“Belantara Kami” dan Semangat Metalcore Dayak APOPHIS

Setelah melewati waktu yang cukup panjang, tepatnya sejak 2016, unit metalcore asal kota kecil Pangkalan Bun, di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah ini pun meledakkan album mini (EP) pertamanya, “Belantara Kami” pada 19 Januari 2019 lalu. Lingkungan hidup menjadi tema sentral yang diraungkan Apophis di karya rekaman tersebut, yang meliputi masalah hutan, sungai, peradaban, bahkan mental

JELLY SEGER Luncurkan EP dengan Konsep Unik

Dari Gresik, sebuah kota di Jawa Timur, merengsek sebuah band bernama Jelly Seger yang mengedepankan konsep pop punk/easycore yang berbeda untuk merebut perhatian skena musik keras Tanah Air.  Sebuah formula yang diakui para personelnya merupakan hasil kawin silang berbagai referensi enerjik dari band luar macam Four Year Strong, Set Your Goals, New Found Glory hingga

“Waham”, Menyatukan Ego Bernama SURI

“‘Waham’ merupakan proyek ego kami masing-masing, dan semakin ke sini kami semakin susah bertoleransi. Ahirnya kami bagi tiga saja; Delusional, Pharaprenia dan Confabulation. Ya maklum saja, semakin berumur kami semakin suka menggerutu… hahaha.” Itulah ungkapan paling jujur yang terlontar dari Suri, unit stoner rock asal Jakarta yang baru saja merilis single baru bertajuk “VGNSRS” via

Nih, WEEZER Rasa Metal yang Serius

Membuka 2019, Weezer semburkan kejutan. Ya, dengarkan saja cara band alternative rock ini mendaur ulang lagu “Paranoid” milik ‘kakek metal’ legendaris, Black Sabbath. Lagu tersebut baru saja dirilis dan… wow, Weezer kali ini sama sekali tidak bergurau, seperti yang biasanya tersirat dari lagu-lagu asli mereka. Khususnya di lini vokal dan gitar, gitaris Brian Bell yang

Lepas Single “Menolak”, HELLBURGER Siap Perang

Usai sudah masa-masa kritis Hellburger. Unit old school hardcore/punk asal Bandung ini telah berhasil melewati era turbulensi dimana formasi mereka tak pernah solid – bisa dibilang sejak terbentuk pada 1991 silam – yang menjadikan mereka tergolong tidak produktif. Keluar masuknya personel baru serta kesibukan masing-masing membuat Hellburger batal mengeksekusi penggarapan album keduanya. Angin segar baru

BATU NISAN Kembali Ditancapkan, Siap Rilis Album Baru

Satu lagi band yang berusaha keras lepas dari ancaman kepunahan. Adalah Batu Nisan, unit gothic metal asal Pemalang, Jawa Tengah, yang sempat mengalami kebuntuan ide selama setahun dalam mengeksekusi materi album terbarunya. Kendala itu diakui gitarisnya, Davi yang mendapat tanggung jawab untuk mengaransemen lagu-lagu terbaru Batu Nisan. Salah satu faktor yang membebani Davi adalah lagu-lagu

DIVINE Menolak Punah, Siapkan Amunisi Album

Diperkuat oleh dramer Ino Muralino, satu-satunya founder Divine yang tersisa, unit thrash metal senior asal Jakarta ini berusaha terus bergolak mempertahankan eksistensi. Belum lama ini, diperkuat formasi terkini yang juga dihuni vokalis Andi Jaka (Supersucks/Alien Sick), gitaris Heyckel dan Wisnu serta bassis Amink (Sinusitis), Divine meletupkan sebuah single baru bertajuk “Grievous”. Disuguhkan dalam format musik

FOR REVENGE Menajamkan Intuisi Emo/Post-Hardcore

Memasuki usia lebih dari 12 tahun, dan telah bermodalkan dua album rekaman, membuat unit emo/post-hardcore asal Bandung, For Revenge merasa semakin matang dalam berkarya. Seperti yang coba mereka buktikan lewat album terbaru, “Auristella”, yang telah diluncurkan pada awal 2019 ini.  Walau mereka mengakui tak ada formula baru dalam menganyam komposisi-komposisi lagunya, namun kini mereka sudah

KATZENMEISTER Tegaskan Identitas di Single “Dakhma”

Sebagai band baru, tak jarang terjadi kegalauan dalam menentukan arah musikal yang bisa meyakinkan batin bagi keseluruhan personelnya. Apalagi jika direksi musik yang dituju sarat idealisme pekat. Tak percaya? Tanyakan hal itu kepada Katzenmeister, unit kolektif hard-rock asal Bandung yang banyak membubuhi olahan musiknya dengan elemen progresif. Tahun lalu, band yang dihuni Alexandra Regina (vokal),

FORNICARAS Datang Lagi Bersama “Marabahaya”

Empat tahun berselang sejak perilisan album debut “Unvorsum”, Fornicaras kembali ‘meracau’. Unit metalcore modern asal Magelang, Jawa Tengah ini baru saja meletupkan single bertajuk “Marabahaya” yang diperdengarkan dalam format video musik di kanal YouTube mereka. Lagu ini merupakan salah satu gerbang menuju momen peluncuran album studio kedua berjudul “Persona” yang kini sudah memasuki tahap duplikasi

Menyederhanakan Dosa MONKEY TO MILLIONAIRE

Walau lirik didominasi tema tujuh dosa mematikan, namun karya rekaman terbaru dari Monkey to Millionaire yang dirilis pertengahan Januari 2019 lalu, “Bipolar” tak ingin dihidangkan dengan konsep musikal penuh kengerian. “Apa adanya, simple dan nggak terdengar terlalu dipikirkan,” cetus para personelnya; Wisnu Adji (vokal/gitar) dan Aghan Sudrajat (bass/vokal) kepada MUSIKERAS, menegaskan. Album “Bipolar” yang diedarkan

KALASHNIKOV Nyatakan “We Need A Gigs”

Jumat 18 Januari 2019 lalu mengawali gebrakan baru Kalashnikov di awal tahun lewat single baru bertajuk “We Need A Gigs”. Kini peluru baru unit punk rock asal Bekasi tersebut sudah bisa didengarkan melalui kanal Bandcamp.com. Kelahiran single itu sendiri didasari gairah para personel Kalashnikov, yakni Bibiw (vokal), Ayyas (bass), Alfredo (gitar) dan Agiel (dram) yang

JANGAR Semburkan Rock Arak Bertajuk “Konstan”

Jangar, kuartet heavy rock asal Denpasar, Bali kembali dengan single baru. Bertajuk “Konstan”, dan telah dirilis pada penghujung 2018 lalu via label baru mereka, Berita Angkasa. Konon single tersebut, didedikasikan Ida Bagus “Gusten” Krishna P. Keniten (vokal), I Dewa Gede Adi Sanjaya (gitar), Ida Bagus Rai Biomantara (bass) dan I Gede Pasek Darmawaysya (dram) untuk

GOVERNMENT LOSER Lampiaskan Single “Fucking Attitude”

Satu lagi pelaku di skena hardcore lahir. Kali ini kobarannya berasal dari Pekanbaru, kota terbesar di Provinsi Riau, Sumatera. Mereka menamakan dirinya – dengan tanpa basa-basi – Government Loser. Dan sejak pertengahan Januari 2019 lalu, mereka telah menancapkan kemarahannya lewat sebuah lagu bertajuk “Fucking Attitude”, yang telah diluncurkan dalam format digital di iTunes, Spotify, Amazon,

Ini Rencana ALICE Setelah Single “Your Beloved Hex”

Gagasan melakukan konser reuni akhirnya benar-benar berhasil dilampiaskan unit metal/chaotic hardcore asal Bandung, ALICE. Mereka menggebrak panggung Rossi Musik Fatmawati, Jakarta, pada 11 Januari 2019 lalu. Tampil pula mengawal aksi brutal mereka adalah band instrumental Amerta serta rapper BAP. Kembalinya ALICE dari ‘underland’ ke permukaan terwujud berkat kolaborasi Six Thirty Recordings – sebuah label rekaman

FOGFEST! Sebuah Konsolidasi Black Metal Nasional

Saat publik black metal dunia tengah menanti penayangan resmi “Lords Of Chaos” – sebuah film yang memvisualisasikan kejadian-kejadian nyata di skena black metal Norwegia pada awal era ‘90an – di skena black metal lokal juga tengah bersiap-siap melaksanakan sebuah gerakan konsolidasi militan berlabel “Fogfest!”. Hajatan tersebut merupakan sebuah agenda untuk merawat dan mempertemukan kembali pelaku,

Kisah Pembunuh dalam Raungan CUMBERSOME IN SUMMER

Ya, dalam sebuah band, menyatukan visi dan selera adalah bagian yang tersulit. Khususnya jika memandangnya dari sudut musikalitas. Dibutuhkan kebesaran hati untuk bisa baur dan menampik masalah. Cumbersome In Summer, unit musik keras asal Kebumen, Jawa Tengah ini memilih genre metalcore yang dibubuhi elemen rap untuk menyukseskan guyub, tanpa mengorbankan keinginan hati tiap personel. Lewat

Dan Luapan Kekesalan SOVEREIGN Pun Termuntahkan

Sejak terbentuk pada April 2013 lalu, sebenarnya unit metalcore asal Jakarta, Sovereign tak berniat untuk melahirkan karya album. Itu pengakuan Ja’far “Jkibs” (vokal), Aulia “Aul” Pradipta (gitar), Reyhan “Aaw” (gitar), Anjas (bass) dan Ryant (dram) kepada MUSIKERAS. Namun setelah menjalani proses dan akhirnya terkumpul tiga lagu, yakni “The One Whom Earth Refuse”, “Underneath Our Tears”

HLMN Singkirkan Kabut, Lepas “Escape”

Dalam berkarya, tentu saja ide dan niat bukan modal utama yang dibutuhkan. Karena pada akhirnya, hal-hal teknis seperti waktu atau kesiapan biaya yang kerap mencuat di luar agenda bisa menjadi penghalang proses berkreasi. HLMN, trio pengibar punk rock/alternative asal Bogor, Jawa Barat mengalami pengalaman itu saat berusaha merampungkan proses rekaman album debutnya. Mereka – yakni

WEREWOLF STARVING Tancapkan Deathcore di Palembang

Di skena Palembang, Sumatera Selatan, genre deathcore rupanya menjadi salah satu menu musik cadas yang banyak digemari dan mudah diterima. Paling tidak, itu yang diyakini Werewolf Starving, unit cadas muda yang baru saja meletupkan single debutnya, bertajuk “The Broken Way”. “Deathcore bagi kami adalah suatu genre musik yang dapat menghibur dan mudah dinikmati oleh para

Kegaduhan Politik di Kepala ALIEN ASS

Akhirnya, kegaduhan politik di dalam lirik-liriknya bisa menjadi kegaduhan yang sebenarnya, tapi dalam wujud karya musik. Ya, unit punk rock asal Semarang ini telah berhasil merampungkan proses produksi album mininya (EP) yang bertajuk “Time Bomb” dan merilisnya pada 23 Desember 2018 lalu. Alien Ass mengedarkan karya rekaman yang memuat enam lagu plus sebuah trek bonus

AVHATH Tebar Kengerian di “The Annual Horrors”

“(Kami) Masih memainkan formula yang sama, crossover beberapa genre dengan benang merah musik metal. Yang berbeda, kali ini kami sudah jauh lebih paham dengan musik yang mau kami presentasikan, dengan itu membuat kami lebih eksploratif dalam hal pemilihan sound, pemilihan nada dan song structure.” Kalimat optimistis di atas terlontar dari Avhath, unit hardcore/metal dari Jakarta