Eksklusif: Sambutlah Trio SUPERLOVE yang Kaya ‘Breakdown’

Bayangkan… jika bait-bait pop di grup 1975 dipadukan dengan patahan-patahan (breakdown) gitar a la Bring Me the Horizon. Seperti apa hasilnya?

Bisa jadi trio asal Bristol, Inggris inilah jawabannya. Superlove yang dihuni Jacob Rice (vokal/bass), Jon Worgan (gitar/vokal) dan Alex Matthews (dram) ini benar-benar hadir lewat ramuan musik segar yang mengentak. Mereka menyebutnya ‘noise pop’, seperti yang telah diterapkan di single “I Love It”, “Think Abt U” dan yang terbaru, “Untouchable”.

Sebelumnya, materi musik yang sudah pernah dirilis Superlove, di antaranya seperti “Big Lies Boy”, “Greener Grass” dan “Book A Holiday” telah didengarkan sebanyak lebih dari 400.000 kali di berbagai platform digital. Gebrakan itu langsung menempatkan trio bentukan awal 2018 ini sebagai andalan baru skena alternative rock bersama band-band seperti Roam, Dream State, Stand Atlantic dan Vukovi. 

Berikut ini, beberapa pertanyaan dari MUSIKERAS seputar konsep musik serta materi album mini (EP) debutnya, yang dijawab langsung oleh pihak Superlove:

Mengapa menyebut musik kalian ‘Noise Pop’? Jelaskan ….

Noise-Pop secara langsung mereferensikan elemen berbasis rock dan gitar yang berat dari musik kami yang kemudian dilebur dengan sisi pop. Synth serta tekstur yang kami gunakan di keseluruhan lagu akan selalu menampilkan sisi yang lebih ringan dari band ini, sisi pop adalah sesuatu yang akan terus kami jelajahi ke depannya.

Bagian-bagian breakdown dalam musik kalian sangat menarik. Dari mana kalian mendapatkan ide untuk mengeksplorasi gaya itu?

Kami semua adalah penggemar berat genre metal dan selalu menemukan bahwa kebanyakan orang menikmati riff-riff gitar dalam musik cadas, tetapi terlalu mudah terganggu oleh elemen lain dari genre tersebut. Kami menyukai gagasan membuat bagian-bagiannya sedikit lebih mudah diakses oleh mereka yang tidak menyukai sisi teriakan-teriakannya (dalam musik metal).

Menurut kalian, mengapa tiga musisi saja di Superlove sudah cukup? Ada alasan khusus?

Sebagian band favorit kami terdiri atas tiga orang, seperti blink-182, Green Day, Jonas Brothers dan Biffy Clyro. Kami selalu menemukan bahwa kami bisa menyampaikan dengan tepat seperti apa kami ingin terdengar hanya dengan tiga personel, kami justru bermain jauh lebih solid karenanya. Itu juga membuat segalanya menjadi lebih mudah untuk diatur dan kami tidak pernah membayangkan jika ada lebih dari tiga orang di band, pasti akan mengubah karakter suara band ini.

EP baru kalian akan rilis akhir tahun ini. Dapatkah kalian memberi kami gambaran tentang apa yang mengilhami karya rekaman tersebut?

Inspirasi utama di balik EP adalah tema kehidupan sehari-hari, baik pengalaman yang kita semua miliki atau apa yang dialami banyak orang seusia kita setiap hari. Isi lirik utama membahas bagaimana kita terkadang khawatir tentang apa yang terlalu dipikirkan orang tentang kita dan bagaimana meninggalkan rumah bisa menjadi bagian yang begitu lama dari hari kita. Secara musik, kami memastikan kami menjelajahi berbagai minat kami dengan memanfaatkan lebih banyak sisi indie dan pop dari selera musik kami, dengan mengarah ke lagu-lagu yang jauh lebih lembut, yang membuat kami sangat bersemangat untuk segera didengar orang.

Superlove akan merilis album mini (EP) self-titled via Rude Records pada 13 November 2020 mendatang. (mdy/MK01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *