PRADUGA TAK BERSALAH: “Kami di Ranah Stoner Rock yang Tidak Monoton.”

Usai melepas tiga demo pemanasan pada 24 November 2018 silam, yakni “Lion With a Little Love”, “Burn” dan “Firefly”, kini unit rock asal Yogyakarta, Jawa Tengah ini memantapkan keseriusannya menggetarkan skena rock independen di Tanah Air via perilisan album mini (EP) debut bertajuk “Play It Safe Then Go”.

Karya rekaman yang dikerjakan Septian Maulana (vokal), Alfian Wahyu Aji (gitar), Anjasmara Mirunggan Satria (bass) dan Mirzam Nopriandana (dram) dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun ini beramunisikan enam trek dengan karakteristik sound yang cukup berat dan menggebu-gebu.


Keseluruhan lagu menebarkan berbagai cerita di liriknya, mulai dari keresahan akan hidup yang monoton, tamparan untuk para pengeluh, sampai cerita tentang angan-angan yang tidak selalu tercapai. 

Sementara untuk konsep keseluruhan, di album ini Praduga Tak Bersalah mengeksplorasi ranah stoner rock yang dibalut dengan pengaruh warna musik lainnya agar tidak terdengar monoton. “Beberapa band atau musisi yang mempengaruhi kami dalam penulisan materi lagu di album ini yaitu Black Sabbath, Pearl Jam, The SIGIT, Fazerdaze, Metallica, Meshuggah dan beberapa band lainnya,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, meyakinkan. 

Dalam menjalani proses kreatifnya, Septian dan Pian mengawalinya lewat pembuatan riff gitar beserta vokalnya dalam bentuk yang masih sederhana. Dari situ aransemennya lantas digodok bersama-sama anggota band lainnya.

“Sebanyak tiga lagu dibuat pada 2017 dan sempat dirilis dalam bentuk demo pada tahun 2018, lalu direkam ulang pada tahun 2019 berikut dengan tambahan tiga lagu lainnya yang akhirnya dikemas dan dirilis dalam sebuah mini album bertajuk ‘Play It Safe Then Go’. Seluruhnya instrumen direkam di Arteri Records, kecuali instrumen dram yang kami rekam di Jogja Audio School.”

Sambil mempromosikan “Play It Safe Then Go” yang tersedia dalam format fisik (CD) dan digital streaming, Praduga Tak Bersalah yang terbentuk pada November 2017 lalu ini kini juga sudah memulai proses pengumpulan materi album debutnya. Konsepnya lebih ringan namun tetap terasa benang merahnya. “Doakan semoga proses workshop berjalan lancar sehingga kami dapat merekam dan merilis beberapa singel sebelum rilis album selanjutnya.” (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *