HELLCRUST Sempurnakan Dedikasi di Konser “Wave of Sejawat”

Usai gebrakan album “Sejawat” pada Juni 2020 lalu, kini Hellcrust menyempurnakan aksi dedikasinya terhadap Balamaut, yakni sebutan untuk para pemujanya, lewat sebuah konser istimewa bertajuk “Wave of Sejawat” yang bakal digeber pada Jumat, 14 Agustus 2020 mendatang.

Iya, tentunya hajatan tersebut bakal disiarkan secara virtual mengikuti protokol Covid-19, demi menjaga keselamatan dan kesehatan semua yang terlibat. Jadi “Wave of Sejawat” nantinya bisa ditonton via akun YouTube Hellcrust Official.

“Konser virtual ini diselenggarakan sebagai bentuk dedikasi Hellcrust kepada Balamaut atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan, juga sebagai bentuk konsistensi untuk terus berkarya di tengah pandemi,” ujar Arslan ‘Alan’ Musyfia, pembetot bass Hellcrust, mewakili rekan-rekannya di band.

Untuk menyaksikan “Wave of Sejawat”, para Balamaut bisa membeli tiketnya dengan mengakses Tiket.com, atau bisa juga melalui link https://www.tiket.com/to-do/wave-of-sejawat. Harga tiket tersedia dalam beberapa paket penjualan, mulai dari harga Rp 20.000 untuk mendapatkan tautan (link) live streaming, lalu Rp 60.000 untuk mendapatkan link tadi plus CD album “Sejawat”, serta Rp 160.000 untukmendapatkan link dan juga official t-shirt Hellcrust, Sejawat. 

Dengan dilaksanakannya acara konser virtual di tengah pandemi, segenap tim dan kru yang bertugas tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah, dimana jumlah kru dan panitia acara dibatasi tidak sampai 30 orang. Dan mereka diwajibkan menggunaan masker selama konser berlangsung, menyediakan cairan pencuci tangan (hand sanitizer) serta melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap tiap individu yang hadir di lokasi acara disiarkan.

“Wave of Sejawat” sendiri menandai acara konser virtual pertama yang pernah diselenggarakan oleh Hellcrust, mengingat kondisi pandemi yang masih berlangsung dan masih belum menunjukkan adanya perbaikan situasi menjadi normal seperti sediakala. Melalui event virtual seperti inilah, Hellcrust yang bakal diperkuat formasi terkininya: Arslan Musyfia, Nyoman Bije (gitar), Andyan Gorust (dram), Dirk ‘Derik’ Marthin (gitar) dan Septian ‘Asep’ Maulana (vokal) berupaya untuk tetap menggairahkan industri hiburan Tanah Air, khususnya industri musik metal.

Album “Sejawat” sendiri merupakan karya rekaman album terakhir Hellcrust dengan vokalis Japra ‘Japs’. Dari segi konsep musikal, mereka mengaku berusaha menutup hal yang belum bisa mereka terapkan di album sebelumnya, “Kalamaut” (2016), mulai dari eksplorasi permainan, sound, lirik dan lain sebagainya.

Hellcrust menggarap “Sejawat” sejak 2018 lalu, yang dimulai dari beberapa part lagu yang direkam secara mandiri oleh Alan dan Bije. Namun untuk brainstorming keseluruhan baru dimulai sejak mereka merilis single “Rimba Khalayak”. Keseluruhan lagu direkam di Three Sixty Studio, Jakarta, yang mana eksekusinya dibantu secara teknis oleh Iskandar Aziz. Sementara untuk mixing dan mastering masing-masing dipercayakan kepada Topan ‘Iphe’ Trinanda (Three Sixty) serta Erwinn di Sound Sixty Studio, Jakarta. (*/MK01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *