“MUSIGRUNGE INDONESIA” Rayakan 30 Tahun Keliaran Grunge

Dirilisnya “Nevermind”, album milik grup rock Nirvana pada 24 September 1991 silam telah menyebabkan gelombang tsunami grunge yang berhasil melibas hampir semua sub-genre musik keras yang menguasai skena mainstream saat itu. Karya rekaman yang antara lain melejitkan single “Smells Like Teen Spirit”, “Come as You Are”, “Lithium” dan “In Bloom” tersebut menjadi salah satu album

Akhirnya, Pekik Vokalis Baru NOXA Bergemuruh di Single “Greed”

Hampir dua tahun berselang sejak mengukuhkan vokalis barunya, akhirnya untuk pertama kalinya Noxa memperdengarkan suara Diegoshefa dalam sebuah karya rekaman baru. Tepatnya pada 30 September 2021 lalu, Noxa yang digerakkan formasi Alvin Eka Putra (dram), Ade Himernio Adnis (gitar), Nyoman Dipa Biomantara (bass) dan Diegoshefa menderukan single “Greed” via label independen Blackandje Records. Tapi lagu

EASTCAPE dan SUGAR THRILLS Dipertemukan ‘Proyek dari Langit’

Sebuah album mini (EP) berbagi (split) yang mempertemukan keseruan mathrock/Midwest emo dengan shoegaze post-grunge telah diletupkan oleh label asal Bandung, Greedy Dust Records belum lama ini. Genre pertama diwakilkan oleh Eastcape, unit emo asal Blitar, Jawa Timur lewat dua lagu yang bertajuk “Soul Recovery” dan “I’m Sorry I’m Sick”, sementara yang satu lagi menghadirkan Sugar

BEARFOURS Lepas Debut Metalcore yang ‘Manis’, Sekaligus Eksperimental dan Maskulin

Metalcore yang sedikit banyak terpengaruh dan terinspirasi dari band-band dunia macam Spiritbox, Northlane dan Dayseeker menjadi urat nadi unit keras asal Depok ini. Entakan distorsi racikan mereka dipermanis, sekaligus dibuat maskulin dengan kehadiran vokalis wanita bersuara cadas, seperti yang sudah mereka lampiaskan via single debut, “Friends with Benefits”. Metalcore sendiri bagi Bearfours yang digerakkan oleh

Bangkit dari ‘Kubur’, KEMENYAN Kisahkan Kengerian Neraka

Unit barbaric black metal dari Makassar, Sulawesi Selatan ini meneruskan rapalan mantra-mantra seputar kematian, neraka dan kebencian. Kali ini dibuat lebih mencekam dibanding karya rekaman demo mereka pada 2016 lalu. Lewat album bertajuk “Energi dari Neraka”, Kemenyan merajam pemujanya dengan delapan trek mengerikan hasil ramuan berbagai serbuk hitam yang diserap dari band-band gelap dunia macam

Inilah Sembilan Nama Rockstar yang Diimpikan THE JABA

Satu lagi band yang berhasil memanfaatkan keterbatasan dalam pandemi dengan berkarya. Hasil dari mengisi kegiatan di rumah membuat unit rock asal Subang, Jawa Barat ini berhasil menggarap sembilan lagu untuk materi album perdana mereka. Dan usaha itu menuai keberuntungan, The Jaba lantas dipertemukan dengan Yobbi Ananta dari Grim Studio, Jakarta yang siap memproduseri karya-karya mereka. 

Di “Sky Burial”, FORNICATION ‘Kubur’ Deathcore yang Generik

Memastikan masih mencengkeram kuat di jalur musik deathcore, namun unit keras asal Yogyakarta ini tak ingin terjebak menjadi band yang generik. Deathcore versi Fornication telah dieksplorasi sedemikian rupa sehingga kini – menurut mereka – telah menjadi jati diri Fornication.  Formula ini telah mereka tancapkan sebagai penanda era baru, lewat sebuah single rekaman terkini bertajuk “Sky

HORRIFIED Letupkan “Greed Bloom” dengan Mesiu Deathgrind

Sebuah karya rekaman single terbaru berjudul “Greed Bloom” akhirnya dihempaskan unit grindcore/deathgrind bentukan akhir 2019 ke skena musik cadas Tanah Air. Lagu baru ini adalah buah dari kondisi pandemi yang menyulitkan band asal Bandung, Jawa Barat tersebut untuk mencari panggung, sementara Horrified adalah tipikal band yang tidak bisa diam begitu saja.  “Greed Bloom” yang bercerita

SENDOGARPU, Kini Geser Konsep Pop Punk Menuju Modern Rock

Menjelang usia satu dekade, unit rock asal Medan, Sumatera Utara ini meluncurkan single terbarunya yang bertajuk “Berbeda”. Ya, sesuai dengan judulnya, konsep musik yang diterapkan juga berbeda dibanding karya-karya rekaman Sendogarpu sebelumnya. Begitu juga dengan proses produksinya, yang kali ini terkendala kesibukan para personelnya yang sudah berkeluarga. “Masing masing personel saat ini juga punya kesibukan

Kini Hanya Bertiga, GOSKYSOUL Kembangkan “No More Darkness”

Lewat karya single terbarunya yang bertajuk “No More Darkness”, unit cadas asal Serang, Banten ini kembali menghadirkan formasi baru. Kali ini hanya diperkuat oleh Kelli (vokal), Rafly Setiawan (dram) dan Antonio Claudio (gitar). Sebelumnya, saat Goskysoul melepas single “Poisonoid” pada tujuh bulan lalu, jumlah musisi yang menghuni band ini berjumlah enam orang. “No More Darkness”

Geber “Primordial”, Kini BEBAS PUKUL Makin Heavy dan Fresh

Dengan vokalis barunya, unit cadas asal Bojonegoro, Jawa Timur ini mencoba melontarkan gempuran-gempuran yang mengejutkan. Diawali lewat single terbarunya, “Primordial” yang telah dilampiaskan ke skena digital, khususnya YouTube dan Bandcamp. Karya rekaman ini rencananya bakal menjadi salah satu lagu yang turut memanaskan album kedua Bebas Pukul, yang rencananya bakal diletupkan pada akhir tahun ini. M.

Album Oplosan Hardcore/Punk MAIO Sudah Rilis dalam Format Kaset

Para ‘bedebah hardcore/punk sialan’ asal Bandung yang membaptis diri dengan nama Maio ini akhirnya berkoar lagi. Kali ini lewat sebuah album penuh debut bertajuk “Negative Thoughts”, setelah tahun lalu terlebih dahulu dipanaskan lewat single “The Justice Trap” dan “Circle Jerks”. Album yang disesaki tujuh komposisi beringas plus selipan satu nomor daur ulang milik unit punk

“I Am Hanna”, Adalah Kebrutalan Slamming Death Versi MANNEQUIN GORETUARY

Bagi banyak musisi, pandemi telah membatasi ruang gerak untuk berekspresi di panggung. Tak ada lagi keriuhan konser atau gigs yang kerap bermandikan peluh, dimana sebuah band bisa merasakan keseruan berinteraksi langsung dengan para pemujanya. Tapi di sisi lain, pandemi ternyata juga membawa hal positif. Salah satunya adalah ketersediaan banyak waktu luang untuk menghasilkan karya. Seperti

GOODENOUGH Lepas “Massive Anger Kills Future”, dan Bersiap Menuju Nu-Punk

Unit pop punk/rock/alternative asal Cibinong, Bogor ini kembali melampiaskan kreativitas musikal mereka yang makin eksploratif. Setelah sebelumnya menegaskan eksistensinya lewat album mini (EP) “Alongside” (2019) serta single bertajuk “Take It Out” (2021) yang melibatkan vokal Sofi Maeda asal Rusia, kini Goodenough kembali melontarkan karya-karya terbarunya.  Single terkini band yang diperkuat formasi Andreas George (vokal), Yos

Eksklusif: BONGABONGA, ‘Katrok’ dan ‘Gesrek’?

Ternyata, pemecatan sepihak yang dialami vokalis Daniel Mardhany dari unit technical death metal Deadsquad bulan lalu justru menjadi momentum lahirnya sebuah band baru. Ya, seperti yang sudah ramai menjadi perbincangan di skena permetalan Tanah Air, band tersebut bernama BongaBonga dan bahkan sudah melepas single debut bertajuk “Suara Sudra” pada 9 September 2021 lalu. Yoi, namanya

HENOHENOMOHEJI di Single “Phosphophyllite”, Kini Lebih Distortif

Unit pop rock asal Bandung ini sedikit memberi angin perubahan yang menarik di single terbarunya, “Phosphophyllite”. Nuansa musik anime di karya-karya Henohenomoheji sebelumnya kini terpangkas oleh suntikan modern rock di racikan aransemennya, dimana lagu mereka yang kental akan kontur pop dibiarkan terbalut distorsi berat yang lumayan padat.  “Untuk referensi musiknya, mungkin bisa dibilang single ini

UNDELAYED: “Kami Membuat Metalcore Tetap Fresh dan Tidak Basi!”

Unit alternative rock/metalcore asal Jakarta ini kembali meluncurkan karya rekaman, sambil membawa keresahan baru. Lewat single bertajuk “Dwipanca”, formasi terbaru Undelayed menumpahkan curhatan mereka tentang krisis seperempat abad (quarter life crisis), sebuah hal yang kini dirasakan oleh semua personel band ini.  Menjadi dewasa, ungkap Undelayed, bukanlah sebuah hal yang mudah bagi setiap manusia yang sedang

Lewat “Aggravate”, LXDM Derukan Nafas Metalcore/Deathcore Bernuansa Etnik

Diterpa pergantian gitaris plus terjangan pandemi Covid-19 sempat membuat band asal Malang, Jawa Timur ini sempat goyah. Penggarapan single terbaru yang harusnya bisa dieksekusi dalam sebulan, akhirnya terbengkalai. Untungnya, pada Juni 2021 lalu, La Xavier De Mystelltain (LXDM) menemukan gitaris baru bernama Ninis Agung Wahyu Prayoga yang memperkuat formasi. Dan dalam waktu hampir enam bulan,

EDI KEMPUT, Tentang Album Solo dan Polemik Musik dalam Islam

Kegelisahan yang melahirkan sebuah karya rekaman album. Itulah latar belakang motivasi yang mewujudkan “Delusi… Kill The Syndrome !!!”, sebuah album solo berformat instrumental dari Edi Kemput, seorang gitaris senior yang pernah berkibar di era akhir ‘80an hingga ‘90an bersama band rocknya, Grassrock.   Kegelisahan musisi yang punya nama lengkap Tri Witarto Edi Purnomo ini mengarah

Asu! METALLIC ASS Rilis “Thrash Metal 1983” Versi Live Session

Satu dekade lalu, album debut bertajuk “Thrash Metal 1983” dikumandangkan oleh unit cadas asal Kota Gudeg, Yogyakarta ini. Sebuah karya rekaman yang digulirkan sebagai perwujudan dari semangat dan misi Metallic Ass untuk ‘memasyarakatkan thrash metal dan men-thrashmetal-kan masyarakat’. Mereka menyukai dan memainkan thrash metal karena memiliki semangat pemberontakan, sebagaimana yang dilakukan para pengusung genre tersebut

Akhirnya, Kekejaman TURBIDITY Berlanjut di “Orgies of Sadism”

Bersiap untuk sebuah tebasan kengerian baru. Unit slamming brutal death metal asal Bandung, Turbidity akhirnya kembali melanjutkan kebengisannya lewat album penuh keduanya, “Orgies of Sadism”. Di bawah kibaran bendera label independen Brutal Mind, band yang sudah bergerilya sejak 2008 silam ini tetap memuntahkan tema besar seputar pembunuhan sadis, mutilasi, gore serta beberapa pesan moral, yang