GRAUSIG Patenkan “Thy of the Damned” dalam Visualisasi Video

Satu-satunya lagu godokan terbaru yang menyesaki album mini (EP) “Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone”, bertajuk “Thy Of The Damned” akhirnya dipatenkan GrausiG sebagai salah satu ujung tombak promo rilisan EP tersebut. Terhitung sejak 8 Agustus 2020 lalu, video musik lagu itu telah ditayangkan resmi melalui YouTube, di kanal resmi GrausiG. Single “Thy Of The Damned”

Resensi: Yang Menolak Terkubur….

(Artis) Grausig – (EP) Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone – (Prod.) 2019 Disembowel Records Salah satu album cadas paling mengerikan yang pernah dirilis pada penghujung era ‘90an, “Abandon, Forgotten And Rotting Alone” kini telah dibangkitkan oleh sang empunya, Grausig. Didasari banyaknya permintaan untuk menghadirkannya kembali, sekaligus sebagai perayaan dua dekade perilisannya, unit brutal death metal

Usai ‘Menjarah’ Malaysia, GRAUSIG Panaskan EP “Re-Abandoned…”

Kelar menjalani tur promo album “Dogma Dunia Baru” yang mengesankan di negara tetangga Malaysia pada 11, 12 dan 13 Oktober 2019 lalu, kini GrausiG langsung berancang-ancang merilis album mini (EP) “Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone” dalam waktu dekat. Karya ini merupakan hasil perekaman ulang, sekaligus sebagai peringatan dua dekade dirilisnya album penuh “Abandon, Forgotten &

Visualisasi GRAUSIG dalam Propaganda Ketuhanan

Akhirnya, album terbaru GrausiG yang bertajuk “Dogma Dunia Baru (2018)” telah menetaskan single perdananya. Lagu yang terpilih adalah “Propaganda Konsep Ketuhanan”, dan sekaligus dibuatkan video klip sebagai sarana promosinya. Adalah NEC Project yang mengeksekusi video tersebut, dengan konsep penggabungan kisah singkat dua orang anak dengan penampilan dari GrausiG. Pada awal video tersebut, digambarkan sesuai dengan

Siapkan “Dogma Dunia Baru”, GRAUSIG Kembali ke Akar

“Metalhead wajib dengar album ‘Dogma Dunia Baru’, karena di album ini bakal dengar komposisi yang belum pernah ada dan (pernah) dibuat oleh band death metal lokal. Terdengar dan terkesan brutal nggak selalu harus bermain dalam tempo yang cepat serta riffing yang rumit dan teknikal, tapi lebih kepada komposisi lagu yang mematikan!” Itu janji GrausiG, salah

SUCKER HEAD Akan Pamitan di Hammersonic Fest 2017

Pasca kepergian vokalis, bassis sekaligus motor penggerak utama salah satu band metal legendaris Tanah Air, Sucker Head, Krisna J. Sadrach yang meninggal dunia pada 2 Agustus 2016 silam, pihak Revision Live sebagai penyelenggara Hammersonic Festival telah menyiapkan segmen khusus untuk menghormati dedikasi mendiang Krisna untuk kesuksesan festival musik metal terbesar di Asia Tenggara tersebut. Ya,

“Di Belakang Garis Musuh” Diedarkan Internasional

Sebuah kabar menyenangkan datang dari dari kubu GrausiG, band brutal death metal senior Tanah Air yang pada September ini merilis album penuh bertajuk “Di Belakang Garis Musuh” ke dalam format kaset via Rumah Tanah Production. Sebelumnya, tepatnya pada Maret 2016, album tersebut telah dirilis dalam format CD via Majemuk Records. Kabar terbarunya adalah disepakatinya kerja