Resensi: Mitos Gelap dalam Paparan Hardcore Metalik

(Artis) Fraud – (Album) Sanctuary – (Prod.) 2020 BlackandJe Records Kegelapan bisa disampaikan, tanpa harus kehilangan groove. Tak apa jika kalian baru sempat mendengarkan lagu “The Prophecy” atau “The World Cursing Me” (atau “This World is Cursing Me”?) yang sudah lebih dulu gentayangan di kanal YouTube. Satu yang pasti bisa disimpulkan, garapan lirik serta goncangan

Mengenang 20 Tahun Album “Dua Sisi” BURGERKILL, Inilah Keseruan di Balik Penggarapannya

Tahun ini, adalah perayaan tepat dua dekade usia perilisan album debut Burgerkill, “Dua Sisi”. Pertama kali diperdengarkan ke publik metal saat itu lewat rilisan Riotic Records yang berformat kaset. Hanya diproduksi sekitar 2000 keping dan akhirnya ludes dalam waktu tiga bulan saja. Lima tahun setelahnya, “Dua Sisi” lantas dirilis ulang oleh Sony Music Entertainment Indonesia

FASIK Serukan “Arise” Sebagai Peringatan Perang Akhir Zaman

Perang akhir zaman akan terjadi. Tanda-tanda kiamat telah tampak di depan mata, apalagi dengan adanya wabah virus corona yang semakin menunjukkan bahwa manusia sedang melangkah menuju ke fase terakhir kehidupan. Kini saatnya untuk bangkit mempersiapkan kedatangan hari akhir. Itulah inti dari geraman lirik yang dicecarkan oleh Fasik lewat single terbarunya, “Arise”. Karya rekaman yang menghadirkan

Menuju Perilisan “Sanctuary”, FRAUD Sebar Video ‘Thriller’

Visualisasi pertama dari rangkaian teror berwujud video trilogi telah diluncurkan oleh monster hardcore metal asal Surabaya ini. Sebagai pembuka, formasi Ardiansyah ‘Kecenk’ (gitar), Bayuaji Hastutama (vokal), Rama Nanda (dram) dan Agushari ‘Soul Lamb’ (bass) memilih “The Prophecy” dan telah tayang di kanal YouTube sejak empat minggu lalu. Di penggarapan video “The Prophecy”, Fraud menggandeng Alexa

NEWFLAG Kibarkan Semangat Hardcore Militansi

Seperti filosofi yang terinspirasi dari semboyan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI RI, yaitu ‘Tan Hana Wighna Tan Sirna’ yang berarti ‘tak ada rintangan yang tak dapat diatasi’, unit hardcore/metal asal pesisir pantai Utara Pekalongan, Jawa Tengah ini merilis single “Militansi”. Sebuah karya rekaman yang mencetuskan semangat pantang menyerah dalam menghadapi keadaan sosial. “Melalui Newflag, kami

Hardcore Gelap RIGHTING WRONG Kembali Meraung

Setelah memecahkan keheningan lewat single “Angkara” yang dipekakkan pada pertengahan Februari lalu, kini unit hardcore asal Kota Batik, Pekalongan ini telah menasbihkan album keduanya, yang diberi titel “Utopis” pada 6 Maret 2020 lalu, via label Samstrong Records. “Angkara” sendiri merupakan ungkapan rasa muak Righting Wrong yang diteriakkan dengan lantang, mengenai sifat ego manusia yang menjadi

Dari Bali, REGICIDE Lampiaskan EP Hardcore Bertaji

Akhirnya, setelah menggeliat sejak awal era 2000, pasukan hardcore metal asal Kota Denpasar, Bali ini berhasil melampiaskan karya album mini (EP) pertamanya, tepat di permulaan 2020. Di karya bertajuk self-titled tersebut, Regicide meramu beberapa elemen cadas, mulai dari thrash metal, death metal hingga alternative dan punk. Alasan utamanya, referensi dan akar musikal masing-masing personel berbeda-beda.

PURITY Tanpa Ampun di “No Mercy”

Walau meleset dari target awal, yakni merilisnya pada Januari 2019, namun akhirnya unit cadas potensial asal Surabaya, Purity berhasil juga melampiaskan energi brutalnya dalam bentuk album mini (EP) bertajuk  “No Mercy”. Tepat 1 Agustus lalu, EP tersebut digelindingkan via label dari Malang, Gr8day Music, yang sempat merilis deretan album band-band hardcore berbahaya seperti Devadata, Sharkbite,

FALLEN TO PIECES Semburkan Konsep Mencekam

Entakan distorsi hardcore yang diberi suntikan metal yang kental bernuansa mencekam sekaligus melodius menjadi darah segar yang membanjiri sekujur album penuh “Faktamorgana”, karya rekaman terbaru dari unit hardcore/metal asal kota Malang, Fallen To Pieces. “Faktamorgana” sendiri merupakan jawaban dari penantian panjang, sejak mereka melepas tiga single pembuka; “Napaaga” dan “Singa Yehuuda” (2015) serta “Menuju Anarki”

LOSE IT ALL Lebih Gelap dengan Vokalis Baru

Seperti yang sudah tersiar luas beritanya di jagat maya, kini unit hardcore metal asal Bandung, Lose It All tidak lagi diperkuat vokalis Phopi RA, yang mengundurkan diri setelah memperkuat band ini selama kurang lebih 10 tahun. Tapi Lose It All tidak mau berlama-lama dengan kekosongan itu. Dalam waktu relatif singkat, mereka telah merekrut vokalis baru,

“Majal”, Semburan Kotor KANDALA

“Tidak ada keharusan atau paksaan untuk mendengarkan musik kami. Tidak ada faedah-nya mendengarkan Kandala. Pikirkan kalimat ini berulang kali.” Begitu pesan Kandala, unit keras asal Kota Palembang, menanggapi pertanyaan MUSIKERAS soal musik mereka, yang baru saja dimuntahkan melalui sebuah album debut bertajuk “Majal”. Karya rekaman mereka tersebut diedarkan label independen asal Bandung, Disaster Records dalam

KON:FLIK:TION Luapkan Kemarahan “Dis/Ilusi”

Meneruskan kemarahan yang telah disulut di album mini (EP) “Untruthfully Sold”, unit hardcore asal Bandung, Kon:flik:tion akhirnya melengkapinya dengan sebuah album debut bertajuk “Dis/Ilusi”, yang bakal diletupkan pada 20 April 2019 mendatang via Disaster Records dan Neverstop Records. Album beramunisikan 17 lagu tersebut akan diedarkan dalam format kaset dan CD. “‘Dis/Ilusi’ adalah kepanjangan dari proses