Dengarkan HELLIUM, Racikan Segar di Skena Metal

Setelah ditunda beberapa lama lantaran pandemi sambil menunggu momentum yang tepat, akhirnya unit metal asal Cianjur, Jawa Barat ini resmi menunjukan taringnya, lewat single debut bertajuk “Many Faced God”. Hellium sendiri merupakan proyek band sampingan gitaris Rey Prayoga dari unit melodic death metal Hegemony of God.

Di “Many Faced God” ini, Rey yang meracik konsep musiknya menghadirkan komposisi yang lebih terkesan ‘dewasa’ dengan warna yang terbilang ‘baru’ di telinga para penikmat musik cadas. Hellium yang resmi dibentuk pada 7 Februari 2020 lalu memadukan beberapa warna dan karakter hasil serapan dari alternative metal, hard rock, heavy metal dan post-grunge.

“Dari segi musikalitas, Hellium mengombinasikan beberapa genre, namun lebih tertuju ke metal dan kami coba kemas secara soft dan easy listening. Yang meng-influence Hellium dalam proses pembuatan single ini yaitu (band seperti) Slipknot, Stone Sour, Alter Bridge dan Tremonti,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, menegaskan.

Sementara untuk lirik, “Many Faced God” mengandung pesan dan diksi normatif yang dikemas dalam kiasan metafora apik, spesifik dan cukup satir,  yang memang lazim terjadi di tengah-tengah kehidupan manusia. Kalimat yang dijadikan judul, adalah serapan kata dengan makna manusia yang menuhankan kemunafikan. Dalam konteks single ini, Hellium memaparkan tentang orang-orang munafik, serakah, penjilat, orang yang melakukan segala cara agar niat busuk mereka terpenuhi.

Tim inti Hellium, yakni Rey, vokalis Tinu Ruhaidi serta gitaris Ridwan Ibrahim menggarap “Many Faced God” selama sekitar empat bulan dikarenakan terkendala pandemi. Mereka mengeksekusi rekamannya di Mr. Records Studio.  

“Sebetulnya pada bulan Juni pun sudah selesai untuk proses rekaman lagunya, namun kami menunggu momen yang tepat untuk launching single ini.”

Target Hellium berikutnya, setelah perilisan “Many Faced God” adalah mengejar target perampungan album mini (EP) dan juga menyiapkan peluncuran single kedua. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *