RUANG KENDALI Menghantui dengan Notasi Rock Repetitif

Berbahan bakar nuansa muram, dengan rayapan vokal dingin menusuk serta lirik yang merasuk ke dalam aransemen repetitif menghantui, “Reprise” menjadi perkenalan yang baik bagi unit rock pendatang baru dari Malang, Jawa Timur ini. Ruang Kendali menghidupkan nuansa alternative rock era ‘90an sampai awal 2000an dengan sentuhan notasi yang akrab dengan telinga pendengar muda. Benang merah musiknya menyerap pengaruh dari band-band seperti Basement, Citizen, Movement dan Title Fight yang tertaut rapi dan menghasilkan warna tersendiri bagi Ruang Kendali.

Lebih jauh, dari segi musikal, band yang dihuni formasi Andrian ‘Rian’ Adianto (gitar), Bimo Donoseputro (gitar), Ditra Tryasniansa (bass), Andhi Wicaksono (dram) dan Abdullah ‘Abink’ Bilbas (vokal) ini mengaku mengawali proses kreatifnya menggarap “Reprise” lewat pencarian riff gitar yang klik, yang terinspirasi dari band Title Fight, dimana ada satu bagian riff yang menarik serta sound gitar unik. 

“Dari riff tersebut lalu dikembangkan menjadi lagu dengan berbagai macam inspirasi yang telah saya dengarkan. Dari Bimo sendiri juga membawa influence Turnover dan American Football ke sini,” ungkap Rian kepada MUSIKERAS, mewakili rekan-rekannya di band.

Penggarapan single “Reprise”, menurut pihak band, sebenarnya cukup unik. Gara-gara pandemi, para personelnya perlu menentukan waktu khusus untuk bertemu. Pembuatannya perlahan, dimana bentuk lagunya dibuat oleh Rian,  kemudian dilanjutkan oleh Bimo untuk pengisian lead gitar, yang lantas dilanjutkan perumusan lirik oleh Ditra Tryasniansa dan nada vokal oleh Abink.

“Tempat rekaman kami berada di Sivearts Studio, dimana kebetulan kami juga cukup dekat dengan pemiliknya. Untuk proses rekaman cukup cepat, tidak sampai sehari, melihat dari jadwal shift yang dipakai. Jadi hemat!”

Dari proses menjalani penggodokan dan rekaman “Reprise” yang dibantu oleh Deny Pigawahi (produser dan engineer) dan Taufik untuk pemolesan mixing dan mastering tersebut, Ruang Kendali mendapatkan pengalaman dan pelajaran positif. Paling tidak, mereka jadi lebih mengerti apa kekurangan yang perlu dicapai di karya-karya selanjutnya.

“Pelajaran pertama yang kami dapat pastinya, kami perlu meningkatkan kualitatas dari mixing dan mastering ya. Ada beberapa masukan dari orang-orang terdekat dan beberapa kawan di internet untuk membenahinya. Selain itu, juga strategi marketing dan campaign kami juga belajar banyak, (mengenai) apa aja yang perlu kami tambahin supaya lebih mantap.”

Oh ya, “Reprise” sendiri merupakan lagu terakhir yang digarap dalam proses pembuatan album mini (EP) Ruang Kendali, sekaligus menjadi lagu yang mencerahkan arah band ini ke depannya. Saat ini, mereka mulai menyusun strategi untuk perilisan karya berikutnya. Single berikutnya rencananya bakal dirilis pada Januari 2021. Begitu juga dengan materi album yang juga dicanangkan bakal diletupkan tahun depan. 

“Jadi kami lagi sibuk-sibuknya bikin pelurunya deh,” seru pihak band meyakinkan. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *