ANIPH PREVOCALIC Lampiaskan “Dimensi” yang Sakral

Karya rekaman debut dari unit metalcore asal Depok, Jawa Barat ini akhirnya tersiar ke publik metal. Sebuah album ‘sakral’ bertajuk “Dimensi” yang telah digodok sejak lama, dan kini berhasil dirampungkan, lalu diedarkan via label independen Summer Vibe Records (Indonesia) pada Agustus 2020 lalu.

Proses pembuatan album tersebut, menurut para personel Aniph Prevocalic – Faisal Rahman (vokal), Zainal Arifin (gitar), Rustam Anggi (bass), Prasasti Wicaksono (gitar) dan Fakhrul Roji (dram) – melewati banyak proses workshop yang intens. Ada perubahan riff-riff gitar untuk hasil yang memuaskan, serta hadirnya vokalis tamu; Cheko dari band Kobe mengisi dua lagu – “Dimensi” dan “Degradasi Moral” – yang membawa warna tersendiri di garapan musik band bentukan November 2009 silam ini.

“Proses kreatifnya berjalan hampir setahun lamanya dikarenakan faktor kesibukan masing-masing personel, jadi harus membagi waktu antara pekerjaan dan rekaman. Untuk dram kami take di Venom Studio, Jakarta Selatan, sementara vokal, gitar dan bass kami rekam sendiri di studio rumahan di Krukut, Depok, Jawa Barat,” beber pihak band kepada MUSIKERAS.

Bagi Aniph Prevocalic, album “Dimensi” merupakan karya yang berisi materi-materi berbeda, khususnya jika dibandingkan dengan album mini (EP) “Increase Renewal” yang mereka rilis pada 2013 silam. Kali ini komposisinya lebih ‘dewasa’, lebih nasionalis karena dirilis pada bulan kemerdekaan dan keseluruhan lagunya menggunakan bahasa Indonesia sehingga lebih mudah dicerna. 

“Dari segi musikal kami merasa lebih tight dan bright, lebih menonjol dibanding EP yang lalu. Banyak groove part, lead dan enak buat headbang kecil kalau lagi dengerin sambil pakai headset,” cetus mereka lagi, meyakinkan.

Saat menggodok aransemen dan komposisinya, Aniph Prevocalic banyak menyerap berbagai referensi untuk mendapatkan hasil yang maksimal, antara lain dengan mendengarkan album-album Arch Enemy era “Doomsday Machine”, “Rise Of The Tyrant”, lalu As I Lay Dying era album “Shadows Are Security”, “An Ocean Between Us” hingga lagu-lagu hard rock dan glam rock era ’80an.

Sepuluh lagu yang digeber di “Dimensi” kini bisa dilahap via berbagai platform penyedia jasa dengar musik digital (streaming) seperti Spotify, Joox, Apple Music, Youtube Music, Amazon Music hingga Deezer. Bagi Aniph Prevocalic, platform digital sengaja dipilih agar bisa memaksimalkan jangkauan pendengar album “Dimensi”. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *