HEARTED: “Kali Ini Kami Refleksikan Kemarahan yang Lebih Gelap.”

“Mind the Phatetics” adalah wajah baru dari unit metal hardcore asal Semarang, Jawa Tengah ini. Diletupkan sebagai gong menuju album penuh yang akan dirilis pada awal 2021 mendatang, dalam pendar yang lebih muram dan lebih reflektif dalam meraba tragedi yang terjadi dalam hidup keseharian. Sebuah representasi kemarahan, yang dikobarkan dalam perangai amarah yang membumbung, berkubang dalam medan pergulatan, lalu sesegera mungkin pergi begitu saja.

“Dalam single ‘Mind the Pathetics’ ini,” sergah pihak band kepada MUSIKERAS, “kami lebih merefleksikan amarah dalam setiap bait lirik dan mengubah ambient musik Hearted yang sekarang menjadi lebih gelap dengan lanskap suara yang lebih dalam, serta memberi tambahan solo gitar di beberapa bagian. Kami sedikit banyak terpengaruh band-band metallic hardcore Amerika akhir-akhir ini.”

Proses kreatif penggarapan single tersebut direkam formasi Afrizal Kurniawan (vokal), Denis Prayoga (bass), Tifan Alfian (dram), Dian Eka (gitar) dan Dandi Yunanto (gitar) di Studioqu Music Lab, Semarang pada Agustus 2020. Pengerjaan “Mind the Pathetics” diproduseri oleh DFAhmad a.k.a. Dzul, lalu racikannya dilengkapi oleh Hamzah Kusbiyanto dalam kemudi mixing dan mastering.

“Kami sedang dalam masa produktif untuk menggarap materi album kedua yang rencananya selesai awal tahun depan. Beberapa materi sudah siap direkam dan menunggu waktu saja. Di album kedua nanti, kami coba menempatkan amarah dan kesedihan lebih dominan, bisa disimak dari lirik yang sudah kami siapkan seperti di nomor terbaru kami,” beber pihak band mengungkapkan ancang-ancang berikutnya. 

Pada 2018 lalu, Hearted telah merilis album debut berjudul “Unity” dengan garapan konsep musik yang terdengar sangat newschool hardcore, dengan bait-bait yang penuh semangat dan mengusung tema pertemanan. Nah, di album berikutnya, Hearted bakal menerapkan formula yang berbeda. 

“Akan terasa berbeda baik secara musikal, sound dan tema yang diangkat. Ya, mungkin ini salah satu bentuk evolusi Hearted di tahun mendatang lewat rilisan baru kami. Semoga kabar ini bisa diterima dan terdistribusi dengan baik kepada semua teman-teman yang masih mendengarkan hardcore dari masa ke masa.”

Sedikit kisah tentang Hearted, yang kelahirannya diinisiasi oleh Dian dari Brain Vomit. Hearted bisa dikatakan merupakan proyek ‘patah hati’ beberapa musisi yang kecewa karena proyek musik sebelumnya mandek. Setelah mengajak beberapa teman untuk bergabung, terbentuklah Hearted dengan formasi awal Frans (Slakter), Tifan (Crowded) dan Agi (Out This Way). Di tengah penggarapan materi, Agi mengundurkan diri dan kemudian digantikan oleh Denis (Brain Vomit) sebagai pemain bass. Formasi inilah yang menggarap debut “Unity” yang dirilis di bawah naungan Heretostay Jakarta. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *