Prinsip Kebebasan GOSKYSOUL Dilampiaskan di Lagu Daur Ulang

Kebebasan dalam berkarya menjadi tema sentral band asal Serang, Banten ini. Lewat karya lagu rilisan tunggal terbarunya, “Soul Have Fun II”, Goskysoul memuntahkan kemuakan mereka terhadap ‘aturan’ yang harus dijalani dalam melahirkan sebuah karya. Bahwa kebebasan berpendapat tidak hanya bisa dilakukan dalam narasi pidato, namun juga bisa diterapkan dalam berekspresi, khususnya dalam ruang lingkup musik.

“Kami pun bisa melakukan kebebasan berkarya tanpa ada aturan yang mengharuskan kami mengikuti alur yang pakem pada beberapa situasi dalam membuat sebuah karya. Harus inilah, harus itulah, harus beginilah, harus begitulah. Kebebasan adalah pesan singkat dalam lagu ini. Jika kita sebagai mahluk sosial masih diberikan kesempatan dan kemampuan berkarya, marilah kita memberikan karya dengan kebebasan, yang berdasarkan positive environment,” urai pihak band, seperti yang mereka tuturkan di siaran pers resminya.

“Referensi lagu ini,” ujar Goskysoul lagi kepada MUSIKERAS, “terinspirasi dari keseruan kehidupan dan aktivitas sehari-hari kami sebagai personel, yang kami tuangkan dalam lagu ini. Tentang kebebasan dalam bermusik, tanpa ada alur SOP (Standar Operasional Prosedur) seperti dalam suatu pekerjaan.”

“Soul Have Fun II” sendiri sebenarnya merupakan versi daur ulang dari lagu rilisan tunggal debut Goskysoul pada 2009 silam. Kali ini menghadirkan Arif Tyo, mantan personel atau vokalis pertama mereka. Ketiga personel Goskysoul saat ini, yang diperkuat Kelli (vokal), Antonio ‘Uda Anton’ Claudio (gitar/programmer) dan Rafly Setiawan (dram) menggodok materi “Soul Have Fun II” di Noiseblast Records – termasuk saat proses pemolesan mixing dan mastering – dalam waktu yang lumayan cepat. Tidak sampai tiga hari. Namun dalam menjalani prosesnya, sempat terkendala masalah teknis.

.

.

“Data master pada lagu ini hilang atau corrupt seminggu setelah rekaman, sehingga kami melakukan proses rekaman ulang yang memakan waktu sedikit lama, hingga lebih dari 1-2 bulan, karena (harus) menyocokkan jadwal para personel.”

Sesuai judul lagunya, Goskysoul memutuskan menyuntikkan beberapa instrumentasi untuk seru-seruan dalam meracik formula musiknya. Menurut mereka, seperti karya-karya sebelumnya, Goskysoul selalu memasukkan konsep rock & roll,  namun tetap heavy. “Karena itu adalah ciri khas kami!”

Sebuah album penuh, juga tengah digodok penggarapannya oleh Goskysoul. Sejauh ini pengembangannya sudah mencapai sekitar 70%. Tapi sambil menunggu album tersebut rampung, dengarkan dulu “Soul Have Fun II” sebagai pemanasan, yang telah tersedia di berbagai layanan digital streaming sejak 3 Januari 2023 lalu. 

Sejak terbentuk pada 2009 silam, Goskysoul telah melahirkan beberapa rilisan lagu lepas, di antaranya “Soul Have Fun”, “Monster Earing the Music”, “Feels Like Hate”, “Poisonoid” dan “No More Darkness”, dengan konsep musik yang sedikit banyak terpengaruh elemen nu metal serta metalcore a la While She Sleeps, Polaris, Bring Me The Horizon, Korn dan Linkin Park. (aug/MK02)

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *