EDI KEMPUT, Tentang Album Solo dan Polemik Musik dalam Islam

Kegelisahan yang melahirkan sebuah karya rekaman album. Itulah latar belakang motivasi yang mewujudkan “Delusi… Kill The Syndrome !!!”, sebuah album solo berformat instrumental dari Edi Kemput, seorang gitaris senior yang pernah berkibar di era akhir ‘80an hingga ‘90an bersama band rocknya, Grassrock.   Kegelisahan musisi yang punya nama lengkap Tri Witarto Edi Purnomo ini mengarah

Asu! METALLIC ASS Rilis “Thrash Metal 1983” Versi Live Session

Satu dekade lalu, album debut bertajuk “Thrash Metal 1983” dikumandangkan oleh unit cadas asal Kota Gudeg, Yogyakarta ini. Sebuah karya rekaman yang digulirkan sebagai perwujudan dari semangat dan misi Metallic Ass untuk ‘memasyarakatkan thrash metal dan men-thrashmetal-kan masyarakat’. Mereka menyukai dan memainkan thrash metal karena memiliki semangat pemberontakan, sebagaimana yang dilakukan para pengusung genre tersebut

Akhirnya, Kekejaman TURBIDITY Berlanjut di “Orgies of Sadism”

Bersiap untuk sebuah tebasan kengerian baru. Unit slamming brutal death metal asal Bandung, Turbidity akhirnya kembali melanjutkan kebengisannya lewat album penuh keduanya, “Orgies of Sadism”. Di bawah kibaran bendera label independen Brutal Mind, band yang sudah bergerilya sejak 2008 silam ini tetap memuntahkan tema besar seputar pembunuhan sadis, mutilasi, gore serta beberapa pesan moral, yang

RUAM Ajak Melayang Lewat Single “Contentious” yang Psikedelik

Band asal Wonosari, Yogyakarta ini menyebut musiknya rock ‘serampangan’, dimana para personelnya mengombinasikan selera masing-masing. Kata mereka, tak ada yang lebih menyenangkan daripada memainkan musik yang mereka sukai. “Kami suka sensasi energi hard-rock klasik dan dalamnya sensasi tripping serta kontemplatifnya rock psikedelik. Ya sudah, kami mainkan saja. Namanya juga serampangan,” cetus RUAM kepada MUSIKERAS beralasan.

THEATERING Serukan Single “Freedom of Human Right” Bernotasi Metal-Etnik

Band ini menjunjung visi ingin mengedepankan atau mengembalikan ciri khas musikalitas di kota kelahiran mereka, Malang, Jawa Timur yang sejatinya adalah salah satu barometer musik rock Indonesia. Theatering menggeber musikalitas rock yang dikolaborasikan dengan notasi etnik, plus imbuhan permainan gitar berkontur shred, yang menerapkan pola riff dan teknik palm-mute berbalut distorsi low sound nan padat.

Eksklusif: DUL JAELANI Siapkan Album Debut QODIR, Unit Grunge yang Eksperimental

Dul Jaelani merambah grunge? Ya, kenapa tidak? Jangan salah. Kendati memang namanya belakangan lebih ‘harum’ di ranah pop (baca: mainstream), tapi grunge bisa dikatakan merupakan cinta sejati Dul. Bahkan pada Maret 2013 silam, musisi bernama lengkap Ahmad Abdul Qodir Jaelani ini pernah membentuk Backdoor, band grunge yang sangat terpengaruh keliaran musik dewa grunge dunia, Nirvana.

CARNAGE Tinggalkan Nuansa Blackened di Single “Deadnation”

Dari Pulau Dewata, Bali, band ini kembali melesatkan konsep deathcore ke skena musik cadas Tanah Air. Sebelumnya, Carnage sudah melakukan gebrakan awal lewat single debut bertajuk “Awakening” pada September 2020 lalu.  Dan kini, konsep musik mereka mengalami sedikit pemolesan yang diterapkan di karya rekaman terbarunya berjudul “Deadnation” yang telah dilampiaskan ke publik metal sejak 4

MUCHLIS IN ENGLISH Tebar Keanehan dalam Skena Punk

Kedua personel duo ini, yakni bassis Dechan Martawidjaja dan vokalis Zaki Asshiddiq menyebut keseharian mereka cenderung ‘aneh’. Atau dalam bahasa Inggris bisa disebut dengan istilah ‘nerd’. Sehingga ketika tercetus gagasan untuk membentuk band, karakter nerd itu pun dijadikan sebagai benang merah. Seperti yang tertuang di album mini (EP) debut mereka yang bertajuk “Nerdy Punk”, yang

Panaskan Mesin Menuju Album Baru, HELLFREEZED Visualisasikan “Coretan Pemberontak”

Unit metalcore asal Jakarta ini kembali memaksimalkan gaung album debutnya, “Deduktif” yang dirilis resmi sejak Juni 2020 lalu. Kali ini Hellfreezed mengeksekusi lagu “Coretan Pemberontak” untuk divisualisasikan dalam format video musik. Apa alasan memilih “Coretan Pemberontak”? “(Karena) Lagu tersebut kami pilih karena dari segi aransemen musik mengingatkan kami pada lagu era metalcore tahun 2000-an yang

“Evolusi Logika” dan Nasib TREMOR Selanjutnya

Sebenarnya pejuang thrash metal asal Jakarta ini sedang berada di momentum terbaiknya. Tremor bisa merilis album rekaman yang bertajuk “Evolusi Logika” di masa pandemi. Lalu mendapat dukungan Musicblast sebagai label rekaman yang memproduksi dan mengedarkan album mini (EP) tersebut ke khalayak luas. Tapi yang lebih istimewa lagi, tiga musisi rock senior terbaik di negeri ini

ALGEA Serukan Dendam “Kesumat” Berhawa Death/Metalcore

Walau baru terbentuk pada pertengahan 2021, tapi unit metalcore asal Kota Lahat, Sumatera Selatan ini tak ingin banyak basa-basi. Latar belakang para personelnya yang seluruhnya datang dari skena metalcore/deathcore langsung sepaham, dan akhirnya berhasil menghasilkan sebuah karya rekaman single bertajuk “Kesumat”. Lewat balutan distorsi padat yang cadas, Algea mengangkat tema berhawa dendam. Mengisahkan tentang seorang

TOXIC SOCIETY Semburkan “Berhala”, Kali Ini Bernuansa ‘Blackened’

Unit crossover thrash asal Salatiga, Jawa Tengah ini merasa jengah terhadap sikap seseorang yang berlebihan saat mengidolakan orang lain, khususnya di ‘skena’ media sosial. Terlebih saat sang idola terkena kasus misalnya, pembelaannya sampai membuat Toxic Society merasa jijik. Dari latar belakang fenomena itulah yang membuat mereka terlecut untuk memuntahkan unek-uneknya di single terbaru bertajuk “Berhala”.

Yuk, Saksikan Konser Spektakuler “48 Tahun GOD BLESS”, 31 Agustus 2021 Mendatang

Terpaan musibah pandemi Covid-19 telah menghantam dunia hiburan panggung, membuat bisnis tersebut nyaris mati suri. Kondisi memprihatinkan itu membuat banyak kalangan berusaha memutar otak mencari solusi agar dunia showbiz tidak benar-benar hancur. Salah satunya Rockinlilo, promoter yang akhirnya berani melesatkan gagasan menggelar konser berskala besar di era pandemi. Pada Selasa, 31 Agustus 2021 mendatang, Rockinlilo

Single “Gak Jelas” dan Album Baru, Potret Daur Ulang Wajah TOILETSOUNDS

Anthem klasik kuartet indie-rock/grunge dari album debut “Minim” (1998) yang berjudul “Ngga’ Jelas (Nol)” mendapat suntikan nyawa baru. Kali ini judulnya disingkat menjadi “Gak Jelas”, dan diaransemen ulang oleh Toiletsounds ke dalam konsep musikal yang lebih segar. Bahkan yang mengejutkan, di versi terbaru yang telah dirilis via label Demajors Records tersebut, band asal Jakarta ini

Nih, Cara BLESS THE KNIGHTS Mengeksekusi Single “Mjölnir”

Single terbaru dari unit progressive metal berkontur djent asal Jakarta ini sebelumnya telah resmi diedarkan tepat sebulan lalu, via berbagai platform digital macam Spotify, Deezer hingga YouTube. Nah, kali ini dirasa kurang lengkap jika tidak menyertainya dengan sebuah video ‘guitar playthrough’ atau visualisasi memainkan kembali komposisi tersebut secara presisi dalam perspektif instrumen gitar.  Kenapa Bless

Gagasan Liar ‘Out of the Box’ Dilecut OMNI di “Jiwa yang Merdeka”

OMNI kembali bakar semangat. “Jiwa yang merdeka takkan bisa dilumpuhkan. Karena kekuatan yang mengalir di ragamu kan membawamu pada kemenangan. Darah yang menetes di tapakmu takkan hentikan langkah yang berani berjuang dapatkan kemenangan walau nyawa jadi taruhan!” Kalimat di atas adalah cuilan lirik lagu terbaru OMNI, kuartet modern rock/alternative metal asal Jakarta, yang bertajuk “Jiwa

Semburkan Single “Noir”, IXIA Tegaskan Konsep Metalcore yang Tidak Generik

Racikan metalcore di karya rekaman terbaru dari IXIA, unit cadas asal Jakarta, kini diperluas. Single mereka, “Noir” yang baru dilepas pada 6 Agustus 2021 lalu memamerkan warna yang berbeda. Khususnya jika dibandingkan dengan album “Unividuals” (2018). Tidak lagi menampilkan geberan metalcore yang generik, melainkan ada eksperimen baru yang memadukan metalcore dengan elemen nu-metal dari era

TANAH AIR PROJECT Kobarkan Kisah Epik Masa Lampau di Single “Negeri Pemenang”

Bermula karena terinspirasi, lalu mencoba memformulasikan cerita kehebatan perlawanan rakyat Kepulauan Banda terhadap dominasi VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie). Kala itu, tepatnya pada 1609 silam, perusahaan persekutuan dagang asal Belanda tersebut ingin melakukan monopoli terhadap perdagangan rempah di pulau Banda yang terletak di kawasan timur Nusantara. Kisah epik inilah yang membuat unit rock berideologi kebangsaan dan