CHILDREN OF GAZA Menyalak Lagi, Letupkan Konsep Baru

Sebenarnya unit metal bernuansa Timur Tengah ini telah menggeliat sejak 2010 silam dan terbilang cukup aktif. Tapi setelah sekitar tujuh tahun bergerilya di skena underground, kesibukan para personelnya memaksa laju band asal Bekasi tersebut terhenti sejenak. Formasi Children of Gaza lalu hanya menyisakan sang vokalis, Husein Al Atas karena personel lainnya memilih mengundurkan diri.   

PERAUKERTAS Tolak Terborgol, Cetuskan “Adaptasi Atau Mati”

“Berhenti di sini bukan opsi, atau pula negosiasi, hanya ada satu pilihan. Adaptasi Atau Mati.” Ada yang berbeda di single terbaru unit rock ‘organik’ asal Bekasi ini, yang bertajuk “Adaptasi Atau Mati”. Untuk pertama kalinya, band bentukan September 2016 tersebut menggandeng musisi lain untuk berkolaborasi, yakni rapper yang sedang laris saat ini, Tuan Tigabelas. Bukan

OUTCAST Bangkitkan Kenangan Hardcore Lewat “One Family”

Pada 8 Maret 2007 silam, unit oldschool hardcore yang terbentuk di Kota Bekasi, Jawa Barat pada 1999 silam ini merilis sebuah album debut bertajuk “One Family”. Bisa dibilang, karya rekaman tersebut diproduksi seadanya, sebagian dalam format kaset serta CD-R yang diduplikasi secara mandiri menggunakan mesin pengganda CD rumahan. Namun karena tak terurus dengan semestinya, album

Siapkan Album Baru, VISCRAL Makin Mencekam dan Brutal

Unit death metal asal Bekasi ini akhirnya menyalak lagi. Lima tahun jeda pasca perilisan album “Egocentric Underneath of Horror” benar-benar telah menyuntikkan kobaran energi yang lebih berbahaya di tubuh band ini. Lewat single terbarunya, “Impulses To Kill” yang telah diperdengarkan via kanal YouTube dan akun Bandcamp resmi Blackandje Records sejak Jumat, 12 Juni 2020 lalu,

Rilis Dua Single Cadas, KUDETA Buktikan Bukan ‘Kaleng-kaleng’!

Oke, pertama-tama yang harus ditegaskan, MUSIKERAS bukan media gosip, apalagi gosip murahan. Walau band ini dibentuk oleh salah satu selebritis paling kontroversial di jagat dunia hiburan nasional, namun tentunya kami tidak akan menyentuh area itu. Lagi pula, vokalis Kudeta, Vicky Prasetyo ini rupanya punya talenta yang mengerikan di kancah permetalan. Bukan ‘kaleng-kaleng’! Ya, sejak kemunculan

“Mari Berpesta!” Aplikasikan SPEEDFUZZ yang Easy Listening

Musik cadas tidak harus selalu disampaikan dengan muntahan lirik kemarahan, penghujatan kepada pemerintah atau keresahan pada prilaku lingkungan sosial. Seperti yang dilakukan Speedfuzz ini, lewat single debutnya yang bertajuk “Mari Berpesta!” (Masasiorangutan Records). Bagi mereka, lirik dituturkan secara gamblang saja, dengan pilihan diksi sehari-hari agar keresahan mereka mudah dicerna oleh para pendengar. “Konsep ‘Mari Berpesta!’

Sarat Kegeraman, FAKECIVIL Kepalkan “Resistensi Musik Bejat”

Sebagai wadah ekspresi kekesalan terhadap keadaan lingkungan dan kondisi sosial yang makin semrawut menjadi pemicu terlahirnya Fakecivil, sebuah unit thrash metal asal Bekasi. Mereka telah merilis single “Deranged Gunmen”, sebagai peluru pertama menuju peletupan album perdana bertajuk “Resistensi Musik Bejat” yang dicanangkan beredar pada Februari 2020 mendatang. “Konsep kami tentu berbeda dengan Seringai, yang dalam

PRO MONKEY Tuntaskan 2019 dengan ‘Senyum Palsu’

Masih dari album “Life” yang telah ditetaskan sejak Januari 2019 lalu, unit metalcore asal Bekasi, Pro Monkey kembali meluncurkan video musik terbaru untuk single bertajuk “Fake Smile”. Ya, band ini tetap berusaha terus bergulir walau formasi kembali berkurang, menyisakan Vallian Hanjani H. (gitar), Ginandrea Saputra (vokal) dan Ramadhyan Beckham H. (dram). “Banyak hal yang terjadi

Pejuang Melodic Hardcore LRP Kobarkan “Resilient”

Dengan melontarkan 11 amunisi ganas dalam kemasan sebuah album debut bertajuk “Resilient”, League of Resistance People (LRP) pun resmi menutup masa hibernasinya yang cukup panjang. Sebuah karya rekaman yang sebenarnya telah mulai digarap oleh unit melodic hardcore asal kota Bekasi ini sejak 2016 silam. Dalam perjalanannya, mereka sempat menghadapi proses pergantian vokalis di sela produksi,

THE GRGTZ Mulai Berlari Menuju Perilisan EP

Penggiat rock asal Kota Bekasi ini meneruskan gelinding roda eksistensinya dengan merilis sebuah video musik dari single “Brand New Me” dan sekaligus menjadi sinyal pemanasan menuju peluncuran album mini (EP) perdana bulan ini juga. Selain “Brand New Me”, band yang telah menggeliat sejak sembilan tahun lalu tersebut juga telah merilis single digital berjudul “Dengar dan

“Tru Colors”, Racikan Rock Segar LUCKY PIT

Perkenalkan Lucky Pit, unit rock pendatang baru asal Bekasi. Lewat single pembuka bertajuk “Tru Colors”, band yang dihuni formasi Adi Dwi Putra Harsono (vokal/gitar), Budi “Tyo” Prasetyo Harsono (bass) dan Rendy “Ompel” Alfian (gitar) ini menawarkan konsep segar yang terinspirasi band-band rock Inggris era ‘90an seperti Oasis dan Radiohead, yang dibumbui pengaruh dari generasi rock

Lewat “Intrik”, STINGHAZE Ungkap Mimpi Buruk

Menyusul dua single pembuka, yakni “Distorsi” dan “Genosida” yang telah dirilis dalam layanan pemutar musik digital beberapa waktu, kembali Stinghaze mengusik pendengaran para pemuja musik-musik berisik lewat single terbaru. Kali ini bertajuk “Intrik”, yang dibuat berdasarkan asumsi  semata tentang Pemilihan Presiden 2019 lalu. Panji sebagai vokalis sekaligus penulis lirik, berimajinasi berdasarkan kerjadian-kejadian pada pemilihan Presiden

LRP Lepas Single Melodic Hardcore Tempo Cepat

League of Resistance People (LRP) yang terbentuk sejak akhir ‘90an ini akhirnya bersiap-siap menerjang lewat album debutnya. Namun sebelumnya, unit cadas veteran asal Bekasi ini ingin memanaskan kuping publik musik keras lewat komposisi perkenalan, berupa video visualisasi lirik berkonsep hitam putih dari single “Storming Down the Breath”, yang sudah ditayangkan sejak 26 April 2019 lalu.

Album “Life”, Destinasi Baru PRO MONKEY

Usai menggaungkan single “Destinasi Terakhir” pada Juni 2017 lalu, Pro Monkey langsung membuka lembaran baru dalam karirnya. Ada dua personel baru yang menguatkan formasi terkini unit metalcore asal Bekasi tersebut, yakni Moch Ginandrea (vokal) serta Daniel Asido (gitar), melengkapi barisan solid Vallian Hanjani (gitar), Ravael Diaz (bass) dan Ramadhyan Beckham (dram). Kolaborasi fresh tersebut menghasilkan

KALASHNIKOV Nyatakan “We Need A Gigs”

Jumat 18 Januari 2019 lalu mengawali gebrakan baru Kalashnikov di awal tahun lewat single baru bertajuk “We Need A Gigs”. Kini peluru baru unit punk rock asal Bekasi tersebut sudah bisa didengarkan melalui kanal Bandcamp.com. Kelahiran single itu sendiri didasari gairah para personel Kalashnikov, yakni Bibiw (vokal), Ayyas (bass), Alfredo (gitar) dan Agiel (dram) yang

DISKONTROL Serang “Mobile Legends”

Banyak sekali fenomena dalam kehidupan yang telah menjadi sumber inspirasi dalam pembuatan lirik sebuah lagu. Tidak melulu mengenai rasa, namun juga hal-hal nyata yang terjadi di sekeliling manusia. Formula itu juga yang dilakukan Diskontrol, unit crust punk/d-beat/discrust Jakarta-Bekasi, saat menggarap single terbarunya, “Slain” yang telah beredar di berbagai gerai digital seperti Spotify, Apple Music, iTunes,

Mata Pisau Death Metal Bernama NEUROLOGY

Media Sosial itu seperti ‘mata pisau’. Jika digunakan dengan baik, maka bermanfaat untuk kehidupan, tapi jika digunakan dengan sembrono, maka dapat membahayakan. Nah, opsi yang pertama itulah yang sepertinya diterapkan Neurology, unit death metal asal Bekasi yang baru saja merilis single debutnya, “Krisis Epidermis”. Adalah Jacks yang menggagas lahirnya Neurology pada 16 September 2017 lalu,

THE CORALS Tunjukkan Keperkasaan di “Devil Resurrection”

Walau kini hanya diperkuat tiga personel, The Corals a.k.a. The Corporation Of Rock And Loud Spreader tetap melanjutkan misi utamanya, yakni menyebarkan kebisingan lewat geberan rock cepat nan perkasa. Seperti yang baru saja mereka semburkan lewat single terbaru bertajuk “Devil Resurrection”. Karya rekaman yang liriknya terinspirasi dari kisah kasih Johnny Blaze dan Roxxane Simpson dari

Ketika KAROTOR Mendewakan Noise

Suara-suara yang berisik atau noise kerap dianggap sebagai gangguan oleh sebagian besar orang. Tapi di dunia musik, khususnya dalam konteks musik rock, noise bisa menjadi karya seni yang dinikmati banyak orang. Nah, formula ini pula yang dieksplorasi oleh Karotor, komplotan cadas asal Karawang, Jawa Barat. Mereka menyebut aliran musiknya dengan istilah: experimental noise rock, yang

“Theopobium Excruciation”, Karya Kebrutalan CHALERA Saat Ini

Walau memiliki nama dengan makna yang nyeleneh – semacam umpatan dalam bahasa Padang – namun unit brutal death metal asal Bekasi, Chalera justru mengangkat hal-hal positif dalam uraian lirik-lirik lagunya. Seperti yang mereka tunagkan lewat album debut bertajuk “Theopobium Excruciation” yang sudah dirilis via label independen asal Amerika Serikat, New Standard Elite. “Kami punya konsep

“Regular Party Line”, Anthem ‘Aneh’ FATRACE

Empat hari lagi, pasukan pop punk/punk rock dari Bekasi, Fatrace bakal menggelindingkan album mini (EP) terbarunya, bertajuk “Regular Party Line”. Karya rekaman ketiga Fatrace yang diedarkan via Jeruk Records tersebut memuat empat komposisi enerjik, yakni “I Only Drink Soda”, “Oh!”, “Tsubasa Got New Girlfriend” dan “Number 1 Boba Fett’s Fan”. Secara musikal, tiga personelnya, yakni

Dengan Formasi Baru, OUT FOR REVENGE Luncurkan “Useless”

Setelah melewati fase drama perubahan formasi dan genre musik yang drastis, akhirnya Out For Revenge berhasil merampungkan dan meluncurkan single terbarunya yang bertajuk “Useless”. Di lagu ini, unit metalcore/post-hardcore asal Bekasi ini mengajak Faizal Permana, vokalis dari band Slap It Out untuk berkolaborasi. Single “Useless” sendiri sudah bisa didengarkan atau diunduh secara legal di seluruh

VIETNAM ROSE Siapkan Wabah Mematikan Tahun Ini

Sumber inspirasi pencarian nama untuk sebuah band terkadang sangat unik dan tanpa batas. Seperti yang dilakukan oleh unit cadas asal Bekasi ini. Saat dibentuk pada 2007 silam, mereka menamakan bandnya Vietnam Rose, sebuah wabah mematikan dari era perang Vietnam. Kini, lewat single “Rhmes For The Insult”, mereka siap menjadi wabah yang mematikan di ranah melodic