LORONG : “Kami Ingin Penggemar Loyal Saja!”

Enam tahun sejak merilis album “New Blood” dalam format rilisan fisik cakram padat, unit hardcore asal Denpasar, Bali ini kembali melakukan penyegaran terhadap album tersebut. Dengan memanfaatkan momentum hajatan Cassette Store Day 2020, Lorong yang terbentuk sejak 2007 silam ini pun meluncurkan versi kasetnya pada awal November 2020 lalu. 

Eksekusi produksi kaset “New Blood” yang beramunisikan 10 komposisi beringas tersebut diserahkan sepenuhnya kepada label Skullism Records. Jumlah yang dicetak sangat terbatas, hanya 30 keping kaset, dengan bandrol harga sebesar Rp. 40.000 per unitnya.

Lalu apa alasan Lorong memilih kaset?

“Selain alasannya dalam rangka hajatan Cassette Store Day, kami ingin membuat rilisin fisik dalam bentuk yang nyata. Kaset dipilih karena salah satu rilisan ini sekarang sudah mulai digemari kembali oleh kalangan penikmat musik. Kenapa dibuat hanya 30 keping? Karena kami ingin membuat yang lebih eksklusif dan ditujukan untuk para penggemar loyal Lorong saja,” ujar pihak band kepada MUSIKERAS, mengungkapkan.

Tentang konsep musik Lorong di “New Blood” sendiri, formasi Ida Bagus Suparsa Putra a.k.a. Gustra (vokal), Bayu Suwirya (gitar), Ketut Mangku (gitar), Wayan Bonchu (bass) dan Komang Pasek (dram) menyebutnya lebih cenderung ke geberan hardcore yang sebenarnya tidak terlalu rumit.

“Lebih ke riff-riff hardcore yang simpel dan cepat dengan suara vokal yang berat. Dan di album ‘New Blood’ juga kami ingin membawa harapan baru dan darah baru. Terus kuat, berdiri dan bergerak dengan membawa semangat perubahan ke arah yang lebih baik,” cetus Lorong, yang juga mengakui banyak menyerap pengaruh dari garapan musik band-band seperti Agnostic Front, Terror, Hatebreed dan Sick of It All. 

Usai perilisan kaset “New Blood”, Lorong ingin memanfaatkan momentum tersebut dengan segera menggarap single terbaru yang dicanangkan keluar awal tahun. Materi lagu-lagunya sendiri sudah ada beberapa yang terkumpul. Namun demikian, Lorong sama sekali belum memikirkan target untuk merilis album mini (EP) maupun album penuh. “Kami fokus mengeluarkan single dulu untuk sekarang!” (aug/MK02) 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *