Walau terkendala domisili, dimana salah satu personelnya berada di kota berbeda, namun akhirnya trio heavy rock asal Tasikmalaya, Jawa Barat ini berhasil merampungkan dan merilis album mini (EP) debutnya, yang bertajuk “Mythology”.

Butuh waktu dua tahun bagi Havmand untuk bisa mewujudkan perilisan “Mythology” tersebut, terhitung sejak Iqbal Tawakkal (vokal/gitar), Yepi Setiadi (bass) dan Yogi Kurniawan (dram) pertama kali memasuki studio untuk proses rekaman pada 2018 lalu. Pada masa ini pula, Havmand sempat melepas sebuah EP demo yang berisikan lagu “The Siren” dan “Satan Soul” dalam format cakram padat (CD) terbatas. Proses alot berlangsung selama dua tahun karena Iqbal berdomisili di Yogyakarta, sementara Yepi dan Yogi di Tasikmalaya. Hal itu mengakibatkan ketiganya harus rela menunggu beberapa lama untuk kelahiran EP pertamanya.

Dari sisi musikalitas, Havmand mendeskripsikan musik di “Mythology” masih mengarah ke olahan riff gitar yang padat, sound fuzzy serta dinamika tempo musik yang naik turun.

“Maksudnya kami memainkan musik dengan tempo pelan, lalu tiba-tiba naik dengan balutan groove di dalamnya. Begitu pun sebaliknya, bisa dari kencang tiba-tiba down tempo. Musik kami banyak dipengaruhi beberapa band (luar), di antaranya Black Sabbath, Uncle Acid & the Deadbeats dan The Sword. Beberapa lagu di ‘Mythology’ memang terpengaruh dari band-band tersebut,” papar Havmand kepada MUSIKERAS, mengonfirmasi.

Dari empat lagu yang mereka suguhkan di EP, Havmand yang terbentuk sejak 2017 ini menyebut komposisi “Demon Slayer” telah memberikan para personelnya kepuasan dari sudut pandang penggarapan musikalitasnya.

“Alasannya mungkin karena lagunya (berdurasi) sekitar delapan menitan, jadi part-nya cukup banyak dan beda-beda. Saking banyaknya part kadang lupa. Ini yang bikin kami mikir terus gimana caranya part yang banyak ini dipadatkan menjadi sebuah lagu. Akhirnya aransmennya pun benar-benar dipikirin. Hasilnya kami sangat puas.”

Selain “Demon Slayer”, karya rekaman “Mythology” juga beramunisikan lagu “The Siren”, “Kingdom of Illusion” dan “Satan Soul”, dan kini telah diedarkan dalam format kaset sejumlah 50 unit sejak 24 April 2020 lalu. (aug/MK02)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY