GRAUSIG Patenkan “Thy of the Damned” dalam Visualisasi Video

Satu-satunya lagu godokan terbaru yang menyesaki album mini (EP) “Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone”, bertajuk “Thy Of The Damned” akhirnya dipatenkan GrausiG sebagai salah satu ujung tombak promo rilisan EP tersebut. Terhitung sejak 8 Agustus 2020 lalu, video musik lagu itu telah ditayangkan resmi melalui YouTube, di kanal resmi GrausiG. Single “Thy Of The Damned”

Mengenang 20 Tahun Album “Dua Sisi” BURGERKILL, Inilah Keseruan di Balik Penggarapannya

Tahun ini, adalah perayaan tepat dua dekade usia perilisan album debut Burgerkill, “Dua Sisi”. Pertama kali diperdengarkan ke publik metal saat itu lewat rilisan Riotic Records yang berformat kaset. Hanya diproduksi sekitar 2000 keping dan akhirnya ludes dalam waktu tiga bulan saja. Lima tahun setelahnya, “Dua Sisi” lantas dirilis ulang oleh Sony Music Entertainment Indonesia

HELLCRUST Sempurnakan Dedikasi di Konser “Wave of Sejawat”

Usai gebrakan album “Sejawat” pada Juni 2020 lalu, kini Hellcrust menyempurnakan aksi dedikasinya terhadap Balamaut, yakni sebutan untuk para pemujanya, lewat sebuah konser istimewa bertajuk “Wave of Sejawat” yang bakal digeber pada Jumat, 14 Agustus 2020 mendatang. Iya, tentunya hajatan tersebut bakal disiarkan secara virtual mengikuti protokol Covid-19, demi menjaga keselamatan dan kesehatan semua yang

WIRATAMA X GEMA MANGGALA Rilis “Matsnawe” yang Kolaboratif

Antara lain terinspirasi kehebohan Weird Genius lewat lagu “Lathi” yang viral karena keunikan konsep musiknya membuat duo kolaboratif asal Bandung, Wiratama dan Gema Manggala Nusantara sepakat menggodok sebuah single yang secara total membebaskan keduanya bereksplorasi. Hasilnya adalah komposisi instrumental berkontur progressive metal bertajuk “Matsnawe”. Wiratama dan Gema sendiri berangkat dari latar belakang musikal yang berbeda.

“Ambisi Teritori” COSINUZ Menembus Australia

Di tengah kebekuan yang diakibatkan pandemi Covid-19, unit metal asal Karawang ini mampu menciptakan gelombang kejutan hingga ke Benua Kanguru. Pemicunya adalah video musik garapan mandiri Cosinuz yang bertajuk “Ambisi Teritori”, yang rupanya menggugah respon mengesankan dari Jason Hutagalung, pemilik label independen Xenophobic Records yang bermarkas di Melbourne, Australia. Jika merujuk istilah pihak band, video

MATHOLOGY Rilis Komposisi ‘Baper’, “Vellichor Monachopsis”

Setahun lebih sejak merilis EP debut mereka, “Crayon”, kini unit progressive rock instrumental Mathology kembali ke dapur rekaman dan menggodok materi untuk album berikutnya. Namun sebelumnya, single per single akan dirilis terlebih dahulu untuk menyiapkan jalur ke arah itu. Sebagai pembuka, band yang terbentuk pada Februari 2019 ini telah melepas single terbaru bertajuk “Vellichor Monachopsis”

“Bleeker” Membuka Gerbang Tanpa Batas AMERTA

Eksplorasi tak bertepi. Dan sebagai pemuja metal, Amerta ingin lepas dari pakem yang umumnya menakar tingkat keekstriman berdasarkan kecepatan, kegaharan suara serta terapan permainan teknikal tingkat ‘dewa’. Di mata unit cadas asal Jakarta ini, dalam bentuk terbaiknya, eksplorasi justru membuat kodrat buas mereka tergiring ke dimensi yang lebih luas. Seperti itulah yang mereka letupkan di

Hari Ini, EDANE Nge-Punk Bareng ‘Si Bangsat’ BAGUS (NTRL)

Ini kejutan yang menyegarkan sekaligus mengejutkan dari unit cadas legendaris Edane. Single terbarunya yang secara resmi mulai diperdengarkan hari ini, “Si Bangsat (Sesuka Lo)” sarat nuansa punk khas vokalis/bassis NTRL, Bagus Dhanar Dhana yang kebetulan menulis lagunya, dan sekaligus menjadi vokalis tamu di lagu tersebut. Eits, jangan kuatir! Tentu saja Edane tidak lantas berubah menjadi

Ini Wajah Baru LAST GOAL!, Lebih ‘Gelap’ dan Maskulin

Last Goal! Party akhirnya bergolak lagi. Kali ini mengibarkan nama yang dipersingkat menjadi Last Goal! saja. Lalu, juga dengan kekuatan formasi terbaru; Fahrizal ‘Jal’ Achmad (vokal), Daniel ‘Asido’ Asido (gitar), Vallian ‘Val’ Hanjani (gitar) dan Ramadhyan ‘Beck’ Beckham (dram), unit electrocore asal Jakarta ini melepas album baru bertajuk “Back In Time Black Edition” (#BITBE). Ya,

“Injustice”, Panasnya Protes Tajam WOLFBREATH

… Teruntuk kawan-kawan yang masih sedia di garda terdepan, teruntuk mereka yang telah berprasastikan nisan, kami lanjutkan perjuangannya! Lewat single terbaru bertajuk “Injustice”, Wolfbreath kembali memberondongkan kritikan tajam terhadap berbagai isu sosial politik terkini. Sebelumnya, pada April 2020 lalu, unit hardcore asal Magelang ini juga telah menggebrak lewat single panas berjudul “Lawan”. “Injustice” sendiri mengisahkan

Temukan Leburan Jawa-Jepang di Single Metal DEJIKAI

Sebuah kolaborasi musikal yang melebur elemen Jepang dan Jawa telah dipersembahkan dengan apik oleh unit cadas asal Surakarta, Jawa Tengah ini, lewat sebuah single enerjik bertajuk “Shizuku No Wirang”. Di lagu ini, Dejikai menyuntikkan instrumentasi tradisional Jepang seperti Koto dan Samisen, yang disandingkan dengan alunan Gamelan Soran (Bonang, Demung, Saron, Peking, Kenong) serta tembang Macapat

Setelah 25 Tahun, DEATH VOMIT Tolak Terbungkam

Usia seperempat abad sebenarnya masih menyisakan banyak impian yang belum teraih. Salah satunya, menggelar tur lagi. Namun terjangan pandemi Covid-19 telah menghadang langkah momentum unit death metal senior kebanggaan para metalhead Yogyakarta ini. Sehingga niat itu pun harus diurungkan untuk sementara. Dan sebagai ucapan terima kasih serta dedikasi terhadap para pemujanya yang masih setia mengikuti

GAIJIN Letupkan “Hypocrites” dengan Semangat Thrash Crossover

Sejak terbentuk pada Agustus 2017 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, unit thrash crossover ini telah beberapa kali mengalami proses gonta-ganti personel. Karena menurut mereka, memang tak mudah menemukan sosok yang tepat untuk bersama-sama menancapkan komitmen mengibarkan bendera Gaijin.  Hingga akhirnya, formasi terkininya yang dihuni vokalis dan bassis Falhan Basya (Aang The Great), gitaris Femi Firmansyah

THE HAULER Dedikasikan “Tagara” untuk Dunia Motor

Dunia motor dan musik rock adalah pasangan serasi. Keduanya memancarkan aura kegagahan, nyali dan distorsi. Dan dua dunia itulah yang digeluti dan dipadukan sekaligus oleh The Hauler, trio heavy rock asal Lembah Palu, Sulawesi Tenggara ini. Pada 17 Juli 2020 lalu, mereka merilis single berformat instrumental bertajuk “Tagara”, yang dipersembahkan khusus sebagai lagu tema resmi

Formasi Baru HELLWE Akali Pandemi dengan Konsep VMS

Sejak merilis single “Sancaka” tahun lalu, banyak hal yang terjadi di tubuh band rock asal Tangerang ini. Salah satunya adalah adanya pandemi Covid-19 yang membuat banyak aktifitas harus dilakukan dari rumah, dan membuat tidak produktifnya event. Dan yang paling fatal, Hellwe harus kehilangan vokalis dan beberapa kru. Namun kini, dua personel yang tersisa, yakni Moch

Dunia Musik Kembali Melirik PITA KASET. Kenapa…?

Beberapa tahun belakangan, rilisan karya rekaman dalam format pita kaset mendadak marak lagi. Menyusul ‘abang’nya, piringan hitam (vinyl) yang sudah lebih dulu mengusik kejayaan pasaran musik digital. Iya, tentunya masih tergolong sempit segmentasinya, tapi paling tidak fenomena tersebut sedikit banyak mengindikasikan ada perhatian khusus dari generasi sekarang untuk mengakrabi media musik era ‘purba’ tersebut. Dalam

Ada yang Beda di Single Terbaru SUNRISE, “Save Her”

Kreativitas unit emo rock asal Jakarta ini menjauh dari ranggas, walau terkendala pandemi serta domisili para personelnya yang berjauhan. Menyusul single “Fall” yang dirilis pada Oktober 2019 lalu, formasi barunya – Chandra Erin (vokal/gitar), Machdis Arie (bass) dan Bounty Ramdhan (dram) – kembali hadirkan karya rekaman berupa single fresh bertajuk “Save Her”. Pihak band menegaskan,

OPPORTUNIST Menghujat Pemerintah di Single “Gutted”

“Panjang umur perlawanan!” Lewat single terbarunya, “Gutted”, unit progressive metalcore asal Banten ini menumpahkan keresahan sekaligus menyuarakan perlawanan terhadap penguasa atas kebijakan sistem yang menurut mereka sudah tidak masuk akal hingga tindakan brutal aparat terhadap masyarakat dan kawan-kawan mahasiswa yang menyuarakan kebenaran lewat gelaran aksi protes terhadap pemerintah. “Gutted”, menurut Opportunist, adalah bentuk ekspresi mereka

TREMOR Menolak Beku, Gaet Bongky Marcel

Judul di atas bukan hoaks. Untuk mengakali kebekuan kreativitas akibat deraan pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, Tremor pun menggelar sebuah penampilan istimewa sekaligus unik yang disiarkan secara langsung (live streaming) via media sosial seperti Facebook dan Instagram. Nah, di hajatan bertajuk “Rock In Thrash” yang berlangsung pada Minggu malam, 19 Juli 2020 itulah,

“GUITAR ZONE PART 2” Dirilis, Hadirkan Edi Kemput dan DD Crow

Proyek album kompilasi gitaris “Guitar Zone” kembali digulirkan oleh komunitas gitaris bernama sama yang berpusat di Surabaya. Sebelumnya, tepatnya pada April 2018 silam, komunitas ini telah merilis “Guitar Zone Part 1” yang antara lain menghadirkan gitaris rock nasional yang kebetulan juga berdarah Surabaya, yakni John Paul Ivan (eks. Boomerang) dan Lucky (eks Power Metal). Keduanya

Rilis “Demo (2019)”, STRAINED Tancapkan Amarah Hardcore Bertensi Tinggi

Terbentuk pada pertengahan 2018, semangat hardcore menjadi penyulut kebebasan berekspresi para personel Strained, sekaligus sebagai sarana pelepasan dari belenggu rutinitas kehidupan sehari-hari yang terkadang sangat menguras energi. Segala rasa lelah, tegang dan stres kini tersalurkan dalam agresi dan amarah bertensi tinggi yang dimuntahkan lewat setiap lagu dan penampilan di atas panggung. Dan kini, sebagai pengesahannya,

GAGAL GINJAL Cegat Kegagalan, Muntahkan “Modern Age”

Usai puasa karya selama dua tahun, kini unit punk rock asal Kota Malang, Jawa Timur ini kembali bergolak, dengan merilis sebuah single berdistorsi tinggi bertajuk “Modern Age”. Single tersebut juga menandakan berlanjutnya proses pengerjaan album kedua mereka yang telah tertunda karena hengkangnya sang dramer. Secara umum, “Modern Age” sekaligus bercerita tentang deklarasi Gagal Ginjal sebagai

SICKOBEIN Kokoh Kibarkan Grunge di Aceh, Rilis Single “Ruang”

Ibarat teh celup yang timbul dan tenggelam setiap tahun namun tetap bisa bertahan. Begitulah dua personelnya, yakni Arif Rahman (vokal/gitar) dan Almero (bass) menggambarkan naik-turun perjalanan kreativitas Sickobein. Mulai menggeliat sejak 2009 dan selalu diterpa gonta-ganti personel. Namun tetap bisa survive dan berkarya hingga hari ini walau hanya diperkuat dua personel, dan meneruskan rekor sebagai