NAUGHTY HAND Lanjutkan Amarah di Video Musik “Serakah”

Dalam beberapa bulan lagi, pejuang metalcore asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini kembali menjanjikan bakal melepas album perdananya yang bertajuk “Civilization”. Karya rekaman kolektif tersebut, bisa dibilang sudah mulai dipanaskan sejak 2016 lalu, namun sempat terjegal kevakuman selama kurang lebih tujuh bulan, dan baru mulai aktif lagi pada 2019 lalu.  “Progres dari album kami sudah siap

FELLBEAST Asah Keagresifan Menuju “Break the Chain”

Sejak tahun lalu, Fellbeast sebenarnya sudah siap dengan sebuah karya album berjudul “Break the Chain”. Namun lantaran terhadang pandemi, pejuang metal asal kota Serang, Banten ini pun merasa waktunya kurang tepat. Sehingga, jadwal perilisannya pun dibekukan sementara, sambil memberi ruang yang lebih lega untuk mempromosikan lagu rilisan tunggal debutnya, “Walking on Fire”. Lalu sekitar lima

MIKA RAFELLO Semakin Berbahaya

Keisengan yang lahir dari kebosanan saat menjalani pembatasan akibat pandemi ternyata terus berlanjut dan semakin serius. Mika Rafello, ‘bocah’ yang bisa dibilang baru ‘lahir’ sebagai musisi tahun lalu saat masih menginjak usia 13 tahun, kembali melanjutkan agresi ajaibnya lewat sebuah lagu rilisan tunggal terbaru bertajuk “Temporal Sequence”. Di komposisi berformat instrumental tersebut, Mika menggaet shredder

Baru Lahir, TO FUSED AND FUZZED Langsung Letupkan Dua Komposisi Hardcore

Terkadang, kejenuhan justru bisa membangkitkan gagasan yang positif. Seperti yang dilakoni ‘daun muda’ di ranah hardcore asal Banda Aceh ini. Akibat situasi pandemi yang masih menjebak kebebasan, lima musisi beringas ini pun lantas membentuk band pada awal 2022 agar tetap bertahan relevan. Mereka, yakni Muhammad ‘Bearhead’ Fuad (vokal), Purnama Ramadhan (gitar), Dopan ‘Dope’ Rehayatdyah (gitar),

Ini Ungkapan Blak-blakan BONGABONGA tentang Album “Self Title”

Semua berawal dari sebuah proyek iseng yang keterusan menjadi serius. Bahkan setelah melampiaskan lagu rilisan tunggal perdana berjudul “Suara Sudra” pada pertengahan September tahun lalu, sempat tercetus gagasan untuk merilis album mini (EP) sebagai niat selanjutnya. Namun mungkin lantaran terlampau serius atau terbawa suasana – walau kesan yang dibesar-besarkan berusaha terlihat seperti becandaan – nyatanya

MERCUSUAR Eksplorasi Total di “Prodigium”, di Ranah Progressive Metal

Salah satu band instrumental yang berkibar dari Kota Gudeg, Yogyakarta ini akhirnya menampakkan sosoknya kembali, seiring menipisnya kabut pandemi yang menghalangi. Tidak tanggung-tanggung, Mercusuar langsung merangsek lewat sebuah karya rekaman album penuh bertajuk “Prodigium”. Kata yang dijadikan judul, diambil dari Bahasa Yunani yang bermakna ‘pelepasan’. Atau, secara luas bisa pula diartikan menebus sesuatu sebagai pelunasan.

RIELDHAM Lepas Lagu Rock N’ Roll-Blues yang ‘Sedikit Tragis’

Musisi berformat solo yang melepas karya rekaman resmi sepertinya marak bermunculan belakangan ini. Tidak hanya yang bereksplorasi di ranah instrumental, namun juga yang bernyanyi, atau tepatnya berformat penyanyi solo yang berkubang di ranah musik keras. Rieldham adalah salah satunya. Ia mengibarkan benderanya dari dari Jawa Timur, tepatnya Kota Pahlawan, Surabaya. Lewat sebuah lagu rilisan tunggal

AUDREY HEPBURN Siapkan EP, dengan Leburan Berbagai Elemen Metal

Usai menjalani masa terdiam tanpa kegiatan apa pun sejak 2010 silam, kuartet metal asal Cibitung, Bekasi ini akhirnya menancapkan semangat untuk bangkit kembali. Sejak 6 Februari 2022 lalu sudah didahului dengan lagu rilisan tunggal terbaru berjudul “Murka”. Lalu pertengahan Mei ini, menyusul lagu baru lainnya yang bertajuk “Tyranny”. Kedua lagu tersebut menjadi pengantar menuju album

HAMMERSONIC FEST 2023 Pastikan Geber 53 Band, Berapa Harga Tiketnya?

Seperti yang sudah diketahui secara luas, festival musik keras terbesar se-Asia Tenggara, Hammersonic akhirnya siap digelar tahun depan, usai beberapa kali penundaan lantaran terlibas pandemi. Hari ini, siaran pers resmi mengenai kepastian penyelenggaraan pesta cadas tersebut sudah disiarkan, setelah sebelumnya infonya dicicil lewat unggahan di media sosial. Kini, Hammersonic yang telah mendunia gaungnya tersebut dijadwalkan

Dalam Tujuh Menit 75 Detik, TIGRIS Menerjang Jiwa

Hari ini, unit cadas asal Pasuruan, Jawa Timur ini akhirnya resmi meluncurkan album mini (EP) debutnya yang berjudul “Exploitation Disaster”. Sebelumnya pada 22 April 2022 lalu, sudah lebih dulu dipanaskan ancang-ancangnya lewat lagu rilisan tunggal berjudul “Jiwa” yang dilepas dalam format video musik. Khususnya di “Jiwa”, walau hanya berdurasi satu menit delapan detik, namun visualisasi

Lewat “Semicolon”, HAWTHORN Makin Ekspresif di Jalur Modern Hardcore

Tahun lalu, unit hardcore asal Bekasi ini telah mengumandangkan eksistensinya lewat sebuah lagu rilisan tunggal debut bertajuk “Leave”, dimana mereka lebih mengeksplorasi riff hardcore punk dengan tambahan aksen breakdown untuk menambah ekspresi emosi di lagu tersebut. Tapi kini, Hawthorn mencoba formula berbeda di karya rekaman terbarunya, yang berjudul “Semicolon”.  Dari segi musikal, mereka mencoba menyerap

DHANURENDRA Ekspresikan Kebebasan di Luar Formasi DIRTY FRANK

“Di Dhanurendra ini, aku bisa lebih bebas berekspresi, yang main siapa dan mau main dengan siapa, aku bisa tentuin sendiri….”  Bagi yang sudah pernah mendengar nama band rock asal Jakarta, Dirty Frank, pasti tidak asing dengan Dhanurendra. Ya, dia adalah vokalis dari band berpaham alternative rock/grunge tersebut. ‘Dhanurendra’ sendiri diambil dari nama belakang vokalis yang

SOMNIUMSAIC Serukan Isu ‘Mental Breakdown’, Sisihkan ‘Metal Breakdown’

Tepat tiga bulan lalu, unit modern metal asal Malang, Jawa Timur ini telah memperdengarkan karya debut mereka yang bertajuk “Untruth”. Somniumsaic menerapkan paduan bantingan ‘breakdown’ serta penggunaan bentuk tangga nada Phrygian pada beberapa bagian untuk menambah kesan ‘gelap’ di lagu tersebut. ‘Phrygian’ sendiri banyak digunakan di musik-musik etnik Timur Tengah seperti Mesir dan Arab. Dan

CLUSTER BRAND X BROKEN CULTURE Rilis Kolaborasi “AWAKEN”

CLUSTER, sebuah merk streetwear yang mulai digeliatkan sejak 2020 lalu, oleh orang Indonesia di Taiwan, kini merambah Tanah Air. Pada proyek kali ini, brand tersebut berkolaborasi dengan sebuah unit metalcore asal Bandung bernama BROKEN CULTURE. Kedua pihak lantas merilis lagu rilisan tunggal khusus berjudul “Awaken”, dalam kolaborasi ini. Lagu itu merupakan karya Broken Culture, yang

STREETWALKER Berorasi Keras di “Virtual Megaphone”, Sambil Siapkan “P.U.L.S.E.”

“Kami menyebutnya dengan nama ‘Full Throttle Cold Blooded Rock N Roll’. Intinya, kami pengen ngebawa orang yang ngedengerin untuk bisa moshing, headbang dan bersenang-senang sejenak melupakan masalah yang lagi mereka hadapi, lalu kembali menghadapi realita dengan energi yang lebih mantep lagi. Terkadang hidup itu sulit, tapi bisa jadi lebih sulit lagi jika tidak dihadapi sama

BLEEDING BACTERIA Kembali Panaskan Deathcore di Karya Terbaru

Dari kota Banjar, Jawa Barat, gerombolan deathcore yang sudah merangsek skena lokal sejak 2012 silam, kini bersiap menggebrak lagi. Sebuah karya rekaman berformat album mini (EP) bertajuk “War To Heaven” telah dipanaskan dan bakal dilontarkan pada pertengahan Mei 2022 mendatang. Namun sebelumnya, sebuah komposisi brutal berjudul “Underworld” dan “Behind a Mask” telah dikumandangkan sebagai ancang-ancang.

“Lair of Hate” Memaksimalkan Sisi Gelap BEARFOURS

Kuartet modern metalcore asal Depok ini kembali melanjutkan eksistensi yang telah dibangun sejak perilisan lagu debut “Friends with Benefits” pada September 2021 lalu. Kali ini lewat karya rilisan tunggal berjudul “Lair Of Hate”, dimana Bearfours menggambarkan sisi gelap seseorang yang mempunyai dua kepribadian berbeda. Sementara dari sisi musikal, band ini tetap mempertahankan geberan yang heavy