Usai meletupkan album “Thirsty” secara resmi pada April 2019 lalu, kuartet punk rock asal Jakarta Timur ini langsung meluncurkan video lirik pertamanya untuk single “Hajar Jahanam”. Tidak tanggung-tanggung, visualisasi lirik tersebut digarap langsung oleh label asal Melbourne, Australia bernama Heavy Mental Records, yang kebetulan juga merilis “Thirsty” dalam format cakram padat (CD).

Lips!! dan pihak label mencoba memikirkan konsep yang cocok untuk video lirik “Thirsty”, dan akhirnya sampai pada keputusan bahwa, sesuai dengan judulnya, visualisasi yang unik dan liar dalam penyajiannya lebih cocok. Dan Lips!! berharap semoga setelah pandemi Corona berakhir, mereka bisa segera meliar bersama di panggung-panggung selanjutnya.

Lagu “Hajar Jahanam” sendiri masih menjadi salah satu nomor favorit Lips!! saat beraksi di panggung. Selalu ditempatkan pada urutan terakhir dengan geberan beat yang cukup mengentak, vokal yang lantang, yang memancing para audiens untuk ikut sing along dan stage diving.

Dilla (vokal), Agus (gitar), Hari (bass) dan Ihsan (dram) menyebut single “Hajar Jahanam” sebagai ungkapan kemarahan yang meletup-letup, sesuai dengan eksplanasi lirik dimana sesuatu masalah yang seharusnya bisa diselesaikan baik namun dengan sengaja diumbar ke publik sehingga dapat merugikan salah satu pihak.

“Untuk inspirasi musiknya, kami menggabungkan tiga personel yang juga mempunyai band di luar Lips!!, yang juga memainkan genre berbeda. Ihsan yang basicly kental memainkan beat HC punk dan neocrust bersama bandnya, Dilla dengan Fuze Noise Rock-nya, dan Agus dengan Punk Rock-nya. ‘Hajar Jahanam’ dibuat mengalir begitu saja tanpa terpaku influence tertentu. Hanya penggabungan karakter dari basic masing masing member dan sepakat membuat sesuatu yang berbeda. Secara inspirasi dan influence berawal dari ide Dilla, kesukaan dia akan Siouxie and The Banshees, Blondie, dan Sonic Youth,” urai Lips!! kepada MUSIKERAS, menjelaskan.

Penggarapan “Thirsty” yang berisi 10 lagu menghabiskan waktu sekitar enam bulan, dari Juli hingga Desember 2018. Keseluruhan proses rekaman, termasuk mixing dan mastering dilakukan di Fake Hero Studio Bogor dengan bantuan Bime (Superiots) untuk urusan teknis. Oh ya, pada saat penggarapannya, Lips!! hanya diperkuat tiga personel, yakni Dilla, Agus dan Ihsan, karena bassis sebelumnya, Adjie (The Jansen) mengundurkan diri. Saat rekaman, isian bass dieksekusi oleh Jaws.

“Rekaman menggunakan pola track tanpa metronome untuk bisa mendapatkan soul dari semua lagu yang dibuat, termasuk ‘Hajar Jahanam’. Konsep tanpa metronome ini, selain menghemat waktu, juga menghemat biaya.”

Lips!! yang mulai menggeliat di skena pada 2017 lalu terbentuk karena ikatan pertemanan masing-masing personelnya di Rumah Kolektif, yang merupakan tempat berkegiatan dan berkreatifitas para penghuninya. Lips!! juga bisa dibilang merupakan project dari masing-masing personel dari band Sugarkane, The Stocker, Ugly Bastard dan HIJ.

Selain rilisan fisik CD, “Thirsty” juga bisa didapatkan dalam format pita kaset yang diproduksi oleh Necros Records, dan juga tersedia di berbagai layanan jasa dengar musik digital (streaming) seperti Bandcamp, Spotify, iTunes, dan platform musik digital lainnya. (mdy/MK01)

.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY