PREMATURIAL Siap Meletus Tahun Depan

Mencoba mengbangkitkan kembali apa yang sudah hampir mati, maka di puncak 2020 ini, Prematurial hadir dengan darah baru di formasinya, dan tengah menyiapkan video musik untuk lagu mereka yang bertajuk “Peradaban Perbudakan”. 

Lagu tersebut merupakan salah satu karya dari materi album mini (EP) “Perang Fatamorgana”, milik unit cadas asal Tenggarong, Kutai Kartanegara tersebut, yang telah dilantangkan sejak 14 September 2017 lalu. Saat itu pula merupakan momen dimana band ini menetapkan Prematurial sebagai nama baru, menggantikan identitas sebelumnya, Premature Burial yang mereka kibarkan sejak terbentuk pada 21 Februari 2012 silam.

Proses penggarapan “Perang Fatamorgana” sendiri menghabiskan waktu yang cukup lama, karena lagu “Morfologi Dendam Hitam”, “Perang Fatamorgana”, “Republik Prematur”, “Merintis Duka” serta “Peradaban Perbudakan” dikerjakan selama lima tahun secara independen, dengan rincian satu lagu dalam setahun. Al Randy Khayuris (vokal), Dhika Alqarni (gitar), Muhammad Firdaus (bass) dan Andra Aswin Nugraha (dram) menggarapnya secara berkala di sebuah studio rekaman rumahan bersama Wahyu Rudiansyah.

Konsep dasar khusus di lagu “Peradaban Perbudakan”, menurut tuturan pihak band kepada MUSIKERAS, mendiskripsikan tentang kehidupan sehari-hari, yang diambil dari aktivitas seseorang, dimana setiap harinya selalu dituntut untuk bekerja, bekerja, bekerja dan kemudian mati. Tak ada kesempatan untuk menikmati hidup yang lebih tanpa bekerja. Sementara untuk inpirasi lirik di keseluruhan EP banyak menyerap dari film-film seperti “Pirates of Carribean”, “Rambo: First Blood”, “In Time” serta film-film aksi lainnya.

“Referensi musiknya sendiri kami banyak mendapatkan masukan dari musik-musik thrash metal seperti Slayer, Metallica, Sepultura, Soulfly, serta genre (metal) lainnya seperti Lamb of God, Obituary dan Dream Theater.”

Selain video musik “Peradaban Perbudakan”, dengan formasi terbarunya ini Prematurial juga sudah mencanangkan sejumlah program berbahaya untuk diletupkan tahun depan. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *