SEIREN, Suguhan Modern Rock yang Terinspirasi Film

Lirik yang bisa dikatakan ‘pedih dan pilu’ dengan kemasan musik yang keras menjadi ciri khas sekaligus daya tarik band bentukan 2019 lalu ini. Kenapa memilih paham tersebut? Karena Seiren ingin menyatukan lima referensi dari lima kepala, yakni para personelnya. Tapi di sisi lain, “Kami juga tumbuh besar dengan genre seperti ini,” seru pihak band kepada

SAINT MARTIN Kobarkan “Suar Motivasi” Bernafas Modern Rock/Emo

Kuartet modern rock/emo yang berbasis di Denpasar, Bali ini sepertinya tak lama lagi bakal merilis album pendek (EP) pertamanya. Setidaknya, kini Saint Martin sudah memulai prosesi rekamannya, sambil memilah-memilah materi yang dianggap istimewa. Dan sebagai pembuka jalan, band bentukan 15 Desember 2019 tersebut telah melontarkan single “Suar Motivasi” sejak Juli 2020 lalu, serta sebuah single

OMNI: “Kali Ini Eksplorasi Kami Lebih Luas.”

“Jangan menyerah pada keadaan, karena akan selalu ada jalan keluar, bagi setiap individu yang percaya!” Kalimat sarat optimisme di atas meluncur dari kubu unit alternative metal asal Jakarta Selatan ini, berkaitan dengan tema lirik single terbaru mereka yang bertajuk “Surrender”. Lagu tersebut bercerita tentang manusia yang hidup di tengah tekanan. Berbagai cara telah dilakukan, tapi

REDSIX Terbaik di “Clouzine International Music Awards Fall 2020”

Unit modern rock asal Jakarta Selatan ini kembali mendulang prestasi di skena Internasional. Kali ini datang dari ajang “Clouzine International Music Awards Fall 2020” untuk kategori “Best Rock Band 2020”, berkat single mereka yang bertajuk “Vessel”. Clouzine sendiri merupakan majalah musik daring, yang cakupan ulasannya meliputi berbagai genre, termasuk electronic, world music, experimental hingga classical

LAST GOAL!: “Kami Ingin Lebih Eksperimental!”

Usai pemanasan lewat perilisan album “Back In Time Black Edition” yang disertai 10 video musik sebagai identitas baru, Last Goal! pun semakin mantap melangkah ke konsep baru yang lebih fresh sekaligus sedikit eksperimental. Sebuah single baru bertajuk “Apologize” telah mereka letupkan sebagai peringatan, lengkap dengan video musiknya juga. “Apologize” memang terdengar sangat berbeda dibanding materi

MODERNHEADS: “Garage Rock Revival 2000an Seru!”

Didasari niat menggeliatkan kembali musik garage rock revival di Surabaya, Jawa Timur dan Indonesia, sekaligus untuk menancapkan eksistensi di skena, Modernheads meluncurkan single perkenalannya, yang bertajuk “Modern Junk Art”. Modernheads sendiri baru dicetuskan kelahirannya pada awal 2020 lalu. Formasinya diperkuat para musisi kawakan yang telah malang melintang di skena musik lokal di Surabaya. Erwin Darmawan

Eksklusif: Sambutlah Trio SUPERLOVE yang Kaya ‘Breakdown’

Bayangkan… jika bait-bait pop di grup 1975 dipadukan dengan patahan-patahan (breakdown) gitar a la Bring Me the Horizon. Seperti apa hasilnya? Bisa jadi trio asal Bristol, Inggris inilah jawabannya. Superlove yang dihuni Jacob Rice (vokal/bass), Jon Worgan (gitar/vokal) dan Alex Matthews (dram) ini benar-benar hadir lewat ramuan musik segar yang mengentak. Mereka menyebutnya ‘noise pop’,

Menolak Terpasung Pandemi, KILMS Lepas “Overdose”

Tiga personelnya berada di Kalimantan. Satu di Jakarta. Terpisah oleh deraan pandemi yang berlarut-larut. Tapi tak ada kata berhenti. Teknologi internet adalah solusi untuk terus berkarya. Lewat single terbarunya, “Overdose” (Anoixi Records), KILMS membuktikan tak ada yang tak mungkin untuk terus menyalurkan kreativitas. Walau terpisah jarak, proses penggodokan lagu tetap berjalan. Bahkan sekaligus dengan eksekusi

“Art of Love” dan Semangat Cadas JUMPERFI

Salah satu band yang pernah berkontribusi di album kompilasi “Musikeras Cracked It!” rilisan Musikeras/Locker Media dan Demajors Records pada 2018 lalu ini, kini hadir lagi dengan single baru… dan ya, juga formasi baru. Tepat 1 Oktober 2020 lalu, JumperFi telah melampiaskan “Art of Love”, single yang mereka produksi secara independen, dan bekerja sama dengan distributor

Mantan Vokalis EDANE Daur Ulang “Jungle Beat”

Masih ingat nama Heri Batara? Ya betul, dia adalah mantan vokalis grup rock senior Ibu Kota, Edane. Vokalis yang lebih akrab disapa Ucok tersebut tergabung di Edane menjelang penggarapan album “Jabrik” (1994), dan bertahan hingga perilisan album “Borneo” (1996) serta album kumpulan lagu-lagu terbaik Edane, “9299” (1999). Setelah itu, Ucok melepas jabatan vokalis dan posisinya

PERAUKERTAS Tolak Terborgol, Cetuskan “Adaptasi Atau Mati”

“Berhenti di sini bukan opsi, atau pula negosiasi, hanya ada satu pilihan. Adaptasi Atau Mati.” Ada yang berbeda di single terbaru unit rock ‘organik’ asal Bekasi ini, yang bertajuk “Adaptasi Atau Mati”. Untuk pertama kalinya, band bentukan September 2016 tersebut menggandeng musisi lain untuk berkolaborasi, yakni rapper yang sedang laris saat ini, Tuan Tigabelas. Bukan

Bencana Hati FALLEN ROSE, yang Berjubah Musik Keras

Berbeda dibanding lagu-lagu mereka yang telah dirilis sebelumnya, kini unit rock asal Surabaya ini mencoba melakukan sedikit modifikasi di konsep musik, bahasa serta tatanan musiknya. Lewat single terbaru bertajuk “Storm” yang diluncurkan sejak awal September 2020 lalu, bisa dibilang telah menunjukkan wajah Fallen Rose. Lebih idealis. Apalagi ditambah kehadiran penyanyi folk Kresminor yang turut berkontribusi,

Tumpahan “Ego” ALECTRONA dalam Balutan Electro-Rock

“Ego” adalah sindiran tajam untuk keegoisan ‘penguasa’ yang tega mengorbankan rakyat untuk kepentingan golongan mereka sendiri. Sebuah single terbaru dari unit electro-rock asal Yogyakarta ini, yang menyoroti banyaknya ketimpangan sosial yang terjadi di Tanah Air. Di sini, Alectrona yang diperkuat formasi Diajeng Budi (vokal/gitar), Ian Anantha (kibord) dan Winaldy Senna (dram) ini berusaha menyampaikan suara-suara

Bantingan SOUND OF THE BROKEN dari Segala Sisi

“Kami dan produser kami mendeskripsikan ‘Perihal Bangsa’ sebagai track rock yang cukup keras dikarenakan gitar dan permainan dram yang membanting semangat secara mood.” Pernyataan di atas dilontarkan Sound of the Broken, unit keras belia yang merambat dari kawasan Bintaro, Jakarta, tentang single “Perihal Bangsa” yang mereka rilis pada pertengahan Agustus 2020 lalu.  Sisi keras band

Besok, Dengarkan Musikalisasi Puisi Ala FOR REVENGE

Besok, unit rock asal Bandung ini merilis single terbarunya yang bertajuk “Perayaan Patah Hati”. Tentu ada yang baru, dimana kali ini mereka menerapkan kolaborasi lintas profesi, melibatkan coretan puisi karya Wira Nagara, seorang komika dan penulis yang dikenal lewat buku “Distilasi Alkena” (2016). “Saya adalah pengagum karya-karya Wira,” cetus vokalis For Revenge, Boniex Noor mengungkapkan

Formasi Baru HELLWE Akali Pandemi dengan Konsep VMS

Sejak merilis single “Sancaka” tahun lalu, banyak hal yang terjadi di tubuh band rock asal Tangerang ini. Salah satunya adalah adanya pandemi Covid-19 yang membuat banyak aktifitas harus dilakukan dari rumah, dan membuat tidak produktifnya event. Dan yang paling fatal, Hellwe harus kehilangan vokalis dan beberapa kru. Namun kini, dua personel yang tersisa, yakni Moch

Rilis Single Debut, Ini Alasan JOSAPHAT KLEMENS Bentuk IUSA

Memanfaatkan momentum jeda panjang selama pandemi, gitaris dan motor penggerak utama unit modern rock KILMS, Josaphat ‘Jo’ Klemens pun masuk studio untuk menggarap IUSA, proyek alter egonya bersama pasangan hidupnya, penyanyi Aiu Ratna. Pada 12 Juni 2020 lalu, sebuah single pembuka bertajuk “Sounds of the Rain” telah mereka luncurkan di berbagai kanal digital via Anoixi

Lewat “Vessel”, REDSIX Mendulang Pujian di Berbagai Negara

Media sosial tidak bisa dipungkiri kini semakin berperan dan telah menjadi kekuatan besar dalam menentukan kesuksesan sebuah produk. Termasuk dalam ranah musik. Redsix, adalah salah satunya yang akhirnya merasakan menfaat besar dari penggunaan media sosial. Terbukti, lewat single terbaru mereka yang bertajuk “Vessel”, kualitas musikalitas unit rock asal Jakarta Selatan ini langsung membahana menerobos batas

Single Pertama VVONDERLAND Suguhkan Modern Rock Elektronik

Modern rock dengan sentuhan pop dan elemen elektronik yang kuat menjadi kekuatan utama band asal Palembang yang dihuni formasi Bayu Valerinoya (vokal), Ervan Meylano (dram) dan Dedek Kamajaya Antonius (gitar) ini. Setidaknya, itu yang mereka tunjukkan di single perkenalan mereka yang bertajuk “Fall Apart”. Ok, sebelum mengulasnya lebih jauh, Bayu menyebut lagu yang ditulisnya tersebut

SVPRCHRGR Makin Eksplosif di Single “Sòlido Serenata”

Sebagai langkah pemanasan menuju perilisan album penuh pertamanya, unit modern rock asal Tasikmalaya, Jawa Barat ini telah melepas single “Sòlido Serenata” yang kental akan grunge Seattle serta nuansa nu metal awal 2000an. Judulnya sendiri terinspirasi dari salah satu episode serial kartun Tom & Jerry, sekaligus menjadi simbol dan citra baru bagi SVPRCHRGR atau Supercharger. Lewat

SATIER Memantik Depresi di Single “As Your Eyes”

Sebuah lagu yang berlatar belakang depresi menjadi pemantik awal band alternative rock asal Jakarta ini. “As Your Eyes”, single pertama Satier terinspirasi dari pengalaman pribadi vokalisnya, Hans Melvin yang lantas diolah menjadi suatu pesan, yang ingin mereka sampaikan kepada siapa pun yang sedang mengalami masa-masa sulit di dalam hidupnya. “Lagu ini menggambarkan salah satu fase

KILMS Suarakan Luka lewat Single “Karma”

“… Hanya Karma, yang bisa menjawab rasa. Dalam Karma, ku berteman dengan luka….” Penggalan lirik di atas diambil dari single ketiga KILMS, “Karma” (Anoixi Records). Ya, kali ini unit rock asal Jakarta ini mencoba formula baru, dimana untuk pertama kalinya mereka menggunakan lirik berbahasa Indonesia, sejak menetapkan nama KILMS. Sebenarnya, “Karma” justru dibuat paling awal