ini mungkin terdengar sederhana, tetapi cara terbaik untuk membantu artis adalah dengan dukungan keuangan Anda secara langsung, dan kami harap Anda akan bergabung dengan kami selama beberapa bulan mendatang saat kami bekerja untuk mendukung seniman dalam masa yang penuh tantangan ini.”

Selain pada 1 Mei, Bandcamp selanjutnya juga akan melepas 100 persen pendapatan artis yang bekerja sama dengan mereka setiap Jumat pertama setiap bulannya, atau tepatnya pada 5 Juni dan 3 Juli 2020 mendatang.

Bandcamp adalah sebuah perusahaan pribadi asal Amerika Serikat yang didirikan pada 2007 oleh Ethan Diamond serta programmer Shawn Grunberger. Keduanya juga lantas berkolaborasi dengan dua programmer lainnya yakni Joe Holt dan Neal Tucker untuk mengembangkan Bandcamp.

Kelebihan utama Bandcamp adalah penyediaan situs mikro untuk sharing karya musik yang bisa dimodifikasi sendiri oleh para artis atau label yang menggunakannya, sesuai dengan kebutuhan promosinya. Seluruh trek yang diunggah bisa didengarkan secara gratis oleh pengunjung situs tersebut, namun disediakan pula fitur akses untuk pembelian trek-trek yang dipromosikan dengan harga yang fleksibel. Bahkan bisa dalam bentuk donasi. Dan ya, situs ini juga terintegrasi ke berbagai kanal media sosial. Pada awal 2015, para artis yang menggunakan Bandcamp konon telah berhasil meraup dana sebesar USD100 juta  untuk keseluruhan penjualan karya musiknya. (MK03)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY