DISTRUGE Lampiaskan “Konflik Karma” dan “Angering Whisper”

‘Sang Penghancur’ asal Blitar, Jawa Timur ini hadir lagi setelah hampir tiga tahun tidak melampiaskan karya rekaman sejak merilis album mini (EP) “Die Under The System”. Tidak tanggung-tanggung, kini unit metal hardcore yang terbentuk sejak awal 2007 silam ini langsung meletupkan dua single sekaligus, masing-masing bertajuk “Konflik Karma” dan “Angering Whisper”. Mereka meraungkannya di tengah kelesuan akibat wabah pandemik Covid-19.

Lirik berisi pesan positif menjadi fokus Distruge di kedua karyanya tersebut. “Konflik Karma” menceritakan tentang seseorang yang selalu di bayangi-bayangi dengan apa yang dia lakukan pada kehidupan masa lalu. Lalu pada suatu titik, lambat laun dia mencoba mengubah keadaan tersebut untuk kehidupan yang lebih baik. Sementara di “Angering Wispher”, menceritakan tentang bisikan, ekspresi dari kemarahan yang tak terkendali dan menekan rasa amarah di dalam bayang-bayang untuk mencoba membawa amarah tersebut ke suatu energi yang positif.

Proses rekaman sudah dimulai oleh formasi Andra Bayu (vokal), Bagus Galih (gitar), Vian (gitar), Aan (bass) dan Yanuar (dram) sejak 2017 lalu, namun tidak selesai disebabkan kesibukan para personelnya. Dengan aktifitas masing-masing, lalu ditambah keluarnya vokalis lama, Bayu Eka karena sibuk dengan pekerjaan dan tidak bisa membagi waktu, sempat membuat Distruge vakum. Mereka kebingungan mencari sosok vokalis baru dengan karakter sesuai yang diinginkan. Singkat cerita, Andra Bayu yang sebelumnya justru berada di belakang perangkat dram menjadi solusi. Ia maju untuk memperkuat lini vokal dan mewariskan tugas sebagai dramer kepada ‘darah muda’, Yanuar.

“Proses untuk merilis kedua lagu tersebut membutuhkan waktu sekitar kurang lebih tiga bulan dan proses rekaman dilakukan di studio rekaman Orvius Sound Lab,” beber pihak band kepada MUSIKERAS, melengkapi info.

Dibanding EP “Die Under The System”, Distruge menyebut ada perbedaan yang signifikan dalam proses perekaman “Konflik Karma dan “Angering Whisper”. Terutama dari segi lirik yang lebih emosional, lalu olahan sound, karakter vokal dan aransemen dram. 

Rencana berikutnya, Ditruge akan menyelesaikan dua materi baru lagi, yang saat ini masih dalam proses penggarapan. Pada akhir 2020 mendatang, Distruge akan merilis sebuah video klip untuk lagu “Angering Wispher”, menyusul video “Konflik Karma” yang sudah lebih dulu dibuat. Lalu ada pula wacana untuk segera menggarap EP baru atau album.

“Sudah direncanakan dan berharap terwujud di tahun 2021, sekaligus mencari label untuk bekerja sama dalam pembuatan EP atau album Distruge,” ujar Distruge optimis. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *